Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Sekolah Dasar dengan Murid Paling Sedikit di DIY yang Tak Akan Tutup Meski Hanya Punya Satu Murid

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
21 Februari 2024
A A
Sekolah Dasar atau SD dengan Murid Paling Sedikit di DIY yang Tak Akan Tutup Meski Hanya Punya Satu Murid MOJOK.CO

Ilustrasi Sekolah Dasar dengan Murid Paling Sedikit di DIY yang Tak Akan Tutup Meski Hanya Punya Satu Murid. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Perintah Sultan, berapapun jumlah siswa, SD Wonolagi harus tetap beroperasi

SD Wonolagi akhirnya benar-benar menjadi sekolah layanan setelah Gubernur DIY, Sultan HB X meninjau langsung kondisi sekolah. Hasilnya, Sultan HB X memutuskan agar SD Wonolagi tetap beroperasi, meski muridnya sedikit. 

Sugiharjanto mengatakan, saat ini dari 6 kelas, total siswa ada 16 orang yang terdiri kelas 1 dua siswa, kelas 2 dan 3 masing-masing 4 siswa, kelas 4 dua siswa, kelas 5 tidak ada siswa sama sekali dan kelas 6 terdiri empat siswa. 

Kepala SD Wonolagi, Sugiharjanto di depan sekolah yang akan terus buka meski hanya 1 murid MOJOK.CO
Kepala SD Wonolagi, Sugiharjanto di depan sekolah yang akan terus buka meski hanya 1 murid. (Agung P/Mojok.co)

Sugiharjanto mengatakan, meski secara geografis lokasi sekolah terpencil dan fasilitas terbatas, tapi dari sisi prestasi tidak kalah dengan sekolah lain. “Setidaknya dalam satu gugus, yang terdiri 5 sekolah, kami bisa bersaing secara prestasi, beberapa siswa kami punya prestasi akademik maupun olahraga,” katanya.

Meski jumlah siswa sedikit dan lokasi terpencil, ia menjamin guru-guru memberikan dedikasi terbaik untuk para siswa. Bahkan ketika cuaca jelek pun, guru akan tetap datang.

“Cuaca kayak apapun ya kami tetap datang. Paling menakutkan itu pas pulang dari sekolah beberapa waktu lalu, pas di tengah hutan hujan angin, ranting-ranting pada patah,” kata Deni (30) salah satu guru SD Wonolagi.

Warga kampung yang merasa memiliki SD Wonolagi

Menurut Sugiharjanto, Dusun Wonolagi hanya memiliki sekitar 60 Kepala Keluarga (KK). Sebagian warga bekerja di Kota Jogja. “Warga sini rasa memiliki sekolah sangat tinggi. Misalnya, di depan sekolah kalau hujan itu licin. Mereka berinisiatif untuk mengecor agar guru-guru tidak sampai jatuh,” katanya.

Sugiharjanto juga bersyukur, orang tua di Wonolagi peduli dengan pendidikan anak-anaknya. Meski jumlah siswanya sedikit, ia memastikan siswa SD Wonolagi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Lulusan SD Wonolagi kami pantau terus agar mereka bisa melanjutkan ke SMP. Kebanyakan mereka pilih di SMP 4 Playen dan sebagian di daerah Patuk. Kami juga pantau banyak yang berprestasi di SMP, terutama di olahraga voli,” kata Sugiharjanto.

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Biaya TK Swasta di Jogja Bisa Dapat 2 Honda BeAT, Orang Tua Pas-pasan Banting Tulang Demi Masukkan Anak

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 22 Februari 2024 oleh

Tags: gunungkidulpelosok gunungkidulSDSD Wonolagisekolah dasarsekolah terpencil
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana MOJOK.CO
Esai

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana

9 Februari 2026
sekolah negeri, sekolah swasta.SALAM, sekolah di Jogja. MOJOK.CO
Mendalam

Sekolah Negeri Makin Tak Diminati, Mengapa Sekolah Swasta Kian Seksi di Mata Orang Tua?

28 Januari 2026
Pembukaan Pameran Gelar Olah Rupa dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2025 di Gunungkidul MOJOK.CO
Kilas

“Kulonuwun Gunungkidul” Jadi Upaya Merawat Hubungan Sosial Lewat Olah Rupa, Bertamu Tak Sekadar Bertemu

11 Oktober 2025
Adoh Ratu Cedhak Watu jadi tema Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2025 di Gunungkidul MOJOK.CO
Kilas

Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2025: Menyerap Etosa Budaya Gunungkidul dalam Adoh Ratu Cedhak Watu

4 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
merantau di Jogja.MOJOK.CO

Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa

25 Februari 2026
Mekanisme beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri masih silang sengkarut, awardee cemas jadi "WNI" MOJOK.CO

Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi

23 Februari 2026
Wawancara beasiswa LPDP

Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

20 Februari 2026
THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.