Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Alasan Sebaiknya Nggak Usah Nonton Drakor ‘True Beauty’

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
30 Desember 2020
A A
3 Alasan Sebaiknya Nggak Usah Nonton Drakor 'True Beauty' terminal mojok.co

3 Alasan Sebaiknya Nggak Usah Nonton Drakor 'True Beauty' terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah sempat hiatus sekian purnama dari dunia drakor, saya akhirnya balik lagi nonton serial dari Negeri Ginseng itu. Nggak tahan. Gimana, ya? Emang sebagus itu, sih. Dengan catatan, harus selektif pilih drakornya. Sebab, meski yang main cakep dan ratingnya tinggi sekalipun, bukan jaminan drakor itu bagus dan layak tonton. Seperti drakor berjudul True Beauty yang sekarang sedang saya ikuti.

Minggu ini, True Beauty sudah masuk episode 5. Tapi, buat kalian yang belum nonton drama ini, saya sarankan sebaiknya nggak usah nonton. Setidaknya ada tiga alasan kenapa drama ini tidak direkomendasikan.

#1 Ceritanya standar

Bagi saya, jalan cerita True Beauty ini standar, pake banget. Tentang seorang murid perempuan bernama Lim Joo-kyung (Moon Ga-young) yang sering jadi korban bully teman-temannya karena fisiknya dianggap jelek. Kemudian karena sesuatu hal, keluarga Lim Joo-kyung ini pindah rumah. Otomatis pindah sekolah juga, dong. Nah, di sekolah barunya ini, Lim Joo Kyung menyembunyikan wajah aslinya dengan makeup yang membuat dia jadi terlihat cantik. Dengan wajah cantiknya ini, Lim Joo-kyung seperti mendapat kehidupan baru yang membuat dia sangat bahagia. Di sini kita akan melihat betapa punya wajah cantik itu memang sebuah privilese.

Trus konfliknya?

Ya cinta-cintaan gitu, deh. Ceritanya, ada dua murid laki-laki yang sama-sama populer di sekolah yang sama-sama naksir sama Lim Joo-kyung. Udah. Gitu aja. 

Malah saya merasa ada beberapa bagian yang aneh. Misalnya di bagian transformasi Lim Joo-kyung. Lim Joo Kyung ini kan terlihat cantik karena efek make up, tapi kok makeup-nya hebat banget ya sampai-sampai jerawat di muka bisa blas nggak kelihatan.

Lalu soal alis juga. Di episode awal saat Lim Joo Kyung masih bersekolah di sekolah lamanya, alis si Mbak ini serupa alisnya Sinchan, tebal. Elah ini kok alisnya bisa jadi tsakep gitu, ya? Memang sih ini cuma sebuah drama, tapi bukankah semakin believable bakal semakin menarik dan bagus? Tolonglah jangan disamain kayak sinetron Indonesia yang sebab musababnya terlalu khayal.

#2 Akting pemain

Saya yakin salah satu alasan mengapa drama ini ditunggu-tunggu adalah karena pemeran laki-lakinya, yaitu Cha Eun-woo. Alasannya tiada lain tiada bukan, pastilah karena visualnya yang kece badai. Padahal kalau bicara soal akting, akting mas Eun Woo ini biasa banget. Sebagai pelatih teater di sekolah, saya cuku paham lah tentang akting yang bagus itu bagaimana.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Iya sih, di drama True Beauty Cha Eun-woo memang berperan sebagai laki-laki yang dingin. Tapi, dinginnya kebablasan sampai terasa nggak ada nyawanya. Datar aja, gitu. Sama seperti waktu Cha Eun-woo main di drakor My ID is Gangnam Beauty, nggak ada feel-nya. Tapi, nggak boleh suuzan dulu, ding. Siapa tahu di episode berikut-berikutnya akting Masnya berkembang. Kan ini masih episode 5.

#3 Drama On Going

Ini nih yang bikin kesel. Seperti yang sudah disebutkan di awal, ‘True Beauty’ ini baru masuk episode ke 5 di minggu ini. Artinya, ini drama on going. Artinya lagi, kalian harus siap nunggu seminggu lagi untuk bisa nonton episode selanjutnya. Kesel nggak, tuh?

Ini kali pertamanya saya nonton drakor yang masih on going. Yang sudah-sudah, biasanya saya tunggu drama tersebut bubar dulu, barulah download 5 episode awal untuk memastikan mau lanjut nonton atau mandek. Soal kenapa True Beauty ini sudah saya tonton padahal masih on going, ini kayaknya pengaruh dapat bantuan kuota, deh. Jadi gaya-gayaan nonton drakornya live streaming. Padahal biasanya numpang wifi di kantor buat download. Eh.

Sejauh ini saya memang bertahan untuk menonton True Beauty. Tapi, tentu alasan di atas menegaskan kalau walaupun kalian nggak nonton, sebenarnya nggak masalah. Drama korea yang satu ini memang belum kelihatan gregetnya. Makanya, saya sarankan kalau kalian punya tontonan lain yang sekiranya lebih kece, silakan tonton yang lain dulu ketimbang ngikutin True Beauty.

Sumber gambar: Viu.com

BACA JUGA Oh, Ternyata Begini Rasanya Terjaring Razia Masker atau artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2020 oleh

Tags: drama koreadrama korea terbaru
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026
10 Drama Korea Horor Terbaik yang Pernah Ada Terminal Mojok

10 Drama Korea Horor Terbaik yang Pernah Ada

20 Mei 2022
3 Drama Korea Coming of Age, Teman Baru Melewati Transisi Usiamu Terminal Mojok

3 Drama Korea Coming of Age, Teman Baru Melewati Transisi Usiamu

26 Februari 2022
4 Unsur Drama Paling Malesin yang Jadi Formula Mainstream Drakor terminal mojok.co

4 Unsur Drama Paling Malesin yang Jadi Formula Mainstream Drakor

9 Januari 2021
Mematahkan Stigma Negatif Soal Perempuan Lewat Chae Song Hwa dan 3 Tokoh Wanita Lain dalam Hospital Playlist terminal mojok

Chae Song Hwa dan 3 Tokoh Wanita Lain di Hospital Playlist Patahkan Stigma Soal Perempuan

21 September 2021
Selain Money Heist Korea, Ini 5 Film dan K-Drama yang Dibintangi Jeon Jong Seo Terminal Mojok

Selain Money Heist Korea, Ini 5 Film dan K-Drama yang Dibintangi Jeon Jong Seo

2 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.