MOJOK.COAda andil Djoko Susanto dalam setiap yakult yang kita minum, rokok yang kita hisap, snack yang kita cemil, sampai pembalut dan celana dalam yang kita pakai. 

Namanya sederhana. Djoko Susanto. Sepintas, dilihat dari namanya, sosok ini adalah sosok yang biasa saja. Namun, tak banyak yang menyangka bahwa sosok ini adalah salah satu orang paling tajir di Indonesia.

Djoko Susanto adalah pebisnis ulung. Dialah pendiri sekaligus CEO Alfamart, perusahaan ritel mini market yang gerainya mungkin hampir setiap hari kita kunjungi itu.

Djoko-lah sosok yang secara moral ikut bertanggung jawab terhadap kekesalan ibu-ibu rumah tangga yang terpaksa harus beli Kinderjoy saat dipaksa oleh anaknya yang menangis tersedu-sedu setelah melihat Kinderjoy yang penempatannya persis di rak kecil di depan kasir itu.

Alfamart, jaringan mini market yang bernanung di bawah perusahaan PT. Sumber Alfaria Trijaya merupakan salah satu usaha yang tumbuh dengan sangat pesat.

Sebagai sebuah toko swalayan, jumlah gerainya terus bertambah. Jangkauannya pun terus meluas bahkan sampai ke luar negeri. Sampai saat ini, total seluruh gerainya sudah lebih dari 16 ribu gerai yang tersebar di berbagai penjuru tanah air.

Mengawali kiprah bisnisnya dengan mengurus kios yang menjual bahan-bahan makanan, Djoko yang lahir dengan nama Kwok Kwie Fo tersebut kemudian bertemu dengan pengusaha rokok kenamaan Putera Sampoerna. Dengan Putera, Djoko kemudian membangun kios-kios dengan nama Alfa Toko Gudang Rabat yang menjual bahan makanan, kebutuhan sehari-hari, dan tentu saja, rokok.

Baca juga:  Fanatisme Anak pada Kinder Joy Bisa Jadi Salah Orangtua, Bukan Alfamart

Kelak, di tahun 2005, saat perusahaan rokok Samperna dijual ke Philip Morris International, kemitraan antara Djoko dan Putera kemudian berakhir. Djoko kemudian mengakuisi bisnis ritel yang juga sempat ikut dibeli oleh Philip Morris.

Saat itulah Djoko kemudian bermanuver dan membangun PT. Sumber Alfaria Trijaya dengan bisnis utamanya adalah Alfamart dan Alfamidi. Mini market Alfamart dan Alfamidi pun menuai sukses luar biasa.

Imbasnya, kekayaan Djoko pun terus naik dan ikut mengantarkannya masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di tanah air.

Berdasarkan data dari Forbes, per tahun ini, total kekayaan Djoko Susanto mencapai 1,4 miliar dolar atau sekitar 20 triliun rupiah.

Dengan kekayaan sebesar itu, Djoko tercatat sebagai peringkat ke-20 dalam daftar orang terkaya di Indonesia dan peringkat ke-1730 orang terkaya di dunia.