Penyintas Self Harm yang Berupaya Sembuh
Saat ketahuan melakukan self harm, sama ibuk malah diginiin, ‘Yaudah kalau mau mati, mati aja sekalian, jangan nanggung!’
Baca selengkapnyaDetailsSaat ketahuan melakukan self harm, sama ibuk malah diginiin, ‘Yaudah kalau mau mati, mati aja sekalian, jangan nanggung!’
Baca selengkapnyaDetailsSebagai perawat, Utami mengaku tidak lagi ada rasa takut atau patah hati karena pasiennya meninggal. Katanya, sudah terlalu banyak melihat...
Baca selengkapnyaDetailsKolapsnya rumah sakit membuat seorang pasien Covid-19 di Jogja terlunta-lunta. Ia 12 jam tidur bersama jenazah sebelum ikut meregang nyawa.
Baca selengkapnyaDetailsGerakkan tangannya cepat, memberikan instruksi berhenti atau lanjut bagi pengendara yang melintas di persimpangan atau hendak putar arah. Ia disebut...
Baca selengkapnyaDetails"Kita kubur saja jenazah sekalian supir sama ambulannya. Jancok, aku misuh sak misuhku dalam hati Mas. Lha, nggak bisa keluar...
Baca selengkapnyaDetailsAda banyak permintaan peti mati, tapi produsen tidak bisa memenuhi. Relawan donasi peti mati berharap pekerjaan mereka segera berhenti dan...
Baca selengkapnyaDetailsSetelah ‘diantrekan’ sejak pukul 03.00 hingga matahari terbit, hanya Fanny yang mendapatkan kuota vaksin. Tidak untuk temannya yang KTP-nya luar...
Baca selengkapnyaDetailsBagi yang ingin judi bola, di desa sebelah, ada yang namanya mitos cari wangsit dengan medium perantara hantu wewe gombel.
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.