Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Via Vallen Ternyata Pernah Dua Kali Ikut Audisi Indonesian Idol, dan Dua-Duanya Gagal

Redaksi oleh Redaksi
24 April 2018
A A
via vallen
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gelaran acara Result and Reunion Show Indonesian Idol 2018 yang diselenggarakan pada senin malam, 23 April 2018 lalu di di Ecovention Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara ternyata membangkitkan kisah tersendiri bagi Via Vallen.

Via, yang didapuk sebagai salah satu pembuka acara puncak grand final Indonesian Idol 2018 tersebut dengan membawakan lagu “Sayang” dan berkolaborasi dengan Abraham kevin ternyata membuka kisah masa lalunya terkait Indonesian Idol.

Iklan

Usut punya usut, sebelum tenar seperti sekarang, Via Vallen ternyata pernah mencoba peruntungan di jalur pop dan sempat dua kali ikut audisi Indonesian idol.

“Aku sebenarnya sudah pernah ikut audisi, dua kali malah. Tapi yang pertama waktu mau ketemu juri, aku pas banget mau ujian. Nah, yang kedua itu aku pas mau ketemu juri itu pas ada jadwal manggung,” ujar Via. “Jadi sudah ngantre panas-panasan, tapi waktunya (enggak pas).”

Untuk mengobati rasa kecewanya tersebut, Daniel Mananta sang pembawa acara kemudian memberikan kesempatan kepada Via Vallen untuk bernyanyi di depan juri seolah-olah seperti sedang audisi.

“Serius, berasa kayak lagi dijuriin beneran. Enggak boleh dangdut ya? Mungkin lagunya Kak Marcell, ‘Firasat’,” ujar Via. “Harus gini ya, selamat malam dewan juri yang terhormat. Aku gemetaran, dingin, kayak audisi beneran deh,” imbuhnya.

Via pun kemudian menyanyikan lagu Firasat dengan irama pop.

Tak dinyana, juri ternyata memberikan golden ticket pada Via.

“Ini sudah ngadep juri dari dangdut ke pop, jadi kami para juri memutuskan untuk memberikan Golden Ticket,” kata Maia sembari memberikan Golden Ticket

Begitulah. Hidup memang selalu penuh kejutan.

Sekarang, dengan atau tanpa golden ticket pun, nama Via Vallen sudah begitu melegenda. Kondang lakola, njajah desa milangkori. Ia lebih populer ketimbang Judika, Delon, Nowela, Citra, dan jebolan-jebolan Indonesian Idol lainnya.

Via mungkin juga lebih populer ketimbang Anang Hermansyah, Armand Maulana, Maia estianty, dan juri-juri Indonesian Idol lainnya.

Bahkan bagi banyak rakyat Indonesia, Via Vallen jauh lebih terkenal ketimbang Indonesian Idol itu sendiri.

Yah, pada akhirnya, dengan kekuatan dangdut koplo, ketidakmungkinan selalu bisa diciptakan.

Indonesian Idol fana, Via Vallen abadi.

via vallen

Terakhir diperbarui pada 24 April 2018 oleh

Tags: dangdut koploIndonesian Idolvia vallen
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dangdut Lawas OM Lorenza Melawan Hegemoni Dangdut Koplo MOJOK.CO

Dangdut Lawas OM Lorenza Obat Kejenuhan Dangdut Koplo: Wayahe Wong Lawas Tampil

11 Februari 2025
Penonton Dangdut Koplo, Fans NDX & Guyon Waton SDM Rendah MOJOK.CO

Penonton Dangdut Koplo dan Fans Guyon Waton & NDX Dianggap SDM Rendah, Tukang Kisruh, dan Tukang Rusak Festival

2 Juli 2024
Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak MOJOK.CO

Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak

25 April 2023
Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari MOJOK.CO

Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari

26 Februari 2023
Dangdut koplo dan legenda Abah Lala MOJOK.CO

Dangdut Koplo dan Senggakan Abah Lala yang (Semoga) Tak Sekadar Menginterupsi Zaman

1 November 2022
farel prayoga mojok.co

Lagu ‘Ojo Dibandingke’ Dinyanyikan di Istana, Farel Prayoga Bikin Para Menteri Goyang

17 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

25 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.