Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Marah Bendera Indonesia Terbalik, tapi Tidak Tahu Bendera Thailand Kayak Apa

Redaksi oleh Redaksi
21 Agustus 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Berani-beraninya Malaysia bikin perkara dengan bendera Indonesia di bulan paling patriotik buat warga Indonesia! Di acara SEA Games yang harusnya mempererat persahabatan sesama negara anggota ASEAN, tuan rumah Malaysia malah salah cetak bendera Indonesia di buku panduan tamu. Terbalik! Bendera Indonesia jadi bendera Polandia! Dipikir kantor sekretariat ASEAN ada di Warsawa?!

Ups, jangan marah-marah dulu. Nota diplomatik sudah dikirim dari Jakarta ke Kuala Lumpur, jadi kita coba tenang dan berpikir saja, kok bisa ya negara tetanggaan, yang warga negaranya seliwar-seliwer ke ibu kota masing-masing dan saling ekspor acara TV, selebritas, sampai jajanan kemasan itu lupa bendera tetangganya macam apa?

Iklan

Sambil mikirin itu, mari simak komentar-komentar netizen soal insiden bendera terbalik berikut.

Ronny Agustinus: Kesalahan fatal pencetakan gambar bendera Indonesia terbalik di buku suvenir SEA Games semakin menunjukkan bahwa Asia Tenggara hanyalah kumpulan negara yang tak saling mengenal antartetangga meski terletak di kawasan geografis yang sama. Orang-orang “NKRI harga mati” yang lekas sepanengan itu juga belum tentu tahu kalau disuruh kasih tunjuk yang mana bendera Birma atau bendera Thailand.

Haryo Setyo Wibowo: Beberapa tahun lalu tidak cuma negara jiran yang terbalik benderanya. Vietnam, Filipina, dan Myanmar pun terbalik dalam pemasangannya saat SEA Games di Palembang. Apa itu disengaja Indonesia? Apa sekarang aksi balasannya? Orang kok negatif terus mikirnya ….

Mohammad Ali Ma’ruf: Kita marah bendera kita dibalik, tapi kok ya ada yang “membalas” dengan membalik 8 bendera negara lain.

Agus Mulyadi: Ayo, Pak Jokowi, jangan ragu jadikan Sabah dan Sarawak sebagai provinsi ke-35 dan 36 Indonesia …. Rebut Upin-Ipin, naturalisasi Siti Nurhaliza dan Saleem Iklim. Pembalasan harus lebih kejam.

Moh. Habib Asyhad: Bendera Indonesia terbalik di buku panduan SEA Games 2017, orang-orang lalu berteriak, “Ganyang Malaysia!” Bebas, silakan. Kalian mungkin tidak punya bapak, ibu, cacak, adik, paklek, pakdhe, tetangga, teman ngaji, teman angon yang jadi TKI di sana. Kalau saya sih masih mikir-mikir.

Aldo Zirsov: Sebagai warga negara Indonesia, saya protes keras kepada Malaysia, kenapa bendera Polandia yang dipajang dalam brosur SEA Games 2017? Semestinya bukan Polandia, tapi negara MONAKO yang diundang dalam event olahraga tsb. Paham!!! 😀 😀

Sigit Susanto: Polandia tidak perlu minta maaf karena memang benderanya terbalik dari bendera kita.

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2021 oleh

Tags: bendera terbalikIndonesiakuala lumpurmalaysiasea games 2017
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Santri asal Sumatra masuk Jurusan Arsitektur di Universiti Malaya, Malaysia. MOJOK.CO
Sekolahan

Kisah Aisyah, Gadis Sumatra yang Nekat Merantau untuk Raih Gelar Sarjana “Jurusan Seni” di Kampus Top Pertama Malaysia

11 Juni 2026
Derita guru CLC di Malaysia. MOJOK.CO
Sekolahan

WNI Jadi Guru di Luar Negeri Dapat Gaji 2 Digit, Pulang ke Indonesia Malah Sulit Kerja

23 April 2026
Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO
Sekolahan

WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera

21 April 2026
Sejahtera ekonomi di Negeri Jiran ketimbang jadi WNI. Tapi berat terima tawaran lepas paspor Indonesia untuk jadi WN Malaysia MOJOK.CO
Catatan

WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

21 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.