Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Konten Porno WhatsApp dan Kemkominfo yang Dikit-dikit Blokir

Redaksi oleh Redaksi
7 November 2017
A A
Konten Porno WhatsApp dan Kemkominfo yang Dikit-dikit Blokir
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Untuk banyak urusan, Indonesia boleh jadi adalah negara yang serba lambat. Tapi, untuk urusan pornografi, jangan ditanya, ia sigap dan impulsif minta ampun.

Kali ini, kesigapan atas perkara pornografi ini menimpa salah satu layanan pesan instan paling populer di Indonesia dan bahkan dunia: WhatsApp.

Iklan

WhatsApp yang dinilai punya konten GIF bernuansa porno di halaman perpesanannya beberapa waktu yang lalu kena batunya.

Hal ini bermula dari muculnya konten GIF bernuansa porno yang ada di dalam perpesanan WhatsApp. Tak pelak, para orang tua pun kemudian reaktif dan heboh. Mereka khawatir konten tersebut bakal dilihat oleh anak-anak mereka yang masih kecil, beberapa bahkan mengajak orang tua lain untuk tidak lagi menggunakan WhatsApp sebagai bentuk protes.

Protes ini kemudian menjadi cukup viral, walau tentu saja hal tersebut adalah wagu belaka. Sebab, aturan umur minimal pengguna WhatsApp adalah 13 tahun. Jadi, jika sampai ada anak kecil yang sudah punya smartphone canggih dan sudah menggunakan WhatsApp, itu berarti bukan salah WhatsApp-nya, melainkan orang tuanya.

Kehebohan soal konten porno ini pada akhirnya masuk juga ke dapur Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dan ya, kita sudah bisa menduga, apa langkah yang diambil Kemkominfo. Yak, betul. Blokir.

Kemkominfo mengancam akan memblokir layanan pesan instan Whatsapp jika tidak segera merespons permintaan Kemkominfo untuk memblokir konten pornografi dalam bentuk format gambar GIF yang ada di layanan perpesanannya itu.

Bagi Kemkominfo, urusan blokir-memblokir karena konten pornografi tentu bukan barang baru. Sebelumnya, situs blogging Tumblr pernah diblokir oleh pemerintah karena dianggap menyebarkan konten porno. Begitu pula dengan situs berbagi video Vimeo dan situs kurasi konten Reddit yang juga diblokir karena alasan sama.

Bagi banyak orang, langkah Kemkominfo memblokir WhatsApp dianggap sebagai langkah yang lebay. Dikit-dikit blokir, dikit-dikit blokir.

Bahkan sampai ada yang bikin guyonan, nama asli Kemkominfo itu Kemblominfo, Kementerian Blokir dan Informatika.

Maklum saja, konten yang konon dianggap porno di perpesanan WhatsApp itu memang hanya akan muncul di media GIF bila diketikkan kata kunci “sex“, itu artinya, butuh pencarian khusus untuk menampilkannya. Hal tersebut tak jauh berbeda dengan layanan pencarian Google atau mesin pencari lainnya yang akan menampilkan konten berbau pornografi jika diketikkan kata kunci porno.

Ah, Kemkominfo… Kemkominfo….

Padahal baru kemarin kalian dipuji karena memberikan pernyataan bahwa meme editan Setya Novanto bukan bentuk pencemaran nama baik melainkan satire. Ealah, sekarang kok malah begini.

Aduuuh, pucing pala Setnov

Konten Porno WhatsApp dan Kemkominfo yang Dikit-dikit Blokir

Terakhir diperbarui pada 7 November 2017 oleh

Tags: BlokirgifkemkominfoPornoreddittumblrvimeowhatsapp
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co
Pojokan

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga. MOJOK.CO
Tekno

Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga

13 Mei 2023
Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic. MOJOK.Co
Tekno

Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic

10 April 2023
social spy whatsapp mojok.co
Kilas

Hati-hati Social Spy WhatsApp, Aplikasi Penipuan Berkedok Sadap!

9 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Sombongkan IPK dan gelar sarjana cumlaude dari PTS Jogja. Optimis pikat HRD perusahaan incaran tapi ujungnya lontang-lantung bawa lamaran pekerjaan MOJOK.CO

Dulu “Sombongkan” IPK dan Gelar Sarjana Cumlaude, Kini Malu Lontang-lantung Cari Kerja karena Tren HRD Tak Terpikat IPK

29 Juli 2026
kesehatan mental dan stigma odgj mojok.co

Indonesia Darurat Depresi pada Remaja: Jangan Pernah Takut Mencari Bantuan Masalah Kesehatan Mental

31 Juli 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.