Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Heran sama Latihan Pencak Silat yang Keras-kerasan hingga Jadi Biang Kerusuhan, di Tapak Suci Keras tapi Harus Empati

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
8 Juli 2025
A A
Tapak Suci, perguruan anti rusuh. MOJOK.CO

ilustrasi - latihan silat Tapak Suci. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Dari sini, saya bisa baca karakter kalian,” kata pelatih saya seketika usai botol minum itu habis, dan mulailah ia menceritakan alasannya mengapa kami harus minum satu botol air dan dibagi-bagi. 

Iklan

Rupanya, ini juga bentuk sanksi kecil-kecilan untuk kami karena di antara kami ada yang tidak membawa botol minum. Padahal, air minum menjadi kebutuhan wajib yang harus dibawa saat latihan. 

“Kalian harus ingat untuk saling peduli. Saya yakin mungkin tadi ada yang ragu-ragu mau minum seteguk-seteguk tapi memutuskan minum cuman satu botol karena takut yang lain nggak kebagian,” kata pelatih Tapak Suci saya melanjutkan. Saya langsung melongo karena merasa ditunjuk sebagai orang itu.

“Tapi mungkin ada juga yang mbatin, karena ternyata ada teman kalian yang minum lebih dari setengah botol sangking hausnya. Tapi sekali lagi, saya salut karena kalian tidak marah. Mungkin saat melihat wajah pucat pasi teman kalian, kalian jadi ingin memberi lebih,” lanjutnya.

“Nah, itu yang saya inginkan. Anggaplah teman latihan kalian di sini sebagai saudara.”

Kok bisa teraniaya karena silat?

Jika saya pikir kembali, metode pelatihan coach kami memang sering begitu. Jika ada salah satu dari kami melakukan kesalahan, yang lain juga harus kena agar saling mengingatkan. Kecuali, kalau evaluasi secara individu. Pun jika ada yang gagal dalam pertandingan, yang lain harus menyemangati.

Oleh karena itu, saya cukup kaget saat melihat berita viral dari pesilat. Bukan karena prestasinya, tapi atas kegaduhannya. Misalnya, kejadian oknum pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang mengeroyok penjual nanas di Gresik hingga tewas.

Lalu, seorang pesilat Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa (PN) yang membacok sekelompok oknum perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti di Jombang.

Teranyar, seorang remaja berinisial MPS (17) asal Boyolali, Jawa Tengah yang tewas saat mengikuti latihan silat. Pemuda itu meninggal saat mengikuti latihan silat pada Kamis (22/5/2025) dini hari atau sekitar pukul 00.30 WIB di tempat latihannya. 

Polres Boyolali telah menetapkan seorang pelatih silat sebagai tersangka, karena menendang dada korban satu kali, sebelum korban meninggal. Menurut kesaksian teman-teman korban, korban sempat terjatuh dan meringis kesakitan sambil memegangi dada, hingga dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong. 

Miris. Batin saya saat itu. Karena, meski hanya mengikuti latihan Tapak Suci secara singkat, saya paham bela diri sejatinya mengajarkan kami soal akhlak bukan kekerasan. Seperti kata pelatih Tapak Suci, Bowo Saputro, yang pernah Mojok wawancara.

“Di perguruan kami, tidak mengejar banyak pendekar supaya terlihat ‘wah’. Lebih menekankan pemahaman gerak beladiri yang matang dan juga akhlaknya,” terangnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza 

BACA JUGA: Kapok Berurusan dengan PSHT: Dihajar “Tanpa Ampun” saat Latihan, Babak Belur Dikeroyok Gara-gara Hal Sepele atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2025 oleh

Tags: latihan pshtlatihan silatpagar nusaperguruan silatperguruan silat muhammadiyahPSHTtapak suci
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Tapak Suci Unair. MOJOK.CO

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Jadi manusia paling apes dan ironis: Punya kakak PSHT fanatik dan bapak kru sound horeg sampai batin tertekan MOJOK.CO

Nasib Jadi Manusia Paling Apes dan Ironis: Punya Kakak Fanatik PSHT dan Bapak Kru Karnaval Sound Horeg, Hari-hari Batin Tersiksa

15 Agustus 2025
4 Sisi Terang PSHT: Ternyata Ada, Sebelumnya Terkubur Dosa MOJOK.CO

Dosa PSHT Memang Banyak, Bahkan Saya Pernah Mereka Ancam, tapi Selesai dengan Baik Bukti Ada Juga Sisi Terang Organisasi Silat Ini

1 Agustus 2025
PSHT vs Tapak Suci. MOJOK.CO

PSHT dan Tapak Suci, Sama-sama Ajarkan Budi Pekerti Luhur tapi Satu Dikenal Biang Rusuh dan Satu Lagi Anti Tawur

29 Juli 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Saat Kemerdekaan RI Belum Bisa Dirasakan Buruh. MOJOK.CO

Saat Kemerdekaan Belum Bisa Dirasakan Kelompok Buruh dan Pekerja

17 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Agustusan momen bikin mahasiswa KKN kelihatan jadi orang bingung, kalah pamor dengan anak muda Karang Taruna desa MOJOK.CO

Momen Agustusan bikin Mahasiswa KKN di Desa Jadi Orang Bingung, Lebih Sigap Karang Taruna

17 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
ilustrasi ketua pemuda

Jabatan Ketua Pemuda di Kampung itu Gagah, Tapi Ngenes Karena Dianggap Bisa Menyelesaikan Semua Masalah

20 Agustus 2026
Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.