Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Sukamto Vs Danang Maharsa, Siapa Paling Serius Naikkan Gaji Guru Honorer di Sleman?

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
4 November 2024
A A
Menakar antara Sukamto atau Danang Maharsa yang Serius Naikkan Gaji Guru Honorer di Sleman MOJOK.CO

Ilustrasi - Menakar antara Sukamto vs Danang Maharsa, siapa paling serius ingin naikkan gaji guru honorer di Sleman. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Nasib guru honorer di Sleman menjadi salah satu perhatian dalam debat Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sleman antara Sukamto (nomor urut 1) dan Danang Maharsa (nomor urut 2) pada Minggu (3/11/2024) malam WIB.

Per Juli 2024, ada total sebanyak 9.500 guru berstatus honorer di Sleman, Jogja. Dari total tersebut, mayoritas masih bergaji kecil: berkisar ratusan ribu rupiah.

Iklan

Lantas, upaya seperti apa yang bakal dilakukan oleh masing-masing Cawabup untuk menjamin kesejahteraan guru honorer di Sleman jika mereka terpilih?

Mencarikan dana tambahan untuk gaji guru honorer di Sleman

Sukamto menyebut, guru menjadi salah satu variabel penting kaitannya dengan masa depan suatu bangsa dan negara. Oleh karena itu, dia berwacana akan mencarikan dana untuk menaikkan gaji guru honorer di Sleman.

Sukamto tak menyebut angka pasti berapa yang berani dia janjikan kepada para guru honorer di Sleman. Akan tetapi, pasangan dari Kustini Sri Purnomo itu menjanjikan upaya-upaya pencarian dana tambahan.

“Kami (Sukamto dan Kustini) akan menaikkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) atau APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” ujarnya seperti dikutip dari siaran langsung di kanal YouTube KPU Sleman.

Selain itu, Sukamto mengatakan akan mencoba meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi DIY maupun Pemerintah Pusat agar turut memberi bantuan keuangan khusus untuk menaikkan gaji guru honorer di Sleman.

Gaji guru honorer di Sleman tak lagi ratusan ribu

Di pihak lain, Danang Maharsa mengaku bahwa dalam setiap kunjungannya ke masyarakat, dia kerap mendengar keluhan dari para guru honorer.

“Pak, ini kapan (gajinya) naik?” Begitu kira-kira pertanyaan dari beberapa guru honorer yang kerap Danang Maharsa temui.

Nuraninya tersentuh. Oleh karena itu, Danang menegaskan akan berupaya agar tidak ada lagi guru honorer di Sleman bergaji cuma ratusan rupiah.

“Kami (Danang dan Harda) akan menaikkan minimal sesuai dengan UMK, sesuai dengan kemampuan daerah,” tegasnya.

Jika merujuk pada Badan Pusat Statistik (BPS), Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sleman untuk tahun 2024 ini sebesar Rp2,3 juta. Maka, harusnya tidak jauh-jauh dari angka itu lah yang bakal guru honorer di Sleman terima berdasarkan janji dari Danang Maharsa.

“Caranya, mengubah aturan terkait pemberian insentif dan disesuaikan dengan aturan Pemerintah Pusat untuk mendidik anak-anak kita menjadi generasi emas,” sambung Danang.

Iklan

Sebab, lanjut Danang, jika kesejahteraan guru honorer diperhatikan, maka mereka semangat mengajar sehingga kelak bisa mencetak generasi-generasi emas.

Di samping itu, selama ini memang tidak ada regulasi atau Undang-Undang yang jelas yang mengatur besaran gaji guru honorer. Oleh karena itu, selain urusan nominal gaji, pasangan Harda Kiswaya itu ingin menyentuh bagian akarnya: regulasi.

Perihal sertifikasi dan siapa paling serius?

Kenikan gaji guru honorer sebelumnya telah ditekankan oleh Presiden RI yang baru, Prabowo Subianto. Dia bahkan menjanjikan kenaikan hingga Rp2 juta per orang.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyebut, program kenaikam gaji guru honorer di Indonesia akan direalisasikan pada 2025 mendatang.

“Sedang kita hitung karena nanti nominalnya tidak sama. Sehingga, kita harus hitung betul jangan sampai mereka yang berhak tidak menerima, tetapi yang tidak berhak malah menerima,” ujar Mu’ti kepada awak media di Jakarta pada Rabu (30/10/2024).

Terkait nominalnya, Mu’ti belum bisa membukanya sekarang. Namun, yang jelas, angkanya bisa berbeda-beda antara satu guru honorer dengan guru honorer yang lain.

Sebab, ketentuan kenaikan gaji tersebut nantinya diberikan berdasarkan sertifikasi sebagai kualifikasi seorang guru honorer layak menerima kenaikan gaji atau tidak.

Sayangnya, baik Sukamto maupun Danang Maharsa memang tidak menyentuh persoalan sertifikasi dalam debat mereka. Namun, dari wacana-upaya menaikkan gaji guru honorer di Sleman yang mereka paparkan, siapa kira-kira yang terlihat paling serius ingin mensejahterakan nasib guru honorer di Sleman?

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Guru Honorer Temanggung Totalitas dan Serius Ngajar meski Gaji Nggak Sampai Rp500 Ribu, Malah Dimusuhi karena Dianggap Bikin Repot Guru PNS Bergaji Lebih Besar tapi Nggak Niat Ngajar

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

 

 

 

 

Terakhir diperbarui pada 4 November 2024 oleh

Tags: danang maharsagaji guru honorerguru honorerguru honorer slemanharda danangpilkada slemanslemansukamto
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO
Kabar

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO
Pendidikan

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO
Kabar

JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

8 Mei 2026
SMARAI rilis album "Semai" berisi tentang perjuangan hidup, salah satunya perjuangan guru honorer MOJOK.CO
Kilas

Potret Himpitan Hidup Guru Honorer dalam Lagu “Optimis” di Album “Semai”, SMARAI Ajak Belajar Menghadapi Kesulitan dan Kegagalan

7 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.