Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Thread Cerita di Twitter, Sebuah Curhat yang Menjadi Viral

Redaksi oleh Redaksi
8 April 2018
A A
Begini Rasanya Kebanjiran Mensen Hanya Karena Kamu Bernama Agus

Begini Rasanya Kebanjiran Mensen Hanya Karena Kamu Bernama Agus

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejak akhir bulan lalu, puluhan thread cerita menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang untuk mengunjungi Twitter. Thread-thread ini seolah menjadi bentuk digital curhat yang kemudian menjadi viral.

Dibandingkan dengan Facebook, LINE, apalagi Instagram, pengguna Twitter tidaklah terlalu besar. Namun begitu, Twitter tetap berfokus pada keperluan penggunanya. Sejak tahun 2017 akhir, Twitter telah menambahkan jumlah minimal karakter yang bisa dipakai pengguna untuk satu kali twit, yaitu 280 karakter (sebelumnya hanya 140 karakter). Tak hanya itu, Twitter juga mempermudah pengguna untuk bercerita tanpa terdistraksi twit-twit lainnya, dengan mengadakan thread yang bisa dibuat dengan cara menekan menu reply pada twit pertama.

Iklan

Fitur ini tentu memudahkan pengguna Twitter untuk menyimpan dan membagikan informasi lengkap tanpa terpotong-potong. Namun belakangan, fitur thread di Twitter kembali menjadi hot topic karena eratnya fungsi penggunaan thread untuk… nulis ceritaaaa!!!

Akhir Maret, seorang pengguna wanita dengan username @sinnamoanrolls memulai sebuah cerita berdasarkan pengalaman pribadinya berhubungan dengan seorang pria yang dikenal secara online. Cerita ini dikenal luas dengan nama tokoh di dalamnya, yaitu Adora dan Hilman/Alina. Cerita menjadi kompleks saat akhirnya diketahui bahwa pria yang dikenal online tadi hanyalah seorang faker (seseorang yang sebenarnya tidak ada, tapi dihadirkan oleh orang yang lain yang sedang memalsu identitas).

Tingginya antusias pembaca pada thread ini (bahkan hingga masuk ke media nasional) sempat membuat Adora (pemilik akun) memilih untuk deactive akun dan tidak meneruskan ceritanya. Namun, cerita Adora seakan menjadi awal dari munculnya banyak thread cerita yang kemudian bergerak viral, meski fitur ini sudah ada dan digunakan beberapa bulan sebelum hari ini.

Thread cerita ini tak melulu berbau kisah cinta. Nyatanya, ada yang membagikan pengalaman horornya, misalnya cerita pengalaman berikut ini.

#memetwit

kalian pasti pernah melihat "penampakan" entah secara langsung atau di video. "penampakan" itu biasanya ya emang mahluk halus.
lalu, apa kalian pernah lihat manusia yg masih hidup berubah jadi pocong ??

ini pernah benar-benar terjadi, saya saksi hidupnya.

— WirA (@arangga_aria) April 1, 2018

Atau, tentang seorang anak yang dieksploitasi secara seksual oleh ibu kandungnya sendiri.

https://twitter.com/rogeepoly/status/980347676091805696

Tercatat, beberapa thread telah menjadi perbincangan di Twitter dan dibagikan ribuan kali. Lebih dari tiga puluh thread cerita pun telah dikumpulkan di dalam sebuah…

…thread.

Ya, thread-thread dalam thread… Ini adalah thread-ception!!!

https://twitter.com/ikandiair/status/982076305670750209

Iklan

Maraknya thread cerita di Twitter semakin mengukuhkan Twitter sebagai salah satu sumber cerita-cerita, atau curhat-curhat, menarik. Namun sayangnya, tak sedikit pencerita justru “diserang” netizen yang mempertanyakan apakah ceritanya benar-benar terjadi. Di saat yang bersamaan, netizen-netizen lain pun terus meminta cerita untuk dilanjutkan. Hal-hal inilah yang tak jarang membuat si pencerita memutuskan untuk menutup akun sementara atau malah menghentikan ceritanya. Tidaaaaaaak~

@Ladyze_: << abis keliling temlen …. dan wow ada banyak thread yg bertebaran. beberapa temanya sama (kisah yg lg hapening ador hilman alina), sisanya thread2 yg lumayan juga untuk dibaca :)) uhm, apaqa ini tren terkini?

@KYULKYUNGDIEs: Lagi jamannya ya orang cerita sampe thread panjang-panjang. Eh terus ga dikelarin. Ah kambing

@lebihsegar: beberapa hari belakangan di temlen gua muncul banyak thread cerita, mulai dari asmara, komedi, horror. dan hampir semua netisen mempertanyakan keabsahan ceritanya hey kalian kenapa tida bisa diam dan nikmati saja terlepas itu cerita nyata atau tida?

@shineekotin: Thread rame ya dibaca. Thread bagus ya dibaca. Thread faedah ya dibaca. Kalo misalkan threadnya ga bagus ga faedah ga ramr ya jgn dibaca. Jgn ikut2an tren. Tren org nyungsruk ikut nyungsruk. Nikmati aja apa yg kalian suka jgn usik apa yg org lain suka tp kalin ga suka.annoying

@vanadisx: panjat sosial di twitter: buat thread panjang kali lebar cerita pengalaman seneng-sedih yang gatau bener atau nggaknya yang penting menghibur netizen twitter yang terhormat.

Sampai di sini, kita mungkin melupakan sebuah kemungkinan paling realistis. Dengan meningkatnya followers setelah membagikan banyak thread cerita yang viral, bukan tidak mungkin si pemilik akun pada akhirnya akan mengubah akunnya menjadi…

…akun online shop.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: AdoracurhatfakerHilmanpacar onlinethread ceritatwitter
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO
Esai

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO
Sehari-hari

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
MISI MULIA ELON MUSK MENGURANGI KONTEN CABUL DI TWITTER!
Video

Misi Mulia Elon Musk Mengurangi Konten Cabul Di Twitter!

2 Agustus 2023
Logo Twitter Ganti X: Langkah Sinting dari Elon Musk MOJOK.CO
Konter

Logo Twitter Ganti X: Langkah Awal dari Orang Sinting Bernama Elon Musk Menciptakan Aplikasi Super

25 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.