Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Andai Multiverse of Madness Loki Beneran Ada, Boleh Kali Pindah ke Indonesia Versi Lain

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
16 Juli 2021
A A
ilustrasi Andai Multiverse of Madness Loki Beneran Ada, Boleh Kali Pindah ke Indonesia Versi Lain mojok.co

ilustrasi Andai Multiverse of Madness Loki Beneran Ada, Boleh Kali Pindah ke Indonesia Versi Lain mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Akibat cinta dan kasih sayang, Loki akhirnya menciptakan cabang garis waktu, multiverse of madness. Ah, kalau beneran ada mau pindah ke Indonesia di universe lain, boleh kali!

Menarik banget menyaksikan serial Loki di Disney+ Hotstar yang sesekali membuat saya agak berfilsafat soal ada dan tiada. Di akhir cerita (spoiler alert), Loki dan Sylvie tidak sependapat dan singkatnya mereka pun menciptakan multiverse of madness. Garis waktu jadi bercabang-cabang kayak urat nadi, nggak keruan, kacau balau.

Iklan

Garis waktu yang terpecah-belah ini berarti membuat semesta penuh dengan garis waktu berbeda. Saya yang ada di sini, lahir sebagai seorang redaktur Mojok bisa jadi di universe atau semesta lain terlahir sebagai seorang selebgram dengan followers jutaan. Semesta yang dihasilkan oleh multiverse of madness nggak sesederhana itu. Versi diri saya bisa jadi ada puluhan bahkan ratusan, lalu kami akan saling bertemu dalam satu universe dan saling bertarung untuk membuktikan siapa yang paling dominan. Ngeri nggak?

Bagi saya sih nggak ngeri, justru ini adalah sebuah kesempatan emas bagi semua rakyat Indonesia untuk pindah universe. Ya, kalau ada yang betah sama universe yang ini, silakan saja tinggal di sini bersama Pak Luhut versi yang ini, Pak Jokowi versi yang ini, dan Pak Budi Gunadi yang ini.

Universe Indonesia 212

Multiverse of madness memungkinkan kita berpindah ke Indonesia versi 212, di sini bisa aja hiburan populernya adalah Wiro Sableng bukan Ikatan Cinta. Jadi Pak Mahfud MD bisa mereview kapak 212 dari sisi hukum, apakah penggunaan senjata berbahaya macam in diperbolehkan oleh negara? Lho iya, maksudnya 212 memang kapaknya Wiro Sableng, memang 212 yang mana lagi?

Di universe ini, koruptor bisa langsung kena jurus Pukulan Kunyuk Melempar Buah andalan Wiro Sableng. Benar-benar mantap. Kita tingga mencuri TemPad dari orang-orang TVA (Time Variance Authority) lalu ngeklik koordinat yang sesuai dengan universe Indonesia 212. Duh, jadi nggak sabar ketemu Bidadari Angin Timur.

Universe Indonesia 451X

Alternatif lainnya kalau nggak relate sama kehidupan pendekar, mendingan ke Indonesia 451X. Di sana enak sih, bakal ada pemerintah yang minta maaf kepada rakyatnya ketika penanganan pandemi tidak terkendali. Nggak malah double speak dan pernyataannya di media kontradiktif sama realitas. Ini bisa jadi Indonesia versi yang diinginkan aktivis Twitter. Tau sendiri lah, kebanyakan baca capture judul berita, makin lama makin menggila. Lha kabar baiknya aja jarang banget kok.

Saran saya sih, minta tolong Mobius buat cari koordinat Indonesia 451X. Bilang aja multiverse of madness bikin kamu harus menyelidiki kasus kenegaraan yang penting pol nggak boleh ditinggal. Kalau Mobius nggak mau minjemin TemPad dan nggak mengizinkanmu pindah universe, ya udah menetap aja di TVA, toh di sana nggak buruk-buruk amat kok. Diatur dengan baik sama He Who Remains meskipun realitasnya penuh kepalsuan, yang penting damai.

Universe Indonesia K31274!

Ini Indonesia versi paling enak di kekacauan multiverse of madness. Indonesia versi negara maju pokoknya, Norwegia mah kalah. Di sini, penjaranya sepi, bahkan yang masuk penjara pada bertaubat sebelum sempat masuk. Mereka pun dikurung dalam suatu kawasan khusus yang justru bisa mengasah skill mereka. Keluar dari penjara bisa membangun UMKM online yang sukses.

Jangankan korupsi, orang-orang di Indonesia K31274! semuanya udah nggak butuh uang. Uang dibagikan di emperan jalan karena mereka sudah merasa cukup. Mereka mempercayai nilai-nilai kehidupan ini akan sempurna jika kita tulus dan kerja, kerja, kerja! Nggak pernah ngeluh karena UMR-nya juga masuk akal. Nikmat pokoknya.

Sayangnya Indonesia K31274! nggak berumur panjang. Dia adalah satu di antara tempat-tempat hampir kiamat yang dijadikan persembunyian Sylvie saat melarikan diri dari TVA. Suasananya mirip kayak Lemantis, banyak hujan meteor di penghujung waktu. Kalau mau ke sini, baiknya bawa TemPad yang baterainya juga sudah terisi penuh. Biar d saat-saat menjelang akhir, kalian bisa pindah ke universe Indonesia yang lainnya lagi.

Sejauh ini memang baru tiga universe Indonesia yang ditemukan sejak Loki menciptakan multiverse of madness. Ini saya otw nyari lagi ya, siapa tahu ada rekomendasi universe lain yang lebih yang layak huni, pemerintahnya nggak rese, rakyatnya juga disiplin. Yok, bismillah.

BACA JUGA Risiko Lahir di Negara Berkembang dan tulisan AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2021 oleh

Tags: lokimarvelmultiverse of madnesspemerintah indonesiaSuperhero
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Wayang Khalifah, Cara Seorang Guru SMA di Bantul Kenalkan Superhero Muslim MOJOK.CO
Sosok

Wayang Khalifah, Cara Seorang Guru SMA di Bantul Kenalkan Superhero Muslim

30 April 2023
jan mintaraga mojok.co
Hiburan

Karya Legendaris Jan Mintaraga Dipamerkan di Yogyakarta Komik Weeks

29 Oktober 2022
sri asih mojok.co
Hiburan

Demi Penuhi Ekspektasi Penonton, Jadwal Tayang ‘Sri Asih’ Mundur

5 Oktober 2022
sri asih mojok.co
Hiburan

Sri Asih, Superhero Perempuan Pertama Indonesia Hadir di Jogja

12 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.