MOJOK.COApa sih sebetulnya diet kalori? Benarkah ia seefektif itu untuk menurunkan berat badan kita?

Untuk dapat melakukan aktivitas sehari-hari, tubuh kita membutuhkan energi yang dihitung dalam bentuk kalori. Namun, kebutuhan kalori tiap orang berbeda-beda. Hal ini tergantung beberapa hal, seperti jenis kelamin, usia, aktivitas yang dijalani sehari-hari (apakah ada aktivitas fisik atau tidak), serta tinggi badan.

Bagi sebagian orang yang pengin menurunkan beran badat, salah satu cara yang dia lakukan adalah dengan diet kalori. Jadi, diet ini fokus hanya memasukkan kalori yang dibutuhkan tubuh saja. Yang mana jumlah kalori yang dibutuhkan ini menggunakan acuan beberapa faktor yang disebutkan sebelumnya.

Oleh karena itu, kalau kita melihat beberapa artikel soal diet kalori ini, kita akan menemukan angka yang berbeda-beda. Menurut Hellosehat.com, rata-rata sih, asupan kalori yang dibutuhkan oleh wanita dewasa setiap harinya adalah 2.125-2.250 kalori. Sementara pria dewasa 2.725 kalori. Jadi, kalau terlalu kekurangan bisa berpotensi jadi lemas saat beraktivitas. Sebaliknya, kalau terlalu kelebihan bisa bikin tubuh kita menimbun banyak kalori—alias jadi gendut.

Untuk menentukan berapa jumlah asupan kalori yang harus masuk ke dalam tubuh kita setiap harinya, mengkonsultasikannya pada dokter spesialis gizi adalah jalan yang terbaik. Meski saat ini ada solusi lain yang jauh lebih efektif dan efisien, yakni dengan menggunakan aplikasi yang bisa di-download secara gratis di PlayStore.

Akan tetapi, kalau kamu nggak percaya-percaya amat sama aplikasi gratisan tersebut. Ada pula timbangan khusus untuk menghitung kalori rata-rata yang dibutuhkan oleh tubuh, hanya dengan memasukkan usia, tinggi badan, dan berat badan. Atau, kamu juga bisa menggunakan kalkulator BMR (Basal Metabolic Rate) untuk menghitung kebutuhan kalori di sini.

Baca juga:  Supaya Tidak Masuk Angin, Copot Kaos Ala Jojo Jonatan Christie Ternyata Baik Untuk Kesehatan

Jadi ya, monggo disesuaikan dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing saja.

Ketika ketika memutuskan untuk diet kalori, maka kebutuhan kalori rata-rata harus dibatasi. Misalnya, untuk wanita menjadi 1000-1500 kalori, sementara pria menjadi 1500-2000 kalori. Dengan mengurangi jumlah asupan kalori harian sebesar 500 per hari, hal ini dapat membuat berat badan kita turun sekitar 0,5 kilogram per minggu. Bukankah ini sudah cukup lumayan banget bagi kita yang sedang ingin menurunkan berat badan tanpa minum obat pencahar pelangsing tubuh yang macam-macam?

Akan tetapi, menurut teman saya salah seorang pelakon diet kalori, kalau kalori normal yang dibutuhkan oleh tubuh kita sudah mepet-mepet di angka 1000, sebaiknya saat diet kita tidak mengurangi rentang asupan kalori terlalu jauh. Pasalnya, bagaimanapun juga tubuh kita memerlukan energi untuk tetap bekerja dengan baik. Seperti, supaya jantung tetap punya tenaga untuk memompa. Maupun lambung tetap punya tenaga untuk menghancurkan dan mencerna makanan.

Dengan berkurangnya jumlah kalori ini, tubuh kita jadi memecah lemak untuk dijadikan energi. Dampaknya, selain dapat mengurangi berat badan, hal ini akan memberi efek baik bagi kesehatan. Seperti mengurangi risiko diabetes, tekanan darah tinggi, maupun kolestrol tinggi.

Dilansir dari Alodokter.com, salah satu contoh menu diet kalori sebesar 1500 kalori per hari, bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dengan jenis dan jumlah berikut.

Baca juga:  Cara Mendeteksi Jenis Kulit Wajah demi Perawatan yang Hakiki

Sarapan: 1 helai roti tawar, ¾ cangkir sereal janggung, 1 buah pisang, 1 cangkir susu tanpa lemak, 1 butir telur rebus, dan 1 sendok teh margarin.

Makan siang: 60 gram makanan berprotein seperti daging ayam rebus tanpa kulit, 2 helai roti tawar, 2 potong tomat, 1 sendok tek mayones, dan 1 buah apel ukuran sedang.

Makan malam: 60 gram makanan berprotein seperti daging ayam atau sapi tanpa lemak, 1 buah kentang rebus, 1 sendok teh margarin, 1 cangkir sayuran masak, dan ¾ cangkir strawberry atau jeruk.

Snack: 3 cangkir popcorn tanpa perasa, 1 helai roti tawar, dan 1 cangkir susu tanpa lemak.

Jika bagimu daging ayam atau daging sapi terlalu mahal, kamu bisa mengganti asupan protein tersebut misalnya dari tempe. Dikutip dari Kompas.com, dalam satu potong tempe 50 gram terdapat 40 kalori. Sementara dalam 40 gram daging sapi/ayam, 50 gram ikan segar, atau 60 gram telur ayam negeri/bebek, mengandung 95 kalori. Jadi, ya, tinggal kamu sesuaikan saja.

Bagaimana? Sudah siap menjalani program diet kalori dengan konsisten? Fyi, meskipun kamu diminta untuk mengurangi asupan kalori, tetap saja jangan menguranginya dengan keterlaluan, loh! Nanti kamu nggak bisa beraktivitas lagi~(A/L)

BACA JUGA: Testimoni Diet OCD, Pengalaman Saya Turun 22 Kilogram dalam 3 Bulan