MOJOK.COAndre Rosiade adalah contoh bahwa pandemi ini meski ada dan berlipat ganda, sepertinya belum cukup untuk mengetuk batok kepala para politisi untuk sadar.

Jika menyimak betul, Anda pasti melihat polah politisi yang seakan-akan hidup dalam serial komedi. Kelakar demi kelakar, narasi ndakik tidak berdasar dikeluarkan asal menggaet perhatian. Politisi seakan-akan banting setir dari ahli negara menjadi ahli apa saja, khususnya ahli penyakit.

Andre Rosiade adalah salah satu politisi yang saya maksud. Politikus sekaligus polisi moral ini promosi Herbavid 19, obat yang diklaim mampu menyembuhkan corona. Pendukung klaim tersebut? Testimoni penggunanya.

Apakah testimoni saja cukup? Tentu tidak. Tapi di negara influencer ini, testimoni adalah kunci.

Andre Rosiade ini gegabah betul. Penelitian panjang tentang pandemi ini masih berlangsung. Titik terang belum terlihat. Melemparkan obat ke pasaran tanpa tahapan uji yang jelas adalah hal terbodoh yang politisi bisa lakukan.

Sebelum Andre Rosiade, ada Ningsih Tinampi. Iya, ibu yang mengaku pernah bertemu Nabi tersebut menjual obat yang diklaim bisa menyembuhkan corona. Dengan dalih sudah ada cap BPOM, obat tersebut dijual .

Tapi di sini titik masalahnya. Kalau Andre Rosiade, seorang politisi yang punya jabatan penting di Gerindra narasinya nggak beda dengan Ningsih Tinampi, njuk dewe kudu pie? Ambyar.

Alih-alih promosi obat, Andre Rosiade bisa menggunakan keseloannya untuk banyak hal-hal penting. Misalnya, pendataan bantuan untuk orang yang membutuhkan, memberi solusi untuk orang yang kena PHK, selalu update perkembangan vaksin corona. Malah jualan obat.

Baca juga:  Muak Karena Kekasih Ketagihan Ngobrol Soal Politik

Pandemi ini meski ada dan berlipat ganda, sepertinya belum cukup mengetuk batok kepala para politisi untuk sadar. Alih-alih bertindak, mereka justru berusaha “menenangkan rakyat” dengan gurauan dan tawaran obat-obat yang jelas tidak menyembuhkan. Rumah terbakar separuh, tapi kita diminta untuk tetap tenang menyesap kopi.

Narasi nasi kucing bikin kebal corona, doa qunut bikin kita bebas corona, susu kuda liar membuat kita kebal corona, dan sekarang politisi jualan obat corona. Narasi bikinan Andre Rosiade menunjukkan satu hal pasti, bahwa publicity stunt kelewat bodoh belum akan berhenti, mungkin sampai dunia kiamat.

Batok kepala para politisi yang begitu keras itu hanya akan mendengar suara mereka sendiri. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah berdoa yang banyak, saling membantu, dan berharap yang terbaik. Sumpah, hanya itu yang bisa kita lakukan.

Baca Juga One Piece Mungkin Ceritanya Bermasalah, tapi Naruto Jelas-jelas Sampah dan artikel menarik lainnya dari Rizky Prasetya.