Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Alternatif Profesi untuk Jonru Setelah Keluar dari Penjara

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
25 November 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah menjalani dua per tiga masa hukumannya di balik jeruji besi yang dingin dan memilukan, Jonru akhirnya bisa menghirup udara bebas karena dinyatakan bebas bersyarat.

Sosok fenomenal yang mendekam di penjara sejak Oktober tahun lalu karena kasus ujaran kebencian di media sosial tersebut kini sudah kembali. Ia siap tampil lagi memanaskan lantai dansa yang dalam setahun terakhir begitu dingin karena ditinggal olehnya.

Akan tetapi, keluarnya Jonru dari penjara ternyata tak serta merta menjadi momen seperti keluarnya Ariel dari penjara yang langsung balas dendam dengan menggebrak blantika musik Indonesia melalui Noah-nya. Jonru mengaku bahwa dirinya akan menenangkan diri terlebih dahulu selama beberapa waktu. Ia tentu saja tak ingin mengulangi kesalahannya sekali lagi.

Nah, masih dalam suasana euforia kebebasan Jonru dari penjara, saya bersama Mojok Institute berinisiatif membuat semacam panduan profesi yang kemungkinan cocok ditekuni oleh Jonru selepas keluar dari penjara.

Koordinator aksi massa

Menjadi koordinator aksi massa adalah profesi yang sangat memungkinkan untuk dijalani oleh Jonru. Bagaimanapun, Jonru adalah seorang agitator pilih tanding. Status-status facebooknnya menggugah (atau memprovokasi?) banyak orang. 

Kemampuannya tersebut tentu saja bisa ia manfaatkan untuk mengumpulkan peserta aksi massa. Pokoknya, asalkan aksinya masih satu visi, pokoknya yang berbau kontra atau melawan Jokowi, mengumpulkan banyak massa bukan masalah untuk Jonru.

Jonru nantinya bisa membikin semacam agensi dengan nama yang tentu saja profesional: Jonru Massa Solusindo.

Tagline-nya pun tentu tak kalah profesional: “Ingin menggalang aksi massa? Jonru Solusinya!”

Berjualan gamis dan kerudung

Ini profesi yang masuk akal untuk Jonru. Berjualan gamis dan kerudung atau produk-produk islami lainnya seperti parfum, herbal, dan lain sebagainya.

Semua tentu sudah paham bahwa Jonru punya banyak pengikut khususnya pada segmentasi islam non moderat. Akun fanspage-nya yang diikuti oleh lebih dari 1,4 juta pengikut tentu saja merupakan market yang besar dan sayang jika tidak dimanfaatkan.

Bayangkan, seadainya ada 0,01 persen saja dari followernya yang mau jadi pelanggan setia gamis dan kerudung Jonru. Weleh-weleh, sugiiiih, rek.

Brand ambassador perusahaan umroh

Iklan

Menjadi brand ambassador bagi perusahaan penyedia jasa travel umroh merupakan profesi yang sangat-sangat potensial bagi Jonru. Dengan nama besarnya di kalangan ((( so called ))) umat pembela agama, ia bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang ingin umroh ke tanah suci.

Nantinya, perusahaan umroh yang menggunakan Jonru sebagai brand ambassador bisa menjual nama Jonru sebagai media promosinya.

“Umroh bareng ustadz? Sudah biasa. Umroh bareng selebriti? Juga sudah biasa. Umroh bareng Jonru? Nah, itu baru luar biasa!”

Kalau mau lebih dramatis, perusahaan bisa menambahkan sedikit sentuhan kisah tragis Jonru.

“Berangkat ke tanah suci, bersama pembela agama yang terdzolimi!”

Mantuuuuuul, pemirsa.

Penulis mojok.co

Ini tentu saja serius. Mojok selama ini memang suka menyindir banyak orang, termasuk dua kubu yang bertarung di pilpres 2019 mendatang, baik dari kubu Prabowo maupun kubu Jokowi.

Sayangnya, artikel Mojok yang sifatnya menyerang kubu Prabowo saat ini jumlahnya lebih banyak ketimbang yang menyerang kubu Jokowi. Mojok butuh banyak artikel dari kubu pendukung Prabowo.

Nah, posisi penyeimbang ini tentu saja sangat bisa diisi oleh Jonru. Rekan jejak kepenulisannya sudah tidak diragukan lagi. Naluri Jonru dalam menyerang Jokowi sudah terbangun dengan baik. Ia lihai mencari isu, bahkan menciptakan isu.

Pokoknya sempurna.

Stand Up comedian

Masih butuh penjelasan?

Terakhir diperbarui pada 25 November 2018 oleh

Tags: Jonrupernjara
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Sosok

Gibran Rakabuming Bicara Soal Bisnis, Mata Najwa, Sampai Jonru

18 Oktober 2023
Esai

Debat Garing Tanpa Jonru Ginting

29 Juni 2019
Esai

Seperti Kasus Jonru, Dukungan Heroik Medsos itu Semu di Muka Hukum

7 Agustus 2018
Jonru-Revolusi-MOJOK.CO
Esai

Revolusi Memang Harus Dimulai dari Jonru dan Buni Yani

10 Januari 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
4 jenis orang/pengendara yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya dan dipersulit bikin SIM. Biang kecelakaan lalu lintas MOJOK.CO

4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang

2 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.