ADVERTISEMENT

Mentalitas di Audisi Umum PB Djarum 2026: Gagal Berkali-kali Justru Jadi Alasan Terus Menempa Diri

Aldi Aprian Nugraha atlet putra KU 12 asal Kota Semarang sukses meraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 MOJOK.CO

Setelah melewati rangkaian seleksi selama lima hari (9-13 September 2026), GOR Djarum Jati Kudus akhirnya menjadi saksi bakat-bakat terpilih untuk selangkah lagi ke PB Djarum. 

Sebanyak 36 pebulutangkis muda—dari berbagai daerah—berhasil meraih Super Tiket di Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026, usai bersaing dengan ribuan talenta lainnya. Terdiri dari 18 atlet putra dan putri yang lolos melalui jalur turnamen di tiga kelompok usia ( U-11, KU-11 dan KU-12) baik putra dan putri. Sementara 18 atlet lainnya memperoleh Super Tiket berdasarkan hasil pemantauan Tim Pencari Bakat PB Djarum.

Gemuruh mengiringi momen pengumuman tersebut, bercampur antara teriakan bahagia (bagi yang mendapat Super Tiket) dan tangisan mereka yang terhenti langkahnya. 

Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 memang penuh persaingan ketat. 1.601 atlet muda—KU-11 dan KU-12—sama-sama datang dengan membawa tekad dan semangat besar untuk menembus PB Djarum. 

Tidak sedikit peserta audisi adalah “para pejuang” dari edisi-edisi sebelumnya. Gagal di edisi sebelumnya, mereka datang kembali ke GOR Djarum Jati Kudus dengan skill yang sudah semakin matang usai melalui latihan yang lebih keras. 

Para atlet bulu tangkis muda penerima Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus. (Dok. PB Djarum)

Dulu terhenti di awal, datang lagi langsung melesat

Misalnya Aldi Aprian Nugraha di nomor KU-12 Putra. Di edisi 2025, langkah Aldi bahkan terhenti sejak di fase screening. Namun, di edisi 2026, pebulutangkis muda asal PB Mustika Ungaran Jawa Tengah tersebut sukses mengamankan Super Tiket setelah mengalahkan Abidzar Al Ghifari asal Bandung, Jawa Barat di hari terakhir turnamen.

“Sejak tahun lalu, Saya fokus latihan, memperbaiki kekurangan, makan juga dijaga jangan sampai telat dan nggak boleh sering pegang handphone,” ungkap Aldi. 

“Makanya sekarang senang sekali bisa lolos tahap turnamen. Sekarang saya harus mempersiapkan diri supaya bisa lebih bagus lagi pada saat di karantina,” sambungnya. 

Aldi Aprian Nugraha atlet putra KU 12 asal Kota Semarang sukses meraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026. (PB Djarum)

Bahkan ada pula yang sempat gagal menembus PB Djarum beberapa kali, tapi masih terus mencoba lagi. Salah satunya Muhammad Ramdani Mubarok, atlet asal Bandung yang pernah tiga kali gagal (pada edisi 2023, 2024, dan 2025).

Pada edisi 2025 lalu, Ramdani terhenti pada tahap eliminasi kedua di masa karantina. Salah satu penyebabnya adalah postur tubuh yang dinilai tim PB Djarum belum memenuhi kriteria. Hal tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bagi Ramdani dan keluarganya agar dirinya dapat terus mengejar impian menjadi atlet PB Djarum.

Setibanya di kampung halaman, Bandung, Ramdani berdiskusi dengan kedua orang tuanya. Mereka kemudian memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter gizi setiap sebulan sekali guna mendapatkan arahan mengenai pola makan dan kebutuhan gizinya.

“Tahun lalu berat badan 32 kg dan sekarang jadi 42 kg. Terus tinggi badan awalnya kurang dari 140 cm dan sekarang jadi 142 cm,” ungkap Ramdani.

“Sejak itu juga saya berhenti makan makanan yang tidak sehat seperti mi instan, ciki (makanan kemasan), dan saya menerapkan pola makan sehat sesuai anjuran dokter gizi. Meskipun awalnya berat, tetapi saya jadi terbiasa,” lanjut pebulutangkis muda dari PB Victory Bandung tersebut.

Di edisi tahun ini, Ramdani memastikan diri melaju ke tahap karantina setelah pada laga terakhir babak perempat final, Minggu (13/9/2026), mengalahkan Feliks Zebua dari Kayp1 Champion Academy dengan skor 22-20, 12-21, 21-18.  “Saya kali ini merasa lebih kuat dan saya yakin bisa mengikuti program latihan yang sudah ditentukan oleh pelatih PB Djarum. Saya akan lebih disiplin lagi di asrama,” tegas Ramdani.

Muhammad Ramdani Mubarok, atlet bulu tangkis asal Bandung yang menerima Super Tiket. (PB. Djarum)

Perjuangan belum berakhir

Para pebulutangkis muda yang lolos fase turnamen Audisi Umum PB Djarum memang tidak bisa langsung berpuas diri. Langkah mereka memang tinggal selangkah lagi menuju PB Djarum. Namun, di situlah tantangan terberatnya. 

Selepas lolos fase turnamen, selanjutnya para atlet bulu tangkis muda itu akan menjalani karantina selama empat pekan di asrama PB Djarum, Kudus. Semasa itu, mereka akan menghadapi dua kali fase eliminasi yang bertujuan melihat bakat dan mentalitas atlet. 

Mereka yang lolos Tahap Karantina lah yang akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan bergabung sebagai atlet binaan PB Djarum.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, bahwa Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 bukanlah akhir. 

“Perjuangan belum berakhir karena masih ada fase karantina. Jadi, semua peserta harus mempersiapkan diri lebih matang lagi mulai dari fisik hingga mental,” tutur Sigit.

“Tetap disiplin, terus memberikan yang terbaik dan ikuti arahan pelatih,” imbuhnya. 

Sementara untuk peserta yang belum berhasil meraih Super Tiket, Sigit berpesan agar tidak berkecil hati. Pasalnya, kesempatan untuk bergabung dengan PB Djarum selalu terbuka.

“Meskipun sudah berapa kali gagal, suatu saat mungkin akan bisa berhasil. Tidak menutup kemungkinan dua atau tiga tahun ke depan apabila kalian berlatih dengan giat, akan menjadi yang terbaik,” tekannya, karena memang begitulah yang terjadi di Audisi Umum PB Djarum. Mereka yang sebelumnya gagal, datang lagi dengan kekuatan yang jauh lebih besar. 

Lebih dari itu, Sigit mengaku bangga dengan kegigihan para pebulutangkis muda yang berjuang habis-habisan dalam proses seleksi guna menembus gerbang masuk menjadi atlet binaan PB Djarum. Menurut juara All England 2003 itu, Audisi Umum bukan hanya proses seleksi, tapi juga tolok ukur bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan dan mentalitas bertanding.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, pun tidak luput mengapresiasi antusiasme para peserta terhadap penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026.

Lebih lanjut, Yoppy juga berpesan agar para atlet-atlet muda tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang lebih tinggi begitu masuk ke Tahapan Karantina.

“Kami mengapresiasi kepada orang tua, pelatih, dan anak-anak atlet usia dini yang selalu menanti penyelenggaraan Audisi Umum. Itu artinya, kaderisasi mata rantai bulutangkis Indonesia tetap terpelihara dengan baik,” ucap Yoppy. 

“Selamat untuk yang lolos ke Tahap Karantina, tapi ini baru permulaan karena tantangan selanjutnya akan semakin berat. Bahkan, jika nanti masuk PB Djarum pun level persaingannya akan lebih tinggi lagi. Jadi para peserta harus bersiap,” tutupnya. 

Daftar penerima Super Tiket Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026

Adapun 38 atlet bulu tangkis muda yang yang mendapat Super Tiket di edisi kali ini antara lain: 

Super Tiket Jalur Turnamen:

U-11 Putri

  1. Selena Arraya Prasetyo – Sukoharjo (PB PMS Solo)
  2. Ailsie Elaina Sembiring – Kota Bogor (PB Champion Kudus)

KU 11 Putri

  1. Anindita Khaira Wilda – Kota Bekasi (non klub)   
  2. Farisa F. Zafiranihall Sya’bani Setiawan – Kota Mojokerto (PB Griya Bugar Yogyakarta)

KU 12 Putri

  1. Fiona Ayundya Putri Berlian – Kota Semarang (PB Arista Semarang)
  2. Syarifah Adshila Nugroho – Sleman (PB Champion Reborn Jogja)

U-11 Putra

  1. Zayn Abdullah Rajendra – Penajam Paser Utara (PB Champion Kudus)  
  2. Muhammad Deffran Alfarraz – Cirebon (PB Pandawa)n
  3. Kentaro Javas Kaivan Tsaqib – Kebumen (PB Champion Kebumen)
  4. Ghaozan Gaffi Algibran – Bekasi (PB Champion Kudus)

KU 11 Putra

  1. Ashoka Putra Arvita – Kota Semarang (Altrec Semarang)
  2. Azka Adhitama – Bekasi (PB Bhinneka 2)
  3. Jethro Alexander Kemas – Kota Palembang (Five Stars Badminton Club)
  4. Muhammad Marus Sulaiman – Pekalongan (PB Champion Kudus)

KU 12 Putra

  1. Aldi Aprian Nugraha Aldi Aprian Nugraha – Kota Semarang (PB. Mustika Ungaran)
  2. Fawwaz Sani Adhipramana – Ponorogo (PB PMS Solo)
  3. Baron Baswara Putra – Kota Yogyakarta (PB Champion Reborn Jogja)
  4. M. Ramdani Mubarok – Bandung (PB Victory Bandung)

Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat:

U-11 Putri

  1. Adibha Fitria – Kota Samarinda (PB Champion Kudus)
  2. Sanabila Niyaz Faza – Kota Tangerang (PB Champion Bogor)
  3. Vicky Lee Alison – Tegal (PB Sinar Mutiara)
  4. Chloe Levona Willie – Kota Bandung (Ade Badminton Club Bandung)

KU 11 Putri

  1.  RR. Arnetta Safara Bilqish Sholeh – Kota Yogyakarta (Eko Febrianto)

KU 12 Putri

  1. Lilianne Andrea Octaviany – Kabupaten Sintang (PB Champion Klaten)
  2. Stefanie Tricia Laiman – Kabupaten Klaten (PB Champion Klaten)
  3. Karenina Putri Inka Azzahra – Kabupaten Kendal ((Altrec Semarang)
  4. Karina Frederika Putri Loen – Kota Depok (PB Champion Dakota)

U-11 Putra

  1.  Moreno Putra Zhulkifli – Kota Balikpapan (PB Cahaya Indonesia)
  2.  Wijaya Putra Sugiharto – Kabupaten Sidoarjo (PB Champion Klaten)
  3. Arjuna Azka Aldrich – Kabupaten Sragen (PB Sukowati)

KU 11 Putra

  1. Azka Azfar Rabbani – Kabupaten Purworejo (PB Garuda Jaya)
  2. Muh. Rifky Harimurti Ramadhan – Kabupaten Kolaka (PB Champion Kudus)

KU 12 Putra

  1. Feliks Zebua – Kabupaten Bogor (KAYP1 Champion Bogor)
  2. Ghian Ahza Danish Adinata – Kota Surakarta (PB PMS Solo)
  3. Muhadad Al Azzam – Kota Bandung (Jingga Badminton Academy)
  4. Raziq Sahala – Kabupaten Banjarnegara (PB Delta Klampok)

 

BACA JUGA: Jatuh-Bangun hingga Lengan Berdarah, Upaya Tak Surut Anak Daerah demi PB Djarum Kudus atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

Terakhir diperbarui pada 13 September 2026 oleh .

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Exit mobile version