Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Innova Zenix Membuat Mobil Toyota Nggak Layak Lagi Disebut Mobil Rakyat. Malah Mendingan Innova Reborn

Reyhan Apriathama oleh Reyhan Apriathama
11 Oktober 2023
A A
Innova Zenix Bikin Mobil Toyota Reborn Bukan Lagi Mobil Rakyat MOJOK.CO

Ilustrasi Innova Zenix Bikin Mobil Toyota Reborn Bukan Lagi Mobil Rakyat. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi sebagian orang, desain Innova Zenix Bagi malah seperti Avanza Veloz 

Saya tahu betul bahwa saat ini, semua desain mobil dibuat mirip. Harapannya adalah untuk “menyatukan bahasa desain”, khususnya agar terlihat kontinu.

Ini sudah menjadi sesuatu yang jamak bagi mobil Eropa dan sudah mulai diterapkan ke mobil Jepang. Makanya, hal tersebut juga berlaku pada mobil Toyota Innova Zenix. Banyak yang menganggap desainnya itu persilangan antara Toyota Avanza Veloz dan Rush.

Misalnya, panel fascia depan dan samping menyerupai Avanza Veloz. Sementara itu, sisi belakangnya mirip Toyota Rush. Kalau istilah saya, mobil tersebut jatuhnya malah seperti “Avanza Veloz Pro Max”. Seharusnya, ia disebut “Corolla Cross XL” karena berada dalam bangun keluarga Corolla. 

Makanya, bagi saya, nggak salah kalau muncul rasa “bosan” melihat desain seperti itu. Hal ini berbeda dengan desain Innova Reborn yang tak lekang oleh waktu. Bahkan masih segar meski sudah berumur 7 tahun. Selain itu, banyak yang sependapat kalau desain Reborn itu lebih berkelas.

Apakah kelak loyalis Toyota akan menerima desain Innova Zenix? Biarkan waktu yang menjawabnya sendiri.

Nggak lebih tangguh dibandingkan Innova Reborn 

Kuncian mengapa mobil Toyota Innova sangat laku, salah satunya, adalah faktor durabilitas untuk pemakaian jangka panjang. Durabilitas dalam hal ini berkaitan dengan kekuatan mesin dan kaki-kaki yang menjadi keunggulan mutlak dari Toyota Kijang sejak 1977.

Kamu bisa menemukan bukti nyata durabilitas dengan melihat jarangnya Kijang tua maupun Kijang Innova lama mogok di jalan. Bayangkan saja, perpaduan mesin dan kaki-kaki yang “minim teknologi” malah menjadikan mobil ini sangat andal di segala medan.

Bukti yang lain adalah kamu bisa melihat betapa pentingnya sebuah mobil Toyota Kijang di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal) yang infrastrukturnya masih kurang baik. Namun, keandalan tersebut seakan sirna, terlebih Innova Zenix hadir dengan segala modernisasi sebuah mobil keluarga.

Hal tersebut bisa dilihat dari penggunaan sasis monokok dan penggerak depan yang dinilai kurang cocok dengan karakter pengguna Kijang di Indonesia. Meski demikian, konstruksi tersebut mungkin menjadi pertanda bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia di masa mendatang akan terus merata.

Selain faktor tersebut, sasis monokok dan penggerak depan juga membuat mobil ini semakin nyaman untuk perjalanan jauh yang menggunakan jalan tol. Durabilitas mesin juga jadi catatan khusus bagi Innova Zenix dibandingkan Innova Reborn dengan segala kecanggihannya.

Meski hadir dengan format mesin terbaru, yakni 2.000cc berkode M20A-FKS dan M20A-FXS, namun mesin ini cukup kompleks dengan segala kecanggihannya. Bahkan, mesin Zenix ini memerlukan spesifikasi tinggi, mulai dari bahan bakar yang wajib Pertamax serta oli super encer. Dengan fakta tersebut, bisa dikatakan juga Innova menjadi salah satu bagian dari inflasi gaya hidup secara eksplisit dan implisit dan sudah tidak layak jadi mobil rakyat.

Biaya operasional yang sebetulnya mahal

Selain mewah dan memberi gengsi, kuncian orang membeli Innova juga ada pada faktor perawatannya yang mudah dan murah. Bahkan hingga generasi Innova Reborn. Namun, terjadi perubahan sejak kehadiran Innova Zenix dan segala perubahan yang lebih mewah serta modern.

Pasalnya, biaya operasional Mobil Toyota Kijang Innova yang dikenal cukup rendah justru kian membengkak. Kamu akan sulit mencari suku cadang yang KW1 sampai KW 1000 dengan harga terjangkau.

Dengan segala modernisasi Kijang, pastinya kamu sudah harus mempersiapkan budget untuk ganti kaki-kaki. Mulai dari suspensi sampai ke rack steer sebagai investasi jangka panjang. Ada baiknya kamu sudah mulai menabung sejak membeli. Bukan mau menakut-nakuti karena harganya memang cukup mahal. Bukan tak mungkin, dari prinsip untung malah jadi buntung karena salah perhitungan biaya operasional.

Iklan

Apakah Innova Zenix lebih nyaman dari Innova Reborn?

Saya tidak munafik bila konstruksi bangun sasis monokok dan penggerak depan dari Innova Zenix membuat mobil ini jauh lebih nyaman dari Innova Reborn. Bayangkan saja, rasanya sulit mendengar suara gardan maupun suara bunyi getaran sasis yang khas dari Kijang generasi sebelumnya.

Mobil ini punya pengendaraan yang jauh lebih nyaman sekaligus dewasa, baik menyetir sendiri maupun menggunakan supir.

Kehalusan berkendara dari mobil ini kian syahdu karena peredaman kabin dari Innova Zenix cenderung sangat baik meski bagi sebagian orang dinilai cukup bias. Pasalnya, kesempurnaan berkendara dari Zenix hanya akan bertahan sementara dan hanya terasa di wilayah perkotaan semata yang infrastrukturnya sangat bagus.

Namun, hal ini sedikit berbeda saat kamu berada di wilayah dengan jalan yang masih rusak di mana Zenix akan sangat kesulitan menembus medan cukup ekstrim. Bahkan, kenyamanannya akan sirna saat melintasi ketidakrataan jalan dan cenderung sedikit lebih keras.

Hal ini berbeda dengan Innova Reborn yang cukup halus dan nyaman saat melintasi ketidakrataan jalan. Makanya masih bisa memberikan kenyamanan yang baik untuk penumpang.

Berdasarkan kesimpulan dari sudut pandang pemilik, saya harus mengakui bahwa perubahan Innova Reborn menjadi Innova adalah hal yang revolusioner. Namun, sayangnya, ada banyak catatan dari segi ketahanan. Apalagi banyak yang memandang ini cuma sebatas Avanza Veloz yang dimelarkan.

Penulis: Reyhan Apriathama

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mobil Toyota Innova Venturer Adalah Produk Terbaik dari Seri Innova dan Nyaris Membuat Saya Lupa Diri dan analisis menarik di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2023 oleh

Tags: avanza velozInnova RebornInnova ZenixMobil keluargaMobil Toyotatoyota kijang
Reyhan Apriathama

Reyhan Apriathama

Karyawan gadungan yang suka otomotif dan penggemar Arsenal garis keras.

Artikel Terkait

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)
Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Calya, Mobil Toyota yang Ganggu Kewarasan Logika Saya MOJOK.CO
Otomojok

Derita Toyota Calya Adalah Penderitaan yang Mengobrak-abrik Kewarasan Logika Saya padahal Ia Adalah Pahlawan Finansial Keluarga Kelas Pekerja

24 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Mahasiswa KKN di desa

Serba Salah KKN di Desa: Terlalu Pendiam Dianggap Nggak Guna, Banyak Omong Dicap Sok Tahu

24 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.