Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
7 September 2024
A A
7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa kadang nggak sadar kalau mereka melakukan kesalahan ini saat mengerjakan skripsi. Mereka beranggapan kalau dosen pembimbingnya yang ruwet, padahal…

Kemarin, setelah saya mengunggah artikel tentang cara menyelesaikan skripsi dalam 2 minggu di story WhatsApp, saya mendadak mendapat banyak pesan dari teman-teman mahasiswa. Beberapa ada yang mengapresiasi, sebagian lagi ada yang tanpa basa-basi ngajak nongkrong dengan motif mau mendiskusikan skripsinya yang belum kelar-kelar.

ADVERTISEMENT

Tentu saya menerima ajakan tersebut. Di awal diskusi, mereka mengaku stres karena merasa mendapat dosen pembimbing ruwet. Saya pun iya-iya aja awalnya. Tapi, begitu mereka menjelaskan soal revisi skripsinya, saya membatin, kalau kayak gini yang masalah bukan dosen pembimbingnya, memang mereka aja yang kelewatan!

Revisi skripsi mereka bagi saya terbilang kesalahan kecil. Dan itu harusnya tidak terjadi jika memang teliti. Maka, barangkali kalian juga lagi stres kayak teman saya, bacalah tulisan ini sampai habis. Saya mencatat setidaknya 7 kesalahan kecil dalam pengerjaan skripsi yang sering bikin mahasiswa dapat banyak revisi.

#1 Kebanyakan menulis konsep ataupun teori dalam latar belakang

Kesalahan skripsi pertama ada pada latar belakang. Bagian pertama dalam skripsi itu umumnya mencakup dua hal: kondisi ideal dan masalah. Kedua hal ini kemudian harus diperjelas dengan fakta, data, dan pendapat ahli agar urgensi penelitiannya terlihat jelas.

Teman-teman mahasiswa sebenarnya sudah paham soal ini. Tapi entah kenapa, mereka sering banget kebanyakan menulis konsep ataupun teori. Tentu saja hal itu tidak dilarang. Tapi usahakan jangan sampai overdosis. Karena itu akan membuat masalah penelitian malah terlihat kabur atau nggak jelas.

Dosen pembimbing saya pernah bilang soal ini. Kata beliau, kalau di latar belakang sudah banyak menjelaskan konsep dan teori, lalu apa isi dari bab 2 nanti? Wong namanya saja latar belakang, kok, bukan kajian atau landasan teori.

#2 Menulis kata-kata yang bersifat subjektif

Sebagai karya ilmiah, isi skripsi dituntut agar bersifat objektif. Itulah mengapa di dalamnya ada istilah fakta, data, teori, dan teknik pengecekan keabsahan data. Tujuannya jelas, supaya mahasiswa terhindar dari penulisan yang bersifat opini atau subjektif.

Baca Juga:

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

Meski ini sesuatu yang sangat umum, tapi faktanya banyak teman-teman mahasiswa yang melakukan kesalahan dengan menulis kata-kata subjektif dalam skripsi. Misalnya menulis kata “mungkin”, “biasanya”, “sepertinya”, atau “menurut peneliti”. Kata-kata semacam itu haram hukumnya dalam skripsi, dan menandakan kalau mahasiswa tidak membaca referensi sebelum menulis.

Baca halaman selanjutnya: Nggak tahu perbedaan konjungsi…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 September 2024 oleh

Tags: kesalahan skripsiMahasiswapilihan redaksiSkripsi
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Salah Kaprah tentang Kepulauan Riau yang Harus Segera Diluruskan

Salah Kaprah tentang Kepulauan Riau yang Harus Segera Diluruskan

26 Agustus 2023
Mari Adu Musik Pop Indonesia Dekade 2000-an atau 2010-an, Mana yang Terbaik? Terminal Mojok.co

Mari Adu Musik Pop Indonesia Dekade 2000-an dengan 2010-an, Mana yang Terbaik?

22 Maret 2022
Aturan Tidak Tertulis Candi Borobudur Magelang yang Perlu Dipahami Pengunjung

Aturan Tidak Tertulis Candi Borobudur Magelang yang Perlu Dipahami Pengunjung

4 Maret 2025
Menjadi Ambis atau Tidak Ambis dalam Pusaran Kehidupan Mahasiswa

Menjadi Ambis atau Tidak Ambis dalam Pusaran Kehidupan Mahasiswa

20 November 2019
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

9 Desember 2023
Review Warteg Kharisma Bahari di Solo: Lauknya Beneran Banyak, Harganya Beneran Murah

Review Warteg Kharisma Bahari di Solo: Lauknya Beneran Banyak, Harganya Beneran Murah

24 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri Mojok.co

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

18 Juli 2026
Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.