Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Betapa Misteriusnya Jenis Pekerjaan Masa Depan untuk Cita-cita Anak Kita

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
10 Agustus 2020
A A
Betapa Misteriusnya Jenis Pekerjaan Masa Depan untuk Cita-cita Anak Kita

Betapa Misteriusnya Jenis Pekerjaan Masa Depan untuk Cita-cita Anak Kita

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bukan tidak mungkin bakal ada jenis pekerjaan aneh di masa depan. Macam staf penghapus kolom komentar sampai tukang servis robot.

Sebagai bapak amatiran, saya ingin membebaskan anak saya untuk punya cita-cita apapun. Apapun yang dia mau. Sebab saya yakin, pada masa depan nanti akan ada banyak tawaran jenis pekerjaan baru yang nggak bisa saya dapatkan gambarannya saat ini.

Kita bisa ambil beberapa contoh jenis pekerjaan yang bisa saja muncul 10 atau 20 tahun lagi. Misalnya, bukan tidak mungkin bakal ada jenis pekerjaan macam staf penghapus kolom komentar, terapi pecandu media sosial, admin Whatsapp, olah data foto di galeri smartphone, tukang servis robot, sampai pemandu wisata luar angkasa.

Hal-hal beyond kayak gitu sebenarnya udah tergambar kalau kita mau menengok 20 tahun belakang. Betapa banyak jenis pekerjaan yang sulit digambarkan oleh orang tua atau calon mertua di sekitar kita.

Saya pikir pekerjaan “normal” seperti admin media sosial atau web master saja adalah pekerjaan yang belum terpikir bakal menjanjikan pada 20 tahun ke belakang.

Jangankan admin media sosial yang terkesan aneh untuk manusia pada era sebelum 2000-an, jenis pekerjaan yang saya jalani saat ini saja masih cukup sulit kok dijelaskan ke orang tua. Dulu ketika saya masih di Jakarta, saya tinggal bilang, “wartawan”, beres perkara.

Lah kalau sekarang? Jadi tukang pilih naskah di situs macam Mojok? Sebuah majelis ghibah yang isinya adalah nyinyiran netizen itu? Jenis pekerjaan macam apa itu?

Disebut wartawan kok nggak pernah liputan, disebut jurnalis nggak pernah di lapangan, disebut editor kok nggak pernah ngedit buku, disebut penulis kok bukunya cuma dua bijik.

Untungnya saya punya jenis pekerjaan lain selain berkutat dengan naskah-naskah di Mojok. Seperti ngajar tiap minggu di salah satu kampus negeri misalnya. Jenis pekerjaan yang jadi alibi kalau-kalau orang tua saya ditanyain tetangganya, “kerja apa anaknya?”

Meskipun bapak-ibu saya tahu, ngajar di kampus itu bukan profesi saya, itu cuma hobi. Cuma klangenan.

Itulah kenapa saya optimis, bahwa ada banyak ragam pekerjaan yang bisa ditawarkan oleh anak saya nantinya. Bisa aja nanti anak saya, anak kamu juga, malah jadi pionir jenis pekerjaan barunya.

Masalahnya ketika hal itu iseng saya tanyakan pada anak saya, pada suatu malam yang selo, jawabannya agak bikin saya cemas.

“Skala…”

Iya, itu nama anak saya.

“…kalau gede cita-citanya mau jadi apa?”

Tanpa mikir sama sekali inilah jawaban yang keluar dari mulutnya.

“Jadi T-Rex, Yah. Jadi T-Rex,” jawab Skala.

“Apa? Jadi T-Rex?”

Iklan

Dinosaurus? Waw. Cita-cita yang menarik. Ya kali aja dia bisa jadi kayak pengusaha John Hammond pemilik tempat wisata Jurrasic Park.

“Huwaaagghh… Huwaaagh….” teriaknya setelah tahu bahwa cita-cita T-Rex sepertinya diizinkan oleh ayahnya.

Hm, optimisme saya di awal tadi agak berlebihan. Tapi saya masih berusaha berprasangka baik. Ya kan bisa aja, anak saya bakal jadi atlet Esport khusus game T-Rex di Google Chrome yang offline itu.

Sekalipun jawaban ini cukup absurd, sebenarnya saya cukup lega. Soalnya, jawaban anak saya kali ini sebenernya masih berkutat pada makhluk hidup. Ya iya dong, sebab dua minggu lalu jawaban anak saya jauh lebih absurd lagi ketika ditanya cita-citanya apa.

“Skala pengen jadi apa kalau gede?”

“Robooot. Roboot, Yaaah. Biar nggak bisa tua.”

Hm, meski kecil-kecil udah pengen jadi Terminator, tapi idenya menarik juga.

BACA JUGA Betapa Seringnya Ditanyai Cita-cita Masa Kecil: Memangnya Harus Punya? atau tulisan POJOKAN lainnya.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2020 oleh

Tags: anakcita-cita anakjenis pekerjaanprofesi
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia MOJOK.CO

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia

8 Juni 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Nasib rentan warga pesisir Kabupaten Batang karena ancaman abrasi dan PLTU MOJOK.CO

Nasib Rentan Warga Pesisir Kabupaten Batang: Rumah Terancam Abrasi Sewaktu-waktu, Nafkah “Tersumbat” PLTU

19 Agustus 2026
TPU Farm: Ketika Kematian Menumbuhkan Kehidupan MOJOK.CO

TPU Farm: Ketika Cabai Tumbuh di Area Makam

17 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta. MOJOK.CO

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA: Masjid sebagai Mercusuar Peradaban dan Konservasi Lingkungan

22 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.