Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Partai Republik Menggugat KPU ke PN Jakpus, Siapa Mereka?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
16 April 2023
A A
Siapa Partai Republik. MOJOK.CO

Ilustrasi Partai Republik

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai Republik menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Partai ini berharap bisa masuk sebagai peserta Pemilu 2024.

Gugatan Partai Republik terdaftar dengan nomor 245/PDT.G/2023/PN.JKT.PST pada Kamis (13/4/2023). Selain menuntut agar masuk sebagai peserta, ini juga meminta ganti rugi masing-masing Rp1,5 miliar ke KPU RI dan Bawaslu RI. Totalnya Rp3 miliar.

Dalam gugatannya, Partai Republik menilai KPU dan Bawaslu tidak cermat, teliti dan profesional dalam melakukan administrasi sehingga mereka tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2024. Hal tersebut dinilai melawan hukum.

Profil dan perjalanan Partai Republik

Partai Republik berdiri setelah kejatuhan Orde Baru pada 21 Mei 1998. Partai yang kini dinahkodai oleh Ketua Umum Suharno Prawiro dan Sekretaris Jenderal Heru Bahtiar Arifin ini pernah berpartisipasi dalam Pemilu 1999. Hanya saja, pada saat itu tidak mampu meraih suara sesuai ambang batas pemilu.

Partai Republik sempat menggelar Kongres I pada 17 Agustus 1998 di Asrama Haji Cempaka Putih sebelum vakum. Kongres II baru digelar beberapa tahun setelahnya, yakni pada 2003. Keputusan kongres pada saat itu, mereka tidak akan mengikuti Pemilu 2004.

Di bawah kepemimpinan baru Ahmad Yani Wahid, para pengurus justru membentuk partai baru, yakni Partai Demokrat. Selanjutnya, mereka justru mendeklarasikan diri sebagai Relawan SBY dengan nama Tim Krishna. Tim ini dideklarasikan dalam Silaturahmi Nasional Tim Relawan SBY.

Pada 2008 ini kembali mendaftarkan diri kembali ke Departemen Hukum dan HAM. Mereka tidak maju pada Pemilu 2009 karena keterbatasan waktu. Baru pada 2014 partai mendaftar sebagai peserta Pemilu. Namun, niatan itu gagal karena mereka tidak lolos verifikasi administrasi.

Kepengurusan ditata kembali pada 2016. Saat itu, Ketua Umum Partai Republik Suharno Prawiro berupaya mengumpulkan data kepengurusan dan keanggotaan sistem informasi parpol. Partai kembali mencoba mendaftarkan sebagai calon peserta di Pemilu 2019, tapi masih juga gagal.

Tak lolos verifikasi faktual

Partai yang menggunakan logo burung Garuda itu mencoba berlaga di Pemilu 2024. Pada Jumat 12 Agustus 2022, Suharno membawa masa datang ke KPU RI untuk mendaftarkan partai Republik. Pada saat itu mereka optimis bisa lolos dan menargetkan 5 persen kursi di DPR RI.

Partai Republik menjadi satu dari 40 parpol yang mendaftar untuk Pemilu 2024. Nama partai tercantum dalam pengumuman 14 September 2022, mereka menjadi bagian dari 24 parpol yang lolos verifikasi administrasi. Hanya saja partai ini gagal menembus verifikasi faktual yang diumumkan pada 14 Oktober 2022. Pada saat itu hanya 18 parpol yang dinyatakan lolos sebelum akhirnya mengerucut menjadi 17 parpol yang dinyatakan lolos menjadi peserta Pemilu 2024.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Ini Sebab Perempuan Muda Tak Percaya Diri Buat Terjun ke Politik dan tulisan menarik lainnya di Kanal Pemilu.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2023 oleh

Tags: Kanal Pemilupartaipartai republikPemilu 2024politik
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti
Video

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti

28 Oktober 2025
Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai
Video

Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai

25 Oktober 2025
Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP
Video

Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP

20 Mei 2025
Dwifungsi ABRI dan Ambisi Kuasa di Luar Barak
Video

Dwifungsi ABRI dan Ambisi Kuasa di Luar Barak

10 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional Prambanan.MOJOK.CO

Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional di Candi Prambanan

22 Juli 2026
Perilaku meresahkan pengunjung di Indomaret Point Coffee MOJOK.CO

Ngopi Enak di Indomaret Point Coffee Jadi Terganggu karena Perilaku Pengunjung yang Meresahkan tapi Tak Sadar Diri

24 Juli 2026
Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.