Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Gaya Habib Bahar bin Smith di Jacuzzi dan Hal yang Perlu Anda Perhatikan

Anda ingin meniru gaya Habib Bahar bin Smith yang berendam nyaman di jacuzzi? Hm, Anda perlu perhatikan hal-hal di bawah ini dulu, Beb.

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
20 Desember 2021
A A
Habib Bahar MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Potongan video Habib Bahar bin Smith yang berendam di jacuzzi bermunculan di Twitter. Asyik banget kayaknya.

Gaya Habib Bahar bin Smith memang unik. Di saat banyak penceramah yang terkesan biasa-biasa saja atau menjaga wibawa di hadapan jamaahnya, Habib Bahar punya gayanya sendiri yang eksentrik. Rambut pirang, gondrong, plus ceramah yang meledak-ledak.

Iklan

Bagi beberapa orang—saya salah satunya, gaya seperti ini memang tidak cocok, tapi bagi sebagian yang lain bisa jadi gaya beliau yang nyleneh ini terasa sangat cocok. Buktinya, pengikut Habib Bahar selepas keluar dari penjara juga tak kurang-kurang banyaknya.

Gaya yang eksentrik itu pula lah yang kerap bikin Habib Bahar menjadi entitas yang gampang viral di media sosial. Seperti belakangan ini, nama Habib Bahar bin Smith trending (lagi) di Twitter.

Keramaian ini pada mulanya terjadi karena ceramah Habib Bahar sendiri yang diduga berisi sindiran ke KSAD Jenderal Dudung Abdurachman sebagai “jenderal baliho”.

Bagi beberapa orang, sindiran ini merupakan penghinaan berat, makanya Habib Bahar diancam di sana-sini. Beberapa anggota TNI bahkan menyebarkan video “ancaman” ke Habib Bahar.

Meski begitu, sesaat setelah polemik sindiran dari Habib Bahar bin Smith ini keluar, beredar video Habib Bahar sedang berendam di jacuzzi, menikmati sebatang rokok, minum (sepertinya) kopi, dan makan sesuatu.

Gaya yang—jujur—malah bikin saya tersenyum menyaksikan penceramah ini begitu selow banget menikmati hidup. Sangat berkebalikan dengan ceramah-ceramahnya yang keras di mana-mana.

Levelnya meningkat ke level gangsta pic.twitter.com/2o2vYaiQY8

— Ibnu Tasrip al-Wibuwi (@IbnuTasrip) December 19, 2021

Bahkan kalau Anda punya waktu senggang, Anda bisa juga melihat video-video Habib Bahar di kehidupan sehari-hari yang jarang diakses kalau Anda tidak menyukai model penceramah seperti beliau. Sangat-sangat jauh dari kesan galak, gahar, dan mengerikan. Yang ada malah kesan lucu.

Dan salah satu video yang punya kesan itu adalah saat Habib Bahar bin Smith berendam di jacuzzi, komplet memakai kaos oblong dan sarung (barangkali biar tetap menutup aurat).

Bagi beberapa orang, gaya Habib Bahar bin Smith ini terkesan memamerkan kemewahan, meski bagi saya justru lucu-lucu aja sih. Duit juga duit blio kok, ngapain kita ikut rempong? Udah sih, dinikmati aja videonya.

Meski begitu, bukan situs Mojok namanya kalau tidak mengulik lebih jauh dari adegan Habib Bahar bin Smith santai nyaman di jacuzzi. Salah satu yang perlu kita perhatikan pertama adalah merek kaos oblongnya—tentu saja.

Kalau Anda yang ingin bergaya kayak Habib Bahar begitu, saran saya, ya Anda perlu punya kaos Louis Vuitton original juga. Kaos ini kalau dicek harganya di Lazada kira-kira berkisar 290-an ribu lah. Tidak terlalu mahal kok.

Iklan

Soal rokok sih, itu bisa selera Anda masing-masing. Mau Sampoerna MILD boleh, MLD putih boleh, Djarum Super, atau Gudang Garam juga boleh. Asalkan jangan rokok-rokok “sejuta umat” saja.

Ya kan terlalu njomplang kalau Anda berendam di jacuzzi tapi rokoknya Aroma, Apache, atau Bintang Buana. Blas ramashoook, Bosque.

Sarung yang dikenakan Habib Bahar bin Smith juga rasanya bukan sarung sembarangan. Bukan tidak mungkin itu sarung-sarung macam Ketjubung atau BHS, yang harganya bisa dari ratusan ribu sampai 1 jutaan. Buat Anda, pria-pria penikmat Gajah Duduk atau Cap Mangga… monggo, minggir dulu ya.

Selain tiga hal itu tadi (kaos, rokok, dan sarung), kalau Anda perhatikan, di belakang nangkring jaket kulit yang pasti asli. Ya kali Habib Bahar pakai jaket kulit KW, nggak kelas, Bosque.

Jaket kulit seperti itu, merunut dugaan saya (setelah ngecek di beberapa situs marketplace sih), harganya ada di kisaran 1 jutaan bawah dikit atau di atas dikit. Monmaap nih, buat kalian sobat jaket plastik nggak bakal ngerti yang begini-begini.

Terakhir, tentu saja adalah hotel yang menyediakan jacuzzi. Tidak jelas juga sebenarnya hotel mana yang menjadi latar video tersebut. Namun kalau kita ngecek beberapa hotel di Jakarta yang memiliki fasilitas seperti itu, setidaknya per malam Anda perlu sedia duit (minimal) 1,5 sampai 3 jutaan. Kalau hotel yang ada di daerah sih, bisa lebih murah lagi.

Artinya, kalau Anda adalah sobat Reddoorz atau Oyo, ya jangan ngimpi bisa bergaya modelan Habib Bahar bin Smith gitu. Mari sadar diri bareng-bareng. Kerja keras lagi yok. Iya, ini nasihat untuk Anda. Iya, Anda. Siapa lagi?

BACA JUGA Kenapa Memilih Ulama itu Soal Selera? dan ESAI lainnya.

Penulis: Ahmad Khadafi
Editor: Ahmad Khadafi

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2021 oleh

Tags: Gudang GaramHabib Baharhabib bahar bin smithjacuzzijenderal dudungTNI
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Pemerintah Tolak Uji Formil UU TNI, Bukti Suara Rakyat Tak Dianggap dan Cuma Fasilitasi Kepentingan Kekuasaan.MOJOK.CO
Kabar

Pemerintah Tolak Uji Formil UU TNI, Bukti Suara Rakyat Tak Dianggap dan Cuma Fasilitasi Kepentingan Kekuasaan

25 Juni 2025
Alumni Unhan RI Jurusan Ekonomi Pertahanan. MOJOK.CO
Kampus

Kuliah di Universitas Pertahanan Memang Menjanjikan, tapi Tugasnya bikin Mahasiswa Kena Mental

28 Mei 2025
tentara, dwifungsi tni, tni, militer.MOJOK.CO
Kabar

Dwifungsi TNI is Back, Ancaman Nyata Bagi Dunia Akademik

20 Maret 2025
Pemerintah Tolak Uji Formil UU TNI, Bukti Suara Rakyat Tak Dianggap dan Cuma Fasilitasi Kepentingan Kekuasaan.MOJOK.CO
Esai

Humor Gelap Tentara vs Sipil yang Menghantui Indonesia

17 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Akademisi UGM kritik RUU Sisdiknas karena belum menjawab tantangan pendidikan nasional di masa mendatang MOJOK.CO

RUU Sisdiknas Dinilai Belum Jawab Tantangan Pendidikan hingga Menyoal Relevansi Perguruan Tinggi Kedinasan

28 Juli 2026
Ratusan anak di Sidoarjo terpapar HIV AIDS dan pentingnya periksa kesehatan sebelum menikah MOJOK.CO

Pentingnya Tes Kesehatan sebelum Menikah, Bukan untuk Ragukan Pasangan tapi Cegah HIV/AIDS seperti Kasus Ratusan Anak di Sidoarjo

29 Juli 2026
Nasirun, pelukis-seniman maestro berpulang dengan meninggalkan ingatan kebaikan MOJOK.CO

Hadiah Lukisan Topeng dari Membetulkan Antena TV dan Laku Hidup Seorang Nasirun

1 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.