Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

PAN Jadi Oposisi, MenPAN-RB Asman Abnur Mundur dari Kabinet Kerja

Redaksi oleh Redaksi
14 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – MenPAN-RB, Asman Abnur mundur dari Kabinet Kerja. Pasalnya, partainya PAN memutuskan untuk tidak lagi mendukung Jokowi di periode selanjutnya. Daripada ngerasa sungkan, nggak enak sendiri, dan karena adanya desakan beberapa pihak, akhirnya Asman memutuskan untuk mundur saja. Biar lebih lega~

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Asman Abnur meminta diperkenankan untuk mundur dari Kabinet Kerja. Ia tidak ingin menjadi beban bagi Presiden Joko Widodo karena partainya, PAN, memutuskan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres mendatang.

Iklan

Pagi tadi (14/08), Asman Abnur telah mendatangi Mensesneg, Pratikno untuk membahas posisinya yang kini menjadi serba tidak enak. Serba salah. Plus terasa simalakama. Pasalnya, di satu sisi ia merupakan Kabinet Kerja. Sementara di sisi yang lain, partainya tidak lagi mendukung Jokowi.

Selain itu, Asman memang juga mendapat tuntutan dari koalisi pendukung Jokowi di pilpres 2019 agar mundur dari kabinet. Sebab PAN tidak mendukung Jokowi yang kali ini berpasangan dengan Ma’ruf Amin.

Dengan beberapa alasan tersebut, Asman memutuskan untuk mengundurkan diri dan saat ini, sedang menunggu keputusan dari Jokowi.

Atas keputusannya tersebut, Asman Abnur mengaku belum melapor ke Ketum PAN, Zulkifli Hasan. Namun, ia siap untuk fokus dalam pencalegan bila sudah mundur dari Kabinet Kerja. Asman berharap serta mengusahakan agar apa yang dia lakukan tersebut tidak mengecewakan semua pihak.

Menanggapi hal ini, Wasekjen PAN, Saleh Daulay, meyakini bahwa Presiden Jokowi sebenarnya masih membutuhkan Asman. Mungkin karena lingkungan di sekitarnya, akhirnya Asman terdesak.

Walau Saleh memahami pergantian Asman Abnur di kabinet menjadi hak prerogatif presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. Namun ia juga menduga adanya desakan politik kepada Jokowi agar mencopot Asman dari jabatan menteri.

PAN juga mengakui kinerja Asman dengan terobosan reformasi birokrasi tidak hanya terkait penataan SDM, namun juga dalam efisiensi penggunaan anggaran. Yang katanya berhasil mengefisienkan anggaran APBN dari lintas kementrian lembaga mencapai puluhan triliun rupiah.

Mengenai hal tersebut, PSI mengkritik PAN sebagai partai yang paling tidak konsisten. PSI membandingkan PAN dengan Gerindra dan PKS, walau banyak berbeda pandangan namun tetap istiqamah menjadi oposisi. Sedangkan PAN, walau menjadi partai koalisi pemerintah, tapi selalu mengambil posisi sebagai oposisi. PSI yakin, rakyat akan mencatat sepak terjang PAN sebagai partai yang tidak konsisten.

Sedangkan Golkar, menyebut pencopotan tersebut sebagai konsekuensi logis karena PAN memutuskan berbeda koalisi. Menurut DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, pergantian tersebut adalah hak prerogatif presiden. Walau hingga saat ini, ia juga belum memastikan apakah pengganti Asman akan datang dari parpol koalisi atau tidak.

Menanggapi hal ini, politikus PDIP, Charles Honoris, menganggap pergantian tersebut sudah benar. Pasalnya, menteri di Kabinet Kerja harus bisa meyakini program-program pemerintahan Jokowi. Menteri sebagai pembantu presiden harus bisa bekerja seirama dengan presiden. Charles menambahkan, pergantian Asman memang sudah selayaknya supaya tidak menganggu solidaritas pemerintah.

Sementara itu, Mensesneg, Pratikno mengungkapkan, reshuffle terhadap Asman memang dilakukan karena adanya pertimbangan koalisi. Seperti diketahui, PAN saat ini memang mendukung Prabowo-Sandiaga.

Namun pihak Istana, juga melemparkan pujian atas kinerja Asman Abnur. Jokowi disebut puas terhadap pencapaiannya selama menjabat sebagai MenPAN-RB. Asman Abnur dianggap dapat membuat sistem birokrasi serta reformasi aparatur negara yang lebih melayani.

Iklan

Masalah koalisi ini memang tidak bisa dianggap enteng. Walau kamu punya kemampuan yang mumpuni tapi ternyata tidak sepaham, sepertinya bakal didesak lebih baik minggir aja.

Ehm, kalau memang sudah tidak sejalan, bakal sulit ya memaksakan untuk bersama. (A/L)

Terakhir diperbarui pada 14 Agustus 2018 oleh

Tags: asman abnurgerindrajokowiKabinet kerjamenpar-rbpanPKSPrabowo-Sandiagareshuffle
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengeroyokan di Bali tidak dibenarkan. MOJOK.CO

Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma

27 Juli 2026
Andromeda dan bajaj. MOJOK.CO

Sempat Larang Anak Kuliah di ITB hingga Akhirnya Luluh, Rela Tempuh Jogja-Bandung dengan Bajaj sebagai Penyemangat

24 Juli 2026
Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6 MOJOK.CO

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6

27 Juli 2026
Lulusan s2, susahnya legalisir ijazah setelah wisuda.MOJOK.CO

Nasib Lulusan S2 di Jakarta: Kuliah Dianggap Nggak Guna karena Kalah Saing dengan Tamatan SMA, tapi Tetap Merasa Bangga

23 Juli 2026
Tawadhu Tidak Seharusnya Membuat Santri Diam saat Menjadi Korban MOJOK.CO

Tawadhu sebagai Pisau Bermata Dua: Santri Tidak Seharusnya Dibungkam saat Menjadi Korban

26 Juli 2026
Sombongkan IPK dan gelar sarjana cumlaude dari PTS Jogja. Optimis pikat HRD perusahaan incaran tapi ujungnya lontang-lantung bawa lamaran pekerjaan MOJOK.CO

Dulu “Sombongkan” IPK dan Gelar Sarjana Cumlaude, Kini Malu Lontang-lantung Cari Kerja karena Tren HRD Tak Terpikat IPK

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.