Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

3 Dosa Besar Sopir Bus Antarkota

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
14 Juni 2023
A A
3 Dosa Besar Sopir Bus Antarkota

3 Dosa Besar Sopir Bus Antarkota (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mending sopir bus yang masih melakukan ketiga dosa besar ini tobat sekarang, deh.

Harus kita akui kalau bus masih menjadi moda tranportasi primadona masyarakat Indonesia untuk bepergian keluar kota. Lho, kenapa bukan pesawat atau kereta api? Sudah kelas kan karena harga tiket bus relatif lebih murah, lebih mashok untuk siapa saja yang ingin bepergian dengan biaya pas-pasan. Saat ini, berbagai perusahaan otobus (PO) menawarkan tarif dan fasilitas yang cukup kompetitif.

Sebenarnya kalau bicara soal fasilitas, berlaku hukum “ada uang, ada barang”. Kalau harga tiket busnya murah, ya dapat fasilitas ala kadarnya, yang penting penumpang bisa tidur nyenyak sepanjang perjalanan. Tapi, kalau mau lebih nyaman, kita bisa kok mendapatkannya asalkan mau merogoh kocek dalam-dalam.

Akan tetapi, nyatanya bukan cuma fasilitas yang membuat perjalanan kita dengan bus aman dan nyaman. Ada faktor lain yang tak kalah penting, yakni karakter sopir bus. Bagaimana sopir bus menyetir, bermanuver, mengerem, dll. turut mempengaruhi kenyamanan kita saat naik bus. Namun rata-rata penumpang masa bodo soal ini. Yang penting sampai tujuan, begitu pikiran banyak orang.

Setelah merasakan naik bus, khususnya bus antarkota, saya menyadari bahwa ada beberapa dosa besar sopir bus yang bikin saya sebagai penumpang kapok. Saking nyebelinnya, sekarang ini saya memilih naik kendaraan lain daripada harus berurusan dengan sopir bus yang punya kelakuan seperti ini.

#1 Arogan

Kalau daerah kalian dilalui bus AKAP atau AKDP, kalian pasti hafal dengan kelakuan sopir busnya yang rata-rata arogan. Lebih arogan daripada pengguna Pajero atau Fortuner. Rata-rata sopir bus ini kalau menyalip atau motong jalan untuk berhenti atau berbelok di persimpangan, seolah nggak mau tahu di depannya ada siapa. Main terobos aja yang penting dapat jalan. Pantas jika bus-bus ini dijuluki raja jalanan.

Pernah suatu ketika di antara daerah Saradan, Madiun sampai ke Sragen (waktu itu belum ada tol), mobil keluarga saya harus mengalah dan “jatuh” dari aspal gara-gara di depan mobil kami ada bus arogan yang menyalip tanpa permisi dan main lampu dim. Saya paham para sopir juga dikejar setoran, tapi mbok jangan sampai ogah respek sama pengguna jalan lainnya. Kita kan sama-sama pengguna jalan, lho.

#2 Melanggar aturan

Dosa selanjutnya ini menurut saya fatal banget. Tak jarang saya menemui sopir bus yang rela melanggar aturan demi mengejar cuan. Saya kerap menjumpai bus-bus yang menyalip di jalan sembarangan, melawan arus di perlintasan kereta api supaya bisa memotong jalan, melanggar lampu merah, masuk bahu jalan tol, dll. yang tentunya dilakukan demi kejar setoran.

Baca Juga:

Pertama Kali Naik Bus Harapan Jaya dari Semarang ke Blitar: AC Bocor, Ban Pecah, tapi Snack Melimpah

3 Kekurangan Bus Hasti yang Bikin Tersingkir dari Jalanan Kediri

Kadang saya bertanya-tanya, apakah para sopir ini nggak diajari soal tata tertib berlalu lintas dari perusahaan otobus tempat mereka bekerja? Padahal tertib berlalu lintas sekecil mematuhi marka jalan saja punya makna penting, lho. Siapa lagi kalau bukan demi keselamatan sopir, kernet, penumpang bus, dan pengguna jalan lainnya. Boleh kejar setoran, tapi tolong utamakan ketertiban.

#3 Mengabaikan keselamatan

Dosa ketiga sopir bus antarkota yang kerap saya jumpai adalah mengabaikan keselamatan penumpang dan bahkan diri sendiri. Coba pikir, menyalip sembarangan, berhenti mendadak, dll. yang melanggar aturan kan sudah termasuk mengabaikan keselamatan. Seolah nyawa penumpang dan nyawanya sendiri nggak ada harganya sama sekali.

Maka nggak usah heran kalau kita menjumpai banyak kasus kecelakaan yang melibatkan bus dengan kendaraan lain seperti sesama bus, truk, bahkan dengan kereta api sekalipun. Kalau sudah begini, keluarga yang menunggu di rumah bakalan sedih karena penumpang atau sopir busnya mengalami kecelakaan. Makanya jadi sopir bus itu sebenarnya merupakan tanggung jawab yang berat.

Itulah beberapa dosa besar sopir bus antarkota yang kerap saya jumpai. Untuk bepergian antarkota, kini saya lebih memilih naik kereta api yang jelas aman dan nyaman. Yah, meskipun tiketnya agak mahal.

Penulis: Mohammad Faiz Attoriq
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Manfaat Terselubung dalam Hadapi Sopir Bus Malam yang Suka Ugal-ugalan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2023 oleh

Tags: bus AKAPbus AKDPsopir bus
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

Pengalaman Naik Bus Sampri Rute Humbahas-Tapanuli: Rasanya Seperti Naik Sumber Selamat, tapi Lebih Ugal-ugalan

Pengalaman Naik Bus Sampri Rute Humbahas-Tapanuli: Rasanya Seperti Naik Sumber Selamat, tapi Lebih Ugal-ugalan

22 September 2025
Sudah Saatnya Sopir Bus Ugal-Ugalan Itu Ditertibkan, Nyawa Orang Lain Jelas Lebih Berharga ketimbang Harga Diri dan Setoran!

Sudah Saatnya Sopir Bus Ugal-Ugalan Itu Ditertibkan, Nyawa Orang Lain Jelas Lebih Berharga ketimbang Harga Diri dan Setoran!

3 Desember 2023
3 Tips Naik Bus AKAP Jakarta-Jogja agar Tidak Menyesal dan Menggerutu Sepanjang Jalan

3 Tips Naik Bus AKAP Jakarta-Jogja agar Tidak Menyesal dan Menggerutu Sepanjang Jalan

12 Februari 2025
Perbedaan Bus Sugeng Rahayu Ekonomi dan Non-Ekonomi Surabaya-Jogja yang Perlu Diketahui Calon Penumpang

Perbedaan Bus Sugeng Rahayu Ekonomi dan Non-Ekonomi Trayek Surabaya-Jogja yang Perlu Diketahui Calon Penumpang

2 Maret 2024
Bus Pariwisata Adalah Bencana bagi Orang Jogja: Sopirnya Ugal-ugalan dan Nggak Tahu Diri

Bus Pariwisata Adalah Bencana bagi Orang Jogja: Sopirnya Ugal-ugalan dan Nggak Tahu Diri

16 September 2024
Sewa Mobil Penumpang Sulawesi, Alternatif Transportasi yang Lebih Disukai Masyarakat ketimbang Bus AKAP

Sewa Mobil Penumpang Sulawesi, Alternatif Transportasi yang Lebih Disukai Masyarakat ketimbang Bus AKAP

15 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
PTC Surabaya dan PCM Surabaya, 2 Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

PTC dan PCM, Dua Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

30 Januari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.