Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Terowongan Stasiun Tugu Bakal Difungsikan, Ada Eskalatornya

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
7 Maret 2023
A A
Revitalisasi underpass atau terowongan Stasiun Tugu Yogyakarta bakal kembali difungsikan. MOJOK.CO

Revitalisasi underpass atau terowongan Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (6/3/2023) (Yvesta Ayu/Mojok/co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kabar baru bagi pengguna transportasi Kereta Api (KA). PT KAI Daop 6 Yogyakarta bakal memfungsikan kembali underpass atau terowongan bawah tanah di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Franoto Wibowo saat kepada Mojok.co, Senin (06/03/2023) mengungkapkan pengaktifan kembali terowongan untuk meningkatkan keselamatan para penumpang KA di Stasiun Tugu. Revitalisasi tersebut dalam rangka meningkatkan kenyamanan para penumpang.

Sebab saat ini angka penumpang KA jarak jauh, aglomerasi dan menengah di stasiun tersebut terus meningkat dengan rata-rata di atas 5.000-5.500 penumpang per harinya pada hari biasa. Sedangkan pada akhir pekan naik menjadi 6.000 hingga 6.500 penumpang per hari.

Sementara pengguna KA Commuter sekitar 4.500 orang per hari. Untuk penumpang KA Bandara sekitar 3.000 orang per hari.

“Karenanya pemanfaatan kembali terowongan harapannya bisa meningkatkan layanan KA di Daop 6,” ujarnya.

Ada eskalator di terowongan Stasiun Tugu

Menurut Franoto, terowongan bawah tanah akan difungsikan sepanjang 65,8 meter. Penumpang yang masuk dari pintu selatan Stasiun Tugu nantinya akan naik dari KA di Jalur 3, 4, 5 dan 6 melalui terowongan tersebut.

Begitu juga sebaliknya, penumpang yang baru turun dari KA yang berada di jalur 4, 5 dan 6 bisa keluar ke pintu selatan degan menggunakan terowongan. Mereka tidak perlu melewati jalur KA di jalur 1, 2 maupun 3.

“Kita sudah mulai sejak 2019. Sekarang ini sedang kami membangun eskalator dari peron tengah menuju ke arah selatan,” jelasnya.

PT KAI mentargetkan, revitalisasi terowongan tersebut bisa selesai menjelang Lebaran 2023. Dengan demikian layanan tersebut bisa berfungsi pada masa angkutan Lebaran.

Untuk mendukung program tersebut, PT KAI tengah mengerjakan perpanjangan Peron 2 dan Peron 3 di Stasiun Tugu. Peron 2 diperpanjang 2,5 x 18,6 meter. Sedangkan peron tiga menjadi 2,8 meter x 18,6 meter.

“Kami berharap para penumpang bisa lebih nyaman dengan revitalisasi yang PT KAI lakukan,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Polisi Tangkap Pejabat di Gunungkidul, Korupsi Rp470 Juta di RSUD Wonosari dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

 

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2023 oleh

Tags: kereta apiStasiun Tuguterowonganterowongan stasiun tuguunderpass stasiun tugu
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO
Sehari-hari

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO
Urban

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO
Sehari-hari

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Ketika Video Korban Kecelakaan Mengubah Kematian Menjadi Tontonan MOJOK.CO

Ketika Video Korban Kecelakaan Mengubah Kematian Menjadi Tontonan

24 Juli 2026
Andromeda dan bajaj. MOJOK.CO

Sempat Larang Anak Kuliah di ITB hingga Akhirnya Luluh, Rela Tempuh Jogja-Bandung dengan Bajaj sebagai Penyemangat

24 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.