Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

3 Cara Menghilangkan Stres ketika Mengerjakan Skripsi

Christianov Ardani Sulistyo oleh Christianov Ardani Sulistyo
8 September 2024
A A
3 Cara Menghilangkan Stres ketika Mengerjakan Skripsi (Unsplash)

3 Cara Menghilangkan Stres ketika Mengerjakan Skripsi (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Semester akhir selalu menantang bagi mahasiswa. Selain harus mulai mempersiapkan masa depan yang tak pasti, seorang mahasiswa bergulat dengan skripsi. Salah satu syarat kelulusan ini tidak jarang menjadi pusat stres bagi mahasiswa. Untuk itu, saya ingin berbagi cara menghilangkan stres. Tiga tips ini cukup simpel dan mudah dilakukan.

#1 Cara menghilangkan stres bisa dimulai dengan membuat jadwal dan menentukan prioritas

Cara menghilangkan stres ketika mengerjakan skripsi adalah membuat jadwal dan prioritas. Jadwal adalah perencanaan ketepatan waktu pengerjaan skripsi. Ini supaya kamu nggak buang-buang waktu. Sementara itu, prioritas adalah perencanaan urutan pengerjaan supaya kamu lebih efisien di setiap prosesnya.

Jadwal dan skala prioritas yang saya susun ketika mengerjakan skripsi memiliki fungsi berbeda. Misalnya, jadwal yang tersusun membantu saya mengingat jadwal bertemu dosen pembimbing. 

Selain itu, jadwal berguna untuk mengetahui beberapa hal lain. Misalnya, deadline bab, deadline revisi skripsi, kegiatan selama satu minggu, progres skripsi, dan lain sebagainya.

Skala prioritas bermanfaat untuk memetakan skala prioritas kegiatan selama satu minggu. Misalnya, mengetahui serta memetakan revisi skripsi yang memiliki dampak paling besar, mengatur anggaran, dan lain sebagainya. 

Melihat esensinya, jadwal dan prioritas adalah salah satu cara menghilangkan stres ketika mengerjakan skripsi. Maklum, sesuatu yang tidak teratur bisa membuatmu panik dan tidak bisa konsentrasi.

#2 Mencari dukungan sosial dan moral

Cara kedua menghilangkan stres yang saya lakukan adalah mencari dukungan sosial dan moral dari lingkungan sekitar. Bentuknya bisa apa saja. 

Saat mengerjakan skripsi, saya mendapatkan berbagai macam dukungan sosial dan moral. Salah satu bentuk dukungan sosial datang dari keluarga saya. Keluarga saya, pada awalnya, kurang memberikan dukungan. Khususnya dalam hal finansial atau emosional. 

Baca Juga:

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

Hal tersebut berubah ketika saya mulai mengerjakan skripsi. Semua kesulitan, kendala, dan progres saya konsultasikan kepada keluarga. Saya merasa ini adalah cara menghilangkan stres yang paling manjur.

Sementara itu, saya mendapat dukungan moral melalui teman seperjuangan yang selalu positif. Beruntung, saya berada di circle pertemanan yang tepat. Mereka mampu memberikan motivasi dengan berbagai cara. Misalnya memberikan persepsi positif, membantu mengerjakan revisi, mengurus berbagai persyaratan penelitian, dan sebagainya.

#3 Selalu menjaga kesehatan jasmani

Cara ketiga menghilangkan stres adalah selalu menjaga kesehatan jasmani. Olahraga rutin dan mengonsumsi makanan bergizi adalah keharusan.

Saya rutin olahraga di sela-sela mengerjakan skripsi. Biasanya saya memilih jogging atau berenang. Sebelum rutin olahraga, saya sering sakit. Berkat olahraga, imun tubuh saya meningkat. Hasilnya, saya bisa mengerjakan skripsi dengan badan segar. Cara menghilangkan stres ini sangat menyenangkan untuk kamu coba.

Untuk mengimbangi olahraga, saya mengonsumsi makanan yang (sebisa mungkin) seimbang. Misanya; nasi, sayur, buah, dan susu. Hingga akhirnya, saya merasakan kondisi tubuh yang lebih prima dan siap untuk menghadapi setiap revisi.

Nah, itu dia tiga cara menghilangkan stres ketika mengerjakan skripsi. Ingat, masa skripsi adalah masa yang cukup berat. Oleh sebab itu, menyeimbangkan kesehatan mental dan fisik adalah kuncinya.

Penulis: Christianov Ardani Sulistyo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Menyelesaikan Skripsi dalam 2 Minggu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2024 oleh

Tags: cara menghilangkan strespenyebab stres ketika skripsirevisian skripsiSkripsi
Christianov Ardani Sulistyo

Christianov Ardani Sulistyo

ArtikelTerkait

Dosen Pembimbing yang Nggak Becus Tak Bisa Jadi Pembenaran Jasa Joki Skripsi. Mahasiswa kok Mentalnya Pengecut? Aneh! joki tugas

Joki Skripsi Lebih Memahami Mahasiswa Adalah Sesat Pikir Paling Percaya Diri yang Tak Seharusnya Dimiliki Manusia Normal

24 Januari 2024
Hadiah untuk Dosen Pembimbing Itu Kebiasaan yang Nggak Perlu, Merepotkan Kedua Belah Pihak! Mojok.co

Hadiah untuk Dosen Pembimbing Itu Kebiasaan yang Nggak Perlu, Merepotkan Kedua Belah Pihak!

12 Desember 2023
Selain Niat Mahasiswa, Dosen Pembimbing Adalah Kunci Mulusnya Proses Skripsi Mojok.co

Selain Niat Mahasiswa, Dosen Pembimbing Adalah Kunci Mulusnya Proses Skripsi

10 Desember 2023
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Skripsi Bukan Dijual, Bisa Jadi Masuk Jadwal Retensi Arsip (JRA)

23 Juli 2020
Tempat Fotokopi di Dekat UIN SAIZU Purwokerto

Tempat Fotokopi di Dekat UIN SAIZU Purwokerto yang Membantu Keuangan Mahasiswa Tua

15 November 2022
Kasta Font di Microsoft Word dari yang Tersohor hingga Terpinggirkan

Kasta Font di Microsoft Word dari yang Tersohor hingga Terpinggirkan

30 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.