Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Perkiraan Harga Jasa Bangun Rumah di Jogja: 250 Juta Sudah Bisa Dapat Rumah di Jogja, asalkan Punya Tanahnya

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
7 Juni 2024
A A
Perkiraan Harga Jasa Bangun Rumah di Jogja: 250 Juta Sudah Bisa Dapat Rumah di Jogja, asalkan Punya Tanahnya harga rumah di jogja

Perkiraan Harga Jasa Bangun Rumah di Jogja: 250 Juta Sudah Bisa Dapat Rumah di Jogja, asalkan Punya Tanahnya

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mitos konyol

Saya bertanya banyak hal pada Dimas terkait bangun rumah, salah satunya adalah kenapa banyak orang bilang bangun rumah di Jogja itu mahal.

Dimas menjawab, pertama dan paling utama adalah harga tanah. Kalau ini tidak usah ditanya lagi, siapa pun tahu kalau harga tanah di Jogja itu mahal, yang otomatis memengaruhi harga rumah. Yang kedua adalah, isu miring yang menerpa.

“Tukang Jogja dinilai lebih malas daripada Magelang dan sekitar. Lalu pemborong dipandang sering kasbon yang membuat biaya meledak. Ini diperparah mitos kontraktor itu pasti mahal karena ada profit yang diambil. Padahal dari semua itu, harga bangun rumah di Jogja dibanding daerah sekitar itu sama saja. Nggak beda jauh, lah.”

Isu tersebut kadang bikin dia kesulitan meyakinkan klien, ditambah mitos-mitos konyol seperti bangun rumah di bulan-bulan tertentu yang bikin biaya membengkak. Padahal lagi-lagi, itu perkara perencanaan yang tak matang.

Makanya, Dimas menyarankan untuk mending pakai kontraktor jika memang mantap bangun rumah di Jogja. Sebab, semuanya bisa dihitung dan dipertanggungjawabkan.

Pleret, Bangunjiwo, Bibis, dan Slarong

Saya lalu bertanya, apakah ada daerah di Jogja yang dianggap underrated. Underrated di sini adalah tempat yang sebenarnya sangat ideal untuk tempat tinggal, tapi jarang dilirik dan belum begitu banyak orang bangun rumah di situ.

Dimas menjawab Pleret, Bangunjiwo, Bibis, dan Slarong. Pleret dipilih Dimas karena secara infrastruktur, daerah ini sudah siap. Bangunjiwo sebenarnya sudah mulai laris, tapi Dimas bilang bahwa daerah ini kerap dianggap area buangan, padahal sudah ramai. Untuk Bibis dan Slarong, katanya masih sepi. Jadi jika ingin bangun rumah di Jogja, 4 daerah tersebut dianggap begitu ideal.

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA 5 Rahasia Beli Tanah dan Bangun Rumah di Jogja sebelum Umur 30 Tahun

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2024 oleh

Tags: harga rumah di jogjajasa bangun rumahjasa kontraktor jogjaJogjakontraktor rumah jogja
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Lontong dan kangkung, kuliner tua Lasem dalam khazanah suluk Sunan Bonang MOJOK.CO

Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan

21 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

20 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.