Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mewujudkan Rumah yang Manusiawi

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
5 Juli 2020
A A
bp tapera tabungan perumahan rakyat definisi apa itu penjelasan panduan memahami mojok.co

bp tapera tabungan perumahan rakyat definisi apa itu penjelasan panduan memahami mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Urusan rumah, utamanya bagi generasi milenial, memang tak pernah sederhana.

Selayaknya banyak orang, salah satu keinginan terbesar saya setelah menikah adalah bisa membeli rumah sendiri di Sleman, utamanya di sekitaran Jalan Kaliurang atas. Maklum, saya dan istri sudah kadung nyaman bekerja dan berkarya di Sleman. Tempat saya tinggal dan mengelola toko buku online, kantor tempat saya bekerja, kawan-kawan lingkaran saya, tempat-tempat favorit langganan, hampir semuanya ada di Kaliurang atas.

Rumah yang kecil nggak papa, yang penting bisa ditinggali, batin saya.

Sekilas, keinginan tersebut tampak begitu sederhana. Belakangan baru saya sadar bahwa ternyata keinginan tersebut blas nggak sederhana, bahkan sangat muluk.

Lha gimana, harga pasaran rumah di sekitaran Jalan Kaliurang atas ternyata memang keparat. Harga rumah tipe 36 bahkan bisa menyentuh angka 500-700 jutaan. Harga yang sebenarnya bukan hanya keparat, tapi sangat tidak “manusiawi”.

Dengan harga segitu, tentu saya harus mikir keras. Butuh waktu yang cukup lama bagi saya dan istri saya, dengan segenap penghasilan yang kami dapat untuk bisa mewujudkan rumah idaman kami.

Sesekali, terbersit pikiran mengganti keinginan untuk bisa punya rumah di Kaliurang atas ini.

“Mending kelak pulang ke Magelang saja, beli tanah di sana, di Kaliangkrik (daerah di lereng sumbing, tempat nenek saya tinggal) atau di mana gitu, yang tanahnya masih murah, trus bikin semacam padepokan, biar kayak budayawan-budayawan gitu, Mas,” kata istri saya.

Saya tentu saja tertawa, apalagi saat ia menyebut soal budayawan itu. Kendati demikian, tetap saya renungkan juga gagasan istri saya itu.

Apa yang dikatakan oleh istri saya memang cukup masuk akal. Tanah di Magelang, utamanya di daerah pinggiran, harganya memang masih sangat murah. Beberapa bulan lalu, saya sempat membelikan tanah buat paman saya di Kaliangkrik, tanah yang ia gunakan sebagai tambahan kandang kambing. Sepetak tanah perengan yang harganya hanya 5 juta rupiah.

Tampak jelas sekali perbedaan harga tanah di Sleman dan di Magelang. Tak mengherankan, sebab harga tanah di Sleman dan Kota Jogja memang saat ini menjadi yang termahal ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.

Dengan uang yang sama seharga rumah tipe 36 di Sleman, mungkin sudah bisa buat beli rumah dan pekarangan agak luas di Kaliangkrik. Bahkan masih sisa. Lumayan, bisa buat bikin bale-bale kayu biar rumahnya estetik dan kayak rumahnya budayawan-budayawan.

Eh, lho. Kok malah mbalik ke budayawan lagi.

Tapi memang, membeli rumah bagi kaum-kaum milenial seperti saya adalah perkara yang serius dan kerap tak terjangkau. Jangankan oleh duit, oleh pikiran saja kadang kerap nggak nyampai. Hal ini diperparah dengan harga tanah dan rumah yang kenaikannya sangat-sangat signifikan.

Iklan

Rumah yang lima tahun lalu harganya 500 juta, lima tahun kemudian bisa sudah jadi dua kali lipatnya. Lha bedebah.

Walau demikian, harapan untuk bisa punya rumah di Kaliurang atas ini tentu saja susah untuk surut. Bahkan walaupun istri saya mulai goyah untuk punya rumah di tempat lain saja.

“Mas, ini ada rumah murah, tipe 36, harganya sangat manusiawi,” kata istri saya suatu ketika.

“Berapa memangnya?” jawab saya cuek sembari menonton video di Youtube.

“300 juta, Mas!”

Demi mendengar angka tersebut, saya tentu saja langsung tratapan. “Hah? 300 juta?” kata saya. “Di mana itu?”

“Sedayu, Mas.”

“Mana itu?”

“Bantul, Mas.”

Begitu mendengar tentang lokasi rumah tersebut, saya yang tadi antusias langsung mlokro.

“Hadeeeh. Tapi pikir di sekitaran Kaliurang sini.”

“Ya harga segitu nggak mungkin di Kaliurang lah. Tapi kan nggak papa tho, Mas, murah lho ini harganya, 300 juta. Manusiawi, kan?”

Saya kemudian membuka Google map, mencari lokasi Sedayu, dan kemudian menunjukkannya pada istri saya.

“Lihat, jarak Sedayu ke kantor itu 32 kilo. Kalau kita rumahnya di sana, itu artinya, aku harus motoran 64 kilo setiap hari dari senin sampai Jumat. Bagiku, itu jauh lebih tidak manusiawi.”

Istri saya lemas. Ia tampak pusing. Saya apalagi.

Ah, urusan kemanusiawian ini memang sering bikin manusia pusing.

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2020 oleh

Tags: Kaliurangrumahsleman
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO
Urban

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau ke Ibu Kota Mojok.co
Pojokan

Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau di Ibu Kota

14 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Sejahtera ekonomi di Negeri Jiran ketimbang jadi WNI. Tapi berat terima tawaran lepas paspor Indonesia untuk jadi WN Malaysia MOJOK.CO

WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

21 Februari 2026
lulusan LPDP, susah cari kerja.MOJOK.CO

Curhatan Alumni LPDP yang Merasa “Downgrade” Ketika Balik ke Indonesia, Susah Cari Kerja Hingga Banting Setir demi Bertahan Hidup

23 Februari 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
produk indomaret, private label.MOJOK.CO

Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan

24 Februari 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.