Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Masalah Kartu Prakerja: Pelatihannya Absurd, Verifikasinya Mudah Dibobol, Selanjutnya Apa?

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
30 April 2020
A A
kartu prakerja, pemerintah, verifikasi, dana negara mojok.co

kartu prakerja, pemerintah, verifikasi, dana negara mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kartu Prakerja kembali menuai polemik. Belum cukup program yang ditawarkan begitu absurd, kini proses verifikasinya dikritik karena amburadul.

Kartu Prakerja sepertinya belum akan lepas dari polemik. Awalnya, Kartu Prakerja dikritik karena pelatihannya yang mahal, materi yang sebenarnya bisa didapat gratis, dan terindikasi korup karena salah satu vendornya, yaitu Ruangguru dimiliki oleh mantan stafsus Presiden.  Masalah baru kemudian muncul, yaitu verifikasinya yang tidak akurat.

Cuitan akun Twitter @mrs_enci menunjukkan bawah ada seorang yang bukan pengangguran bisa mendapat Kartu Prakerja. Selain itu, orang itu bisa mendapat sertifikat tanpa melihat video sama sekali. Sertifikat itu bisa ditembus tanpa melewati satu prosedur pun.

Jadi mas ini daftar, padahal bukan pengangguran (dan jelas2 nulis profil bahwa beliau bukan pengangguran), dapat kartu prakerja, ga menyimak satupun video pelatihan dan skip langsung ke exam, dan dapat sertifikat? ????? what a loophole. pic.twitter.com/YpLV9BUwC6

— sp (@mrs_enci) April 30, 2020

Hal ini jadi masalah mengingat Kartu Prakerja ini tidak bisa didapat dengan mudah. Target program ini adalah memberi pelatihan kepada para pengangguran. Namun fakta lapangannya justru orang yang bekerja pun bisa mendapat kartu tersebut sekaligus menggunakannya.

Kapabilitas pemerintah perlu ditanyakan sebagai pihak yang berwenang untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Program Kartu Prakerja ini seolah-olah diluncurkan untuk kemudian dilupakan.

Hal ini jelas menimbulkan kecurigaan bagi rakyat. Rakyat akan curiga bahwa Kartu Prakerja ini ada bukan untuk membantu para angkatan kerja, namun hanya untuk vendor yang menjadi mitra pemerintah. Dana yang dikucurkan untuk program ini tidak kecil, yaitu 5,6 triliun rupiah, dengan pelaksanaan tersebut pemerintah tak ubahnya memberikan uang cuma-cuma ke vendor.

Masalah yang muncul ke ranah media sosial tentang verifikasi yang amburadul itu baru satu, yang terjadi sebenarnya bisa (bahkan bisa dikatakan jelas) lebih dari itu. Keadaan rakyat yang sedang dalam situasi sulit karena pandemi membuat masalah tersebut ibarat menetesi luka dengan perasan jeruk.

Program Kartu Prakerja seharusnya memberi bekal kepada para para pengangguran berupa kemampuan yang akan membantu mereka mengarungi hidup. Nyatanya, justru mereka mendapat pelatihan tidak perlu yang bisa didapat dengan gratis tanpa harus menyedot anggaran negara.

Saya kira, tidak perlu mencari alasan lagi untuk menghentikan program Prakerja untuk sementara. Pemerintah perlu mengkaji lagi pelatihan yang ditawarkan oleh para vendor. Jika pelatihan itu bisa didapat dari mana saja atau dianggap tidak penting, hapuskan dan ganti dengan pelatihan lain.

Kalau pemerintah memberi pelatihan menulis CV sebagai program negara, mending nggak usah dilaksanakan programnya.

Selain itu, pemerintah lebih baik mengumpulkan data berapa pengangguran yang ada dan berikan program pelatihan ini tanpa harus memakai sistem undian. Masa depan rakyat bukanlah hal yang bisa dipertaruhkan oleh negara. Pemerintah sedang mengelola negara, bukan sedang judi dadu.

BACA JUGA One Piece Mungkin Ceritanya Bermasalah, tapi Naruto Jelas-jelas Sampah dan artikel menarik lainnya dari Rizky Prasetya.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2020 oleh

Tags: dana negarakartu prakerjapemerintahverifikasi
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO
Esai

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO
Esai

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO
Esai

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat MOJOK.CO
Esai

Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat

11 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan s2, susahnya legalisir ijazah setelah wisuda.MOJOK.CO

Nasib Lulusan S2 di Jakarta: Kuliah Dianggap Nggak Guna karena Kalah Saing dengan Tamatan SMA, tapi Tetap Merasa Bangga

23 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
sarjana muda gusar mencari kerja. MOJOK.CO

Realita Sarjana Muda Gusar Mencari Kerja: 4 Tahun Lamanya Berkutat dengan Buku, Lulus Kuliah Memilih Pasrah

23 Juli 2026
Buku "Ambarrukmo: Jatidiri dan Kebanggaan Negeri" jadi ikhtiar mencatat risalah panjang kompleks Kedaton Ambarrukmo Yogyakarta melintasi 5 zaman MOJOK.CO

Ikhtiar Mencatat Risalah Panjang Ambarrukmo Melintasi 5 Zaman, Situs yang Terus Hidup tanpa Mencerabut Akar

23 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.