Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Sugianto Kusuma, Bos Besar Agung Sedayu Group

Redaksi oleh Redaksi
23 Maret 2018
A A
Nafkah-Aguan-Agung Sedayu-Group-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selalu ada orang-orang kaya yang layak dibahas dan diblejeti kekayaannya oleh Mojok Institute di rubrik Nafkah. Dan minggu ini, pilihan Mojok Institute jatuh pada sosok Sugianto Kusuma.

Ada banyak alasan kenapa Mojok Institue memutuskan untuk membahas sosok Sugianto Kusuma ini, selain karena ia adalah salah satu orang terkaya di Indonesia (orang terkaya nomor 38 di Indonesia), Sugianto Kusuma juga merupakan salah satu orang yang bertanggung jawab atas kalimat pemasaran legendaris, “Senin depan harga naik!”

Sugianto Kusuma adalah bos dan pendiri dari Agung Sedayu Group, salah satu perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia. Salah satu perumahan paling terkenal dari perusahaan milik Sugianto adalah Bukit Golf Mediterania, perumahan yang iklannya hampir selalu berseliweran di televisi dan tanpa sadar membuat kita ikut menyanyikan jingle-nya. “Bukit Golf Mediteraaaaniaaa, Pantai Indah Kapuuuuuuk.”

Sebagai bos perusahaan properti terkemuka, Sugianto Kusuma punya banyak aset yang membuatnya menjadi seorang yang kaya raya.

Pria yang punya nama panggilan Aguan ini disebut sebagai dedengkot para naga (taipan etnis Tionghoa) di Jakarta.

Melalui Agung Sedayu Group, Sugianto mengembangkan banyak city & township development. Di antaranya adalah Green Village, Green Puri, Golf Residence at Kemayoran, River Valley Residence, Green Lake City, Golf Lake Residence, Grand Galaxy City, Puri Mansion, Senayan Golf Residence, Green Mansion, Grand Cibubur Country, dan Golf Mediterania.

Pada segmen high rise building, asetnya tak kalah mencengangkan. Setidaknya, ada beberapa apartemen yang dibangun oleh Agung Sedayu Group, di antaranya Green Sedayu Apartment, Sedayu City @ Kelapa Gading, Puri Mansion Apartment, Menteng Park, Taman Anggrek Residences, The Mansion @Dukuh Golf Kemayoran, District 8 Lot 28 SCBD, dan Residence One at Serpong Boulevard. Ancol Mansion, Senayan Residence, The Mansion at Kemang, The Boulevard, City Resort Residence, dan Kelapa Gading Square.

Tak hanya perumahan dan apartemen, Agung Sedayu juga mengembangkan kawasan industri sendiri. Sejauh ini, sudah ada setidaknya tiga kawasan Industri yang dimiliki oleh Agung Sedayu, yaitu Sedayu Square, Green Sedayu Biz Park Cakung, dan Green Sedayu Biz Park Daan Mogot.

Nah, dengan jumlah aset yang begitu banyak tersebut, lantas kira-kira, berapakah jumlah total kekayaan yang dimiliki oleh Sugianto Kusuma?

Berdasarkan data yang dirilis oleh majalah Globe asia beberapa waktu yang lalu, kekayaan Sugianto tercatat sebesar US$ 910 juta, atau sekitar Rp130,5 triliun.

Yah, dengan uang sebanyak itu, tak heran jika Sugianto mudah untuk mengembangkan jaringan bisnisnya dan bikin perumahan di mana-mana.

Kalau kita mah, cukup nyanyi jingle perumahannya sambil lihat wajah manis Feni Rose saja sudah girang setengah mati.

“Bukit Golf Mediteraaaaniaaa, Pantai Indah Kapuuuuuuk.”

Infografik-Nafkah-Sugianto-Kusuma-MOJOK.CO

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2018 oleh

Tags: agung sedayuNagasugianto kusumationghoa
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Rahasia di Balik “Chindo Pelit” Sebagai Kecerdasan Finansial MOJOK.CO
Esai

Membongkar Stigma “Chindo Pelit” yang Sebetulnya Berbahaya dan Menimbulkan Prasangka

29 Oktober 2025
Sejarah Kampung Ketandan: Pecinan yang Dipakai Belanda Buat untuk "Mendisiplinkan" Komunitas Tionghoa MOJOK.CO
Kilas

Sejarah Kampung Ketandan: Pecinan yang Dipakai Belanda Buat untuk “Mendisiplinkan” Komunitas Tionghoa

17 Oktober 2023
Tugu Pagoda dan Kisah Membaurnya Etnis Tionghoa dan Jawa di Wates MOJOK.CO
Kilas

Tugu Pagoda Wates dan Kisah Membaurnya Etnis Tionghoa dan Jawa di Kulon Progo

19 September 2023
Rahasia di Balik Gedung Setan Surabaya. MOJOK.CO
Sosok

Asal Usul Nama Gedung Setan di Surabaya yang Nggak Banyak Orang Tahu

27 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026
Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Nasirun, pelukis-seniman maestro berpulang dengan meninggalkan ingatan kebaikan MOJOK.CO

Hadiah Lukisan Topeng dari Membetulkan Antena TV dan Laku Hidup Seorang Nasirun

1 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.