Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Saat Salah Klik Berujung Derita Kuliah 7 Tahun di ITS Surabaya, Dua Mahasiswa Merana

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
8 Maret 2024
A A
mahasiswa its surabaya.MOJOK.CO

Ilustrasi mahasiswa (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ini kisah para mahasiswa ITS yang terpaksa harus hidup dan mencintai kehidupan di Surabaya lebih lama. Sampai jelang batas waktu studi berakhir, tugas akhir belum bisa dituntaskan. Semua berawal dari kemalasan hingga nasib sial salah klik saat mendaftar.

Kisah ini tentang Mabrur* (25)  Ando* (25) yang sama-sama angkatan 2017. Cerita dari keduanya, adalah salah satu pengalaman paling unik mewawancarai mahasiswa angkatan tua. Mabrur, pertama kali Mojok wawancara pada September 2023 silam.

Iklan

Saat itu ia sedang gundah. Progres tugas akhirnya lambat padahal sudah 13. Temannya di jurusan tinggal tersisa 4 termasuk dirinya. Sehari-hari, Mabrur lebih banyak mendekam di kamar kos. Sebab, temannya sudah tidak sebanyak dulu lagi.

Dulunya ia terbilang aktif di pergaulan dan organisasi. Namun, hal itu tidak terjadi di dalam kelas. Ia sempat banyak bolos. Alasannya, Mabrur memang setengah hati masuk ITS.

Padahal, ia berkuliah di salah satu jurusan dengan selektivitas tertinggi di ITS. Selain itu, ITS masuk 10 kampus terbaik di Indonesia berdasarkan sejumlah riset.

Namun, hati Mabrur sebenarnya ingin ke IPB mengambil jurusan berbau ilmu kehutanan. Jauh-jauh sampai terlempar ke ITS Surabaya musababnya karena hal yang mungkin agak di luar nalar kebanyakan orang. Salah klik saat mendaftar lewat jalur beasiswa.

Saat masa pemberkasan beasiswa di masa libur sekolah ia banyak tinggal di rumah. Rumahnya kebetulan berada di kawasan yang terpencil dengan jaringan internet sulit.

Masih lekat dalam ingatan, Mabrur sempat harus menunggu lama untuk mendapatkan surat rekomendasi dari sekolah untuk kebutuhan adminisitrasi beasiwa. Sambil menunggu, ia mengisi beberapa bagian dari formulir online yang bisa ia lengkapi terlebih dahulu.

Perkara salah klik yang membuat terdampar di ITS Surabaya

Termasuk mengisi jurusan pilihan. Saat itu, ia yakin betul sudah memilih IPB sebagai destinasi studi. Namun, setelah itu ia penasaran dengan pilihan-pilihan lain yang ada di drop menu.

“Aku coba lihat-lihat pilihan lain jurusan. Sempat aku klik beberapa jurusan itu tapi akhirnya aku ubah lagi jadi di IPB,” ujarnya. Salah satu pilihan yang sempat ia klik karena penasaran adalah ITS.

Beberapa waktu berselang, saat finalisasi data, ia baru tercengang. Pasalnya, saat mencetak formulir pendaftaran untuk tes ternyata pilihan yang tertulis ITS alih-alih IPB.

Meski merasa kesal, ia tetap mengikuti proses ujian. Di momen yang sama ia akhirnya mendaftarkan diri di IPB dengan jalur mandiri untuk jaga-jaga.

Tak lama kemudian, Mabrur dinyatakan lolos beasiswa. Tenggat menuju daftar ulang yang mepet membuatnya memutuskan untuk mengambil kesempatan kuliah di ITS. Selain kuliah gratis ia juga bisa mendapat uang bulanan yang bisa memenuhi kebutuhan hidup. Sayang untuk ia lewatkan.

Kondisi itulah yang membuatnya menjalani lebih dari separuh masa kuliah dengan setengah hati. Lebih memilik aktif organisasi dan nongkrong ketimbang menyeriusi urusan akademik. Hingga akhirnya, ia terpaksa harus bertahan di sana hingga semester 13.

Iklan

“Sebenarnya, jujur aku nggak terlalu suka Surabaya. Nyaman di sini karena teman tapi mereka pun sudah pergi semua,” ujarnya.

wisuda its.MOJOK.CO
Ilustrasi wisuda (Pang Yuhao/Unsplash)

Mabrur masih terlena dengan kemalasan, hingga, dosen pembimbingnya memberikan tuntutan agar bisa sidang di akhir semester 13. Akhirnya, hampir setengah tugas akhirnya rampung dalam kurun waktu sebulan. Ia pun lulus dengan cerita unik. Bertemu teman seangkatan di ruang sidang. Namun, status temannya sudah menjadi dosen.

Baca halaman selanjutnya…

Saat Mabrur mendatangi kos, semangati Ando yang belum lulus hingga semester 14

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 April 2024 oleh

Tags: ITSmahasiswa itsSurabayawisuda
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO
Esai

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO
Sosok

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO
Eksplor

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kesehatan mental dan stigma odgj mojok.co

Indonesia Darurat Depresi pada Remaja: Jangan Pernah Takut Mencari Bantuan Masalah Kesehatan Mental

31 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Desa adalah Tempat Ideal Buat Nine to Five: Gaji “Utuh”, Mental Sehat, asalkan Memegang 3 Prinsip Ini

28 Juli 2026
Akademisi UGM kritik RUU Sisdiknas karena belum menjawab tantangan pendidikan nasional di masa mendatang MOJOK.CO

RUU Sisdiknas Dinilai Belum Jawab Tantangan Pendidikan hingga Menyoal Relevansi Perguruan Tinggi Kedinasan

28 Juli 2026
cut off pertemanan. MOJOK.CO

10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan

31 Juli 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Korupsi makin parah, MUI dorong hukuman mati bagi koruptor MOJOK.CO

Kasus Korupsi di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, MUI Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor

28 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.