Awkarin Jualan Hijab, Apa Bedanya dengan Hijab Lain?

MOJOK.CO Karin Novilda, alias Awkarin, menjadi sorotan lantaran keputusannya untuk membuka bisnis hijab di Instagram. Lantas, apa bedanya hijab ala Awkarin dengan hijab-hijab lainnya?

Selebgram yang dikenal dengan masa lalunya sebagai peraih nilai UN tertinggi 2013, Karin Novilda—atau lebih dikenal dengan nama Awkarin—membuat gebrakan baru. Setelah ditengarai memiliki kekayaan yang tumpeh-tumpeh mengingat kepopulerannya di jagad dunia maya, Karin kini mulai meniti sebuah bisnis baru di bidang hijab.

Iya, kamu nggak salah baca: Awkarin kini hadir menjual hijab~

Keputusan Karin langsung mendapat sorotan tajam dari para followers. Ada yang menilai bahwa Karin hanya memanfaatkan situasi menjelang bulan puasa, namun ada pula yang mendoakan agar Karin mendapatkan hidayah untuk seterusnya berhijab.

Lantas, apa bedanya hijab ala Karin Novilda jika dibandingkan dengan merek lain?

Sebagai mantan peraih nilai UN tertinggi yang (seharusnya) menunjukkan bahwa otak Karin cukup cair, Karin menunjukkan kelasnya dalam berjualan hijab dengan caraaaaa……

…memperkenalkan nama-nama tumbuhan dan planet kepada khalayak ramai!!!!

*jeng jeng jeng*

Tenang, jangan bingung. Sekarang, ikuti instruksi saya.

  1. Ambil HP.
  2. Buka Instagram.
  3. Klik kolom Search.
  4. Ketik “hallybyawkarin”.
  5. Jika diamati, Karin mengunggah foto produknya dengan format Mo-Hi-Mo, alias Model-Hijab-Model. Maka, cobalah untuk memperhatikan foto-foto yang diletakkan di kolom tengah.

Sebagaimana bakul-bakul  hijab online lainnya, Karin menamakan warna-warna hijabnya dengan nama yang berbeda-beda agar calon pembeli lebih dimudahkan saat akan memilih warna.

Menariknya, untuk varian hijab berbahan katun, Karin memberikan nama yang berkonsep tumbuhan, yaitu poppy, carnation, allysum, lilac, cinnamon, artemisia, dandelion, calla, dan anemone. Tak lupa, di setiap caption-nya, Karin memberikan arti dari masing-masing nama tumbuhan yang dijadikan warna ini. Filosofis abis!

Tapi, apa manfaatnya penamaan tumbuhan ala Karin gini?

Berkat Karin, kini orang-orang tahu bahwa arti dari bunga lilac adalah “cinta pertama”, bukannya “janda”mentang-mentang warnanya ungu. Berkat Karin pula, bunga carnation, alias anyelir, bisa saja lantas populer untuk diberikan pada kekasih karena maknanya adalah “yang tidak akan terlupakan”.

Singkatnya, Karin yang jualan hijab, tapi kita-kita ini yang dapat panduan makna simbol bunga~

Sementara itu, di varian hijab satin, tidak ada filosofi apapun yang diberikan Karin.

Berikut adalah nama seri varian hijab satin silky-nya Karin: earth, mars, titans, pluto, saturn, neptune, venus, mercury, jupiter, dan uranus. Entah apa alasan Karin menggunakan nama-nama yang berbau planet ini untuk mewakili hijab satin silky-nya. Apakah mungkin Karin melakukan cocoklogi dengan menyama-nyamakan kata “satin silky” dan “milky way” sehingga menjadi satin silky way???

Hmm. Anyway, sebagian besar nama warna hijab di varian yang satu ini memang merupakan nama planet dalam tata surya. Tapi, ada dua hal yang mengganjal di mata saya, selain kotoran mata pagi ini saat menulis: pluto dan titans.

Sejak tahun 2006, Pluto telah dinyatakan sebagai planet kerdil dan bukan menjadi bagian dari tata surya bersama 8 planet lainnya karena ia tak memenuhi syarat tertentu sebagai planet.

Terus, kalau titans… Titans itu apa, sih, by the way??? Apakah maksud Karin titans adalah Titan, salah satu satelit planet Saturnus???

Hmm, bisa jadi, mengingat Titan adalah salah satu setting dalam kisah superhero Marvel.

Baiklah, sekarang waktunya kesimpulan~

Dari pendekatan analisis nama-nama warna hijab tadi, bisa kita rangkum perbedaan hijab Awkarin dengan hijab lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Karin memberikan filosofi warna tumbuhan yang dipilihnya. Ini berarti, selain bunga, ia ingin menjadikan hijab sebagai hadiah romantis kepada para wanita, apalagi dengan filosofi-filosofi yang sungguh manis ditulisnya. Romantis syari, gitu~
  2. Meski Pluto kini tidak lagi dinyatakan sebagai planet dan Titan pun hanya sebatas satelit, sepertinya Karin ingin menyampaikan suaranya sendiri: walau dianggap berbeda dan tidak lazim, ia tetap pantas-pantas saja berhijab, bahkan berjualan hijab—bukannya untuk dinyinyirin netizen.

Namanya juga orang cari rezeki, sist~

Yah, makna nomor 2 itu sih bisa kita dapatkan kalau emang titans-nya Karin merujuk pada Titan si Satelit Saturnus. Tapiiii, maknanya tentu akan berbeda kalau ternyata titans tadi sebenarnya merujuk pada The Titans, salah satu band di Indonesia yang…….eh, iya, mereka gimana, sih, kabarnya?

Exit mobile version