Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Sensus

List Mata Kuliah Menyebalkan yang Bisa Merusak IPK Kita Semua

Redaksi oleh Redaksi
31 Maret 2019
A A
sensus-mata-kuliah-mojok
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mojok Institute melakukan sensus kepada Netizen Twitter, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui mata kuliah apa yang menurut mereka menyebalkan.

Salah satu hal menyenangkan semasa SMA adalah kita nggak perlu pusing-pusing mikirin lulus sekolah. Tanpa harus pintar-pintar amat, kita bisa selamat selama nggak bikin onar dan selalu patuh kepada guru serta menaati aturan sekolah.

Iklan

Sialnya, hal ini tidak terjadi ketika kita memasuki masa-masa kuliah. Bayang-bayang tidak akan bisa lulus, atau kena DO karena kuliah kelamaan bisa jadi sudah mengintai sejak semester awal perkuliahan ketika kita mendapati mata kuliah menyebalkan yang sulit sekali untuk ditaklukan.

Sudah susah payah menjalani, berusaha untuk bisa memahami, tunduk patuh melakukan banyak hal biar kau takluk. Tapi ujung-ujungnya kita nggak pernah bisa mendapatkan…. Nilai A. Bgst.

Dalam level yang lebih ekstrem, jangankan mendapatkan nilai A, untuk sekadar lulus aman dengan nilai C pun susahnya minta uang eh minta ampun.

Jika ditelusuri secara mendalam, Mojok Institute menemukan setidaknya ada empat alasan kenapa sebuah mata kuliah bisa jadi sangat menyebalkan.

Alasan pertama adalah karena dosen yang nggatheli—yang mau sebanyak apa pun usaha kita di kelas, blio masih saja suka pukul rata nilai jelek ke mahasiswanya.

Kedua, karena dosen killer. Dosen killer di sini diartikan sebagai dosen galak yang suka banget ngasih banyak tugas, dan yang lebih (((kiler))) dari kegalakannya adalah sistem penilaiannya yang sangat perrrfeksionis yang bikin dia jadi sangat pelit ketika memberi nilai. Dosen ini selalu menatap mahasiswanya dengan tatapan sadis yang seolah-olah berkata “Kamu mau nilai A??? Belajar dulu sampai tipes sana!”

Ketiga, karena dosen mager. Dosen jenis ini hanya menjelaskan materi bermodalkan slide, dan fotokopi modul/referensi yang sebenarnya bisa kita cari sendiri di internet. Eh giliran pas ujian, suka tuman ngasih soal di luar materi yang PPTnya ajarkan…

Terakhir, emang dasar kita yang bego mata kuliahnya aja yang emang susah. Mau belajar sebanyak apa pun rasanya kok ya tetep nggak ngerti-ngerti.

Agar tulisan ini tidak berubah jadi daftar dosen menyebalkan yang bisa merusak IPK, dan tentu saja baiknya kita jangan ngomongin dosen karena takut kualat, Eh. Mari fokus di alasan keempat kenapa sebuah mata kuliah bisa jadi begitu menyabalkan.

Untuk mengetahui apa saja mata kuliah susah yang bikin semua mahasiswa struggle itu, Mojok Institute melakukan survei kepada Jamaah Mojokiyah di seluruh penjuru sosmed. Sensus ini bertujuan untuk menunjukan bahwa kalian-kalian yang kesusahan menghadapi mata kuliah ini sebenarnya tidak sendirian. CIEE TIDAK SENDIRIAN CIEEE.

Hasil Sensus

Statistika

Merasa bego dalam hitung-hitungan, banyak mahasiswa memilih masuk jurusan social dan humaniora. Tapi kenyataannya takdir tetap mempertemukan mereka dengan hitung-hitungan melalui mata kuliah…Statistika.

Statistika berada di urutan nomor satu mata kuliah menyebalkan (khususnya bagi anak social humaniora) karena statistik yang diajarkan adalah statistik manual yang harus bikin tabel terlebih dahulu lalu menghitung satu-satu menggunakan rumus-rumus njelimet.

Selain karena menghafal dan mengoperasikan rumus itu menyebalkan, mata kuliah ini jadi super duper mega menyebalkan ketika kita mengetahui bahwa ada program yang hanya tinggal masuk-masukin data, hitung-hitungannya bisa langsung diselesaikan. Mohon maaf pak dosen yang terhormat. Kalau udah ada program yang bisa memudahkan, BUAT APA BUANG-BUANG WAKTU NGITUNG SENDIRI HAH???

Kalkulus

Anak sains mungkin akan menertawakan dan mengatakan bahwa anak social humaniora cupu karena nggak bisa ngerjain statistik yang sangat gampang bagi mereka. Statistik tuh kuku, rasain kalkulus dong!1!

Yhaa, Kalkulus jadi mata kuliah menyebalkan karena hitung-hitungan kalkulus memang sudah sangat level dewa. Kita disuruh menghitung integral dan diferensiasi, koordinat grafik dan garis, limit dan kontinuitas—yang semuanya mbuh fungsinya untuk membantu kita dalam mendapatkan cinta apaan. Eh.

Lagian, kita juga bakal dibikin kesal ketika udah susah-susah belajar kalkulus, ilmunya nggak akan terpakai karena ketika kerja paling mentok disuruh pakai rumus-rumus dasar—atau bahkan cuman disuruh pakai formula-formula di Microsoft excel. HAHAHA MAMAM.

Filsafat

Mata kuliah filsafat ilmu biasanya menjadi mata kuliah wajib universitas yang harus dipelajari oleh semua jurusan. Filsafat ilmu ini biasanya isinya tentang pertanyaan-pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Selain mempelajari epistemologii, ontologi, dan aksiologi ilmu pengetahuan, kita juga disuruh (((mengkontemplasikan))) dasar-dasar pemikiran filsuf-filsuf Yunani kuno seperti Plato, Sokrates, Aristotle, dan Puthut EA. Eh Puthut EA itu filsuf juga kan, ya?

Iklan

Yang bikin filsafat jadi menyebalkan adalah…. boro-boro disuruh mikirin hal-hal abstrak, mikirin mau makan apa aja udah susah hadehhh.

Teori

Kenapa mata kuliah teori menyebalkan??? Masa gitu aja ditanyain.

Ya jelas karena buanyak buanget pencetus teori yang harus diingat, dan isi teori-teori ini terkadang (atau sering?) sangat njelimet lahhh. Mau paham satu teori aja lama, apalagi ini banyak, Buossss.

Hal lain yang bikin mata kuliah ini super menyebalkan adalah, karena disuruh mikirin banyak teori, kita sampai lupa bagaimana teori ini akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Teora-teori tokk.

Kebanyakan mikirin teori juga akan bikin kita kehilangan banyak waktu untuk mikirin…. mbaknya hehehe.

***

Jawaban terbaik

Berikut adalah jawaban terbaik yang berhak mendapat hadiah dari Mojok Institute~

Ziaulhaq.id Dapat A itu gampang. Yang susah bagaimana merepresentasikan A sebagai ilmu yang kita punya. (bijaque)
Iqbalalal Salah. Dosen bukan nyari mahasiswa yang bisa mengulang semua materi di ujian seperti burung beo. Emangnya sekolahan. Dosen ingin independent thinker, kreatif dan jawaban kuliah yang out of the box. Kalau kayak gitu aja ga bisa gimana mau ngerjain TA. (dengerin tuu kata-kata masnya gaesss).

Skripsi

Jangan bilang kalau kalian melupakan skripsi…. Kamu pikir skripsi itu bukan mata kuliah hah??
Skripsi ini mata kuliah juga~

Bobotnya mungkin “cuman 6 sks” cuman satu per berapa dari 144 SKS yang sudah kamu jalani sebelumnya. Tapi ngerjainnya??? Ya harus setengah mati.

Ketika ngerjain skripsi, mata kuliah yang dulu dianggap menyebalkan jadi kerasa nggak ada apa-apanya. Pengin diskip tapi kok ya nggak bisa. Emang nasib… nasib…

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2019 oleh

Tags: dosen killerMahasiswamata kuliah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.