Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Sejukkan Pilpres 2019, Yusuf Mansur dan Mahfud MD Deklarasikan Tagar #2019PilpresCeria

Redaksi oleh Redaksi
17 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mencegah lahirnya kekerasan dan meredakan keresahan, Yusuf Mansur, Mahfud MD, dan Gus Ipul mendeklarasikan tagar #2019PilpresCeria. Jangan lupa senyum!

Masa-masa kampanye untuk Pilpres 2019 belum juga dimulai, suasana politik Indonesia sudah mulai hangat. Apalagi setelah duet pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah ditetapkan. Masing-masing kubu langsung bekerja cepat untuk memperkuat tim masing-masing.

Iklan

Selain memperkuat tim internal, “kerja eksternal” masing-masing kubu juga berjalan dengan cepat. Kerja eksternal yang dimaksud adalah aksi saling menyerang kubu lawan. Mulai dari serangan-serangan ringan seperti sindir-menyindir kebijakan atau komentar, hingga yang cukup berat seperti menyerang status diri atau bahkan menyebar hoaks.

Serangan yang frontal dan cenderung hoaks itu sangat mudah menyulut api kebencian yang lebih besar. Baranya semakin panas, kobaran apinya membesar. Yang ribut elite papan atas, yang akan terkena dampak adalah rakyat di bawah. Bahkan tidak jarang, karena urusan Pilpres 2019, antar-golongan atau kubudi bagian akar rumput saling berkonflik.

Sadar bahwa kondisi ini bisa membahayakan kondisi sosial Indonesia, beberapa orang yang peduli membuat aksi nyata. Dimotori oleh Ustaz Yusuf Mansur, Mahfud MD, Gus Ipul dan beberapa tokoh nasional lainnya, mereka mendeklarasikan tagar #2019PilpresCeria. Sebuah usaha yang bagus untuk menghindarkan konflik dari tengah masyarakat.

Sangat menarik melihat pemilihan Kota Surabaya sebagai tempat deklarasi #2019PilpresCeria ini. Maklum, beberapa hari yang lalu, sebuah insiden melibatkan Ahmad Dhani dan deklarasi #2019GantiPresiden terjadi di Kota Pahlawan. Melihat peristiwa tersebut, Mahfud MD menyatakan keresahannya.

“Saya, Gus Ipul, Yusuf Mansur, Faisal Basri, dan beberapa kawan-kawan melihat ketegangan-ketegangan menjelang Pilpres ini sekarang sudah agak terlalu panas. Sudah saling menyalahkan, persaudaraan sudah hilang, sehingga kami membentuk suatu gerakan-gerakan 2019PilpresCeria,” ungkap Mahfud MD di Horal Garden Palace, Surabaya.

Senada dengan Mahfud MD, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyuarakan hal yang sama. Gus Ipul ingin masing-masing menghormati pilihan orang lain sembari jangan membiarkan provokasi berkembang di tengah masyarakat.

“Mari kita menghargai pilihan masing-masing dengan cara yang baik, jadi mari kira kedepankan Pilpres yang memberikan kesempatan kepada masyarakat bisa berpikir jernih, tidak mengembangkan provokasi-provokasi,” tegas Gus Ipul terkait deklarasi tagar #2019PilpresCeria.

Kalau yang bikin ceria dan bahagia ini, saya pun mau ikut. Supaya masa kampanye resmi dan Pilpres nanti tidak timbul pertengkaran dan saling unfriend di media sosial, mari gemakan tagar #2019PilpresCeria. (yms)

Terakhir diperbarui pada 17 September 2018 oleh

Tags: #2019GantiPresiden#2019PilpresCeriaGus Ipulmahfud mdPilpres 2019Yusuf Mansur
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO
Esai

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO
Ragam

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Dirty Vote: Kebenaran yang Tidak Bisa Dinikmati Rakyat Biasa MOJOK.CO
Esai

Dirty Vote Menghadirkan Data yang Luar Biasa Terkait Kecurangan Pemilu 2024, tapi Sayangnya Tidak Ditonton Rakyat Biasa

12 Februari 2024
Saifullah Yusuf: PBNU Diserang Luar Biasa, Rais Aam Minta Kami Menahan Diri
Video

Saifullah Yusuf: PBNU Diserang Luar Biasa, Rais Aam Minta Kami Menahan Diri

1 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
lestarikan budaya.MOJOK.CO

Rayakan HUT ke-81 RI, InJourney Tebar Diskon 81 Persen dan Gelar Pesta Budaya di Destinasi Sejarah Nusantara

10 Agustus 2026
Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Kenapa aktivis yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis? MOJOK.CO

Kenapa aktivis harus miskin dan yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis?

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.