Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Yang Diuntungkan dan Yang Terpinggirkan Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Jogja

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
21 Januari 2025
A A
Menu Makan Bergizi Gratis di sekolah Sleman, Jogja. MOJOK.CO

ilustrasi - menu makan siang bergizi gratis. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudah lebih dari sepekan Program Makan Bergizi Gratis berlangsung di sekolah-sekolah Sleman, Jogja. Tim Mojok mendapat kesempatan untuk mengamati pelaksanaan program tersebut di salah satu sekolah. Hasilnya? Tentu jauh dari kata “sempurna”.

***

Waktu baru menunjukkan pukul 9 pagi. Tetapi, ratusan siswa SD Negeri Sinduadi Timur, Sleman, Jogja, telah berhamburan keluar dari kelasnya. Mereka keluar untuk antre mengambil tepak atau tempat makan yang berada di depan kelas.

Setelah mengambil tepak makan satu persatu, para siswa kembali ke tempat duduknya dan meletakkan tepak makan itu di atas meja. Kemudian, mereka keluar lagi untuk mencuci tangan di keran depan sekolah. Selanjutnya, mereka mengeringkan tangannya dengan kain lap warna biru yang sudah tersedia dan kembali duduk di bangkunya masing-masing.

“Yang tertib ya,” ujar Sri Rejeki, salah satu guru yang mengawasi siswa-siswi kelas 2 tersebut.

Setelah semua siap, para siswa membuka tutup piring makan stainless di hadapannya. Ada yang ceria karena dapat menu tahu, telor, sayur, dan susu bantal–tak ada menu ayam. Ada pula yang terkejut dengan ukuran buah di dalamnya.

“Alamak, kecil sekali jeruknya,” ujar salah satu siswa, terkejut.

Kegiatan itu, menjadi rutinitas baru di sekolah tersebut setelah adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo. Sebelumnya, kami sudah minta izin kepada pihak sekolah untuk liputan atau wawancara. Sambutannya pun positif. Anak-anak juga tampak senang saat ditanya.

Untung bagi siswa SD di Sleman, Jogja

Nizam (8) memakan lahap menu Makan Bergizi Gratis yang diadakan pemerintah Prabowo-Gibran. Tak ada yang tersisa di piring makannya. Kecuali kuning telur yang sengaja ia sisakan untuk dimakan di akhir.

Setelah menghabiskan semuanya, dia langsung cuci tangan. Lalu meletakkan piring di atas meja yang sudah tersedia di depan kelas.

“Enak!” kata Nizam sambil menunjukkan susu bantal miliknya yang belum habis.

Siswa di SD Sinduadi Timur, Sleman, Jogja. MOJOK.CO
Para siswa di SD Sinduadi Timur, Sleman, Jogja. (Aisyah Amira Wakang/Mojok.co)

Nizam berujar selama ini tak pernah membawa bekal makan siang. Ia juga jarang sarapan. Biasanya kalau lapar dia lebih memilih beli di kantin sekolah atau membeli jajanan di depan sekolah. Biasanya, ia membeli mie instan, ice cream, atau sejenis snack untuk mengganjal perut.

“Dulu sanguku Rp10 ribu, sekarang jadi Rp7 ribu,” ujar Nizam yang tampak kecewa dengan pengurangan uang saku tersebut.

Begitu juga dengan Nevan (8), teman sekelas Nizam. Uang sakunya bahkan lebih kecil, yakni Rp4 ribu. Sama seperti Nizam, Nevan juga tak pernah membawa bekal.

“Ibu sibuk kerja,” ucap Nevan, salah satu siswa di SD Negeri Sinduadi Timur, Sleman, Jogja.

Tak hanya Nevan dan Nizam. Karena ada alasan tertentu yang melatarbelakanginya, Nindi juga mengaku tak pernah membawa bekal ke sekolah.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2025 oleh

Tags: makan bergizi gratismakan siang gratisprogram prabowosd di jogjasekolah di Sleman
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan
Sehari-hari

Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah

24 Februari 2026
makan bergizi gratis MBG.MOJOK.CO
Aktual

Omon-Omon MBG 99 Persen Berhasil, Padahal Amburadul dari Hulu ke Hilir 

19 Oktober 2025
Biang keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Yogyakarta MOJOK.CO
Aktual

Biang Keracunan MBG 426 Siswa SMAN 1 Yogyakarta, Menu Memang Tak Keliahatan Aneh tapi Waktu Masaknya Bermasalah

17 Oktober 2025
makan bergizi gratis MBG.MOJOK.CO
Aktual

Tutup Dapur SPPG dan Libatkan Kantin Sekolah adalah Solusi Atasi Krisis MBG

13 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
Honda Scoopy membawa maut saat dipakai mudik Surabaya ke Lumajang. MOJOK.CO

Alasan Saya Bertahan Pakai Honda Scoopy untuk Mudik Surabaya-Lumajang, meski Tertipu dengan Tampang dan “Fitur” Biasa Saja yang Menyiksa

25 Februari 2026
User bus ekonomi Sumber selamat pertama kali makan di kantin kereta api. Termakan ekspektasi sendiri MOJOK.CO

User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi

25 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
Denza D9 Bikin Alphard Terlihat Tua dan Tidak Menarik MOJOK.CO

Denza D9 Datang, Bikin Alphard Langsung Terlihat Tua dan Tidak Menarik: Pelajaran dari “Mobil China” yang Mengusik Singgasana Sang Raja

28 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.