Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Derita Punya Dosen Pembimbing Kelewat Baik dan Terniat, Mumet Bimbingan Setiap Hari dan Skripsi sampai 200 Halaman, Setelah Lulus Jadi Orang Linglung

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
23 Mei 2024
A A
Dosen Pembimbing Kelewat Baik Bikin Repot Mahasiswa MOJOK.CO

Ilustrasi - Dosen pembimbing kelewat baik bikin repot mahasiwa. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebagian besar mahasiswa akhir tentu mendambakan mendapat dosen pembimbing baik saat proses skripsi. Karena berharap skripsi berjalan lancar biar cepat lulus. Namun, dosen pembimbing yang kelewat baik dan niat ternyata malah bikin mahasiswa kewalahan.

Renaldi (25) dengan senang hati membagikan ceritanya berhadapan dengan dosen pembimbing yang kelewat baik dan niat, saat ia masih menjadi mahasiswa akhir di salah satu kampus besar di Surabaya, Jawa Timur.

Rizal sendiri mulai mengajukan skripsi pada semester 6, kira-kira pada tahun 2020. Ia berhasil di semester 7. Artinya ia lulus cepat: 3,5 tahun.

“Situasinya kan pandemi. Waktu itu aku pulang kampung ke Kediri, Jawa Timur. Karena saat itu aku belum kerja dan nggak punya kesibukan lain, ya udah ngerjakan skripsi aja,” ujar Renaldi, Kamis (23/05/2024) pagi WIB.

Dosen pembimbing ajak bimbingan tiap hari

Setelah judul ACC dari kaprodi dan dosen wali, Renaldi sebenarnya sangat sumringah saat tau siapa dosen pembimbing yang bakal membibingnya. Yaitu sosok dosen yang terkenal sangat baik di jurusan kampus Surabaya tempatnya kuliah.

Renaldi sebenarnya tak menarget lulus cepat. Pokoknya yang penting saat ia menghubungi, si dosen pembimbing merespons dan tidak mempersulit. Dan itu memang sudah terlihat saat pertama kali Renaldi menghubungi dosen pembimbingnya tersebut. Si dosen pembimbing menekankan, kapan pun Renaldi butuh ia akan stay.

“Terus saat bimbingan pertama bab 1, dosbingku tanya, aku mau santai apa cepet? Aku jawab santai kan. Tapi dosbingku ngajak cepet aja. Ya udah aku ikut,” kata mahasiswa Sejarah kampus Surabaya itu.

Tapi di luar dugaan Renaldi, ternyata si dosen pembimbing ngajak Renaldi bimbingan nyaris setiap hari. Karena memang hanya Renaldi satu-satunya mahasiswa yang dalam bimbingan si dosen pembimbing tersebut.

Sontak Renaldi agak kepontal-pontal. Bimbingan akan berlangsung di jam-jam setelah Zuhur. Alhasil, waktu Renaldi terasa amat padat. Ia akan mengerjakan skripsi di malam hari dan lanjut di pagi hari. Lalu siangnya bimbingan. Begitu terus siklus yang ia jalani selama masa skripsi.

Jarang revisi tapi dosen pembimbing minta halaman nambah terus

“Dosbingku nggak terlalu sering minta revisi. Kalau toh revisi paling typo-typo. Kalau konten bukannya disuruh revisi tapi malah minta ditambahai,” ungkap mahasiswa Surabaya yang kini juga bekerja di Surabaya ini.

Masalahnya, tambahan yang si dosen pembimbing minta tidak cuma dua/tiga halaman saja per bab. Tapi berlembar-lembar halaman. Harus rinci dan analitis kalau kata si dosen pembimbing.

Tapi bagi Renaldi sih malah terkesan bertele-tele. Dan tentu saja bikin mumet, karena bingung harus manjangin model bagaimana lagi. Hingga akhirnya skripsi garapan Renaldi nyaris menyentuh 200 halaman, persisnya 190 halaman.

“Di angka itu aku terus terang ke dosen pembimbingku, aku nggak sanggup, sudah mentok, tutur Renaldi.

“Dosbingku ketawa waktu aku bilang gitu. Katanya, skripsi dia malah nyentuh angka 300 halaman. Ya mohon maaf, kita kan nggak sama,” sambung mahasiswa Surabaya itu.

Iklan

Proses skripsi tersebut terasa sangat menguras energi Renaldi. Ia juga kurang tidur. Ya bagaimana bisa tidur jenak, nyaris setiap hari ia diburu revisi.

Baca halaman selanjutnya…

Lulus jadi orang linglung

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2024 oleh

Tags: dosen pembimbingdosen pembimbing baikjurusan sejarahkampus surabayaskripsiSurabayatips lulus cepatuniversitas di surabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO
Esai

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO
Ragam

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Adalah Daihatsu Sigra MOJOK.CO

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat

20 Januari 2026
Cara wujudkan resolusi 2026 dengan finansial yang baik. MOJOK.CO

Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026

19 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.