Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Stasiun Ceper Klaten, Stasiun Tua yang Aktif Kembali setelah 10 Tahun Mati

Kenia Intan oleh Kenia Intan
16 Oktober 2023
A A
Stasiun Ceper Klaten Aktif Kembali setelah 10 Tahun Mati MOJOK.CO

Stasiun Ceper Klaten Aktif Kembali setelah 10 Tahun Mati (https://heritage.kai.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Stasiun Ceper kembali aktif melayani penumpang setelah 10 tahun berhenti. Stasiun tua itu dibuka lagi pada 2021 untuk melayani penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo.

Stasiun Ceper adalah stasiun mungil yang berada di Klaten. Tepatnya di Jalan Stasiun Ceper, Klepu, Ceper, Klaten. Walau beralamat di Klaten, stasiun yang terletak pada ketinggian +133 m itu masih masuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta.

Iklan

Stasiun ini menjadi salah satu stasiun di Klaten yang diaktifkan kembali pada 2021. Pengaktifan kembali stasiun tua itu bertujuan melayani naik-turun penumpang KRL Jogja-Solo. Asal tahu saja, stasiun ini terakhir kali beroperasi untuk naik-turun penumpang pada 2011. Pada saat itu stasiun terpaksa tutup karena sepi penumpang kereta api.

Sebelum benar-benar berhenti beroperasi pada 2011, Stasiun Ceper sudah ratusan tahun melayani penumpang. Stasiun mungil itu merupakan peninggalan perusahaan kereta api Belanda bernama Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Sejak dibangun hingga ditutup pada 2011, setidaknya stasiun lawas itu sudah melayani penumpang selama 139 tahun.

Stasiun kereta api ini dibangun pada 10 Juni 1872. Diperkirakan stasiun hadir ketika pembangunan  jalur kereta api Solo Balapan- Jogja. Pada waktu itu, stasiun hadir untuk mengangkut komoditas. Sebagai gambaran, di sekitar Stasiun ceper terdapat dua pabrik gula dan kawasan industri pengecoran logam. Bahkan, dahulu, stasiun ini memiliki percabangan jalur ke Pabrik Gula Ceperbaru.

Tidak sekadar mengangkut komoditas, stasiun kemudian membuka layanan naik turun untuk penumpang. Layanan ini atas desakan pemerintahan kolonial Belanda. Konon pada waktu itu banyak penumpang naik dan turun melalui Stasiun Ceper.

Matinya Stasiun Ceper bukti kereta api pernah kalah dari bus

Ketika Indonesia merdeka, Republik Indonesia mengambil alih perusahaan-perusahaan yang dikelola Beland. Salah satunya perusahaan kereta api. Pengelolaan kereta api kemudian beralih ke Djawatan Kereta Api (DKA) yang berada di bawah pemerintahan RI.

Setelah masa itu, stasiun masih berfungsi seperti biasa untuk naik turun penumpang. Stasiun sempat menjalani renovasi karena rusak akibat Agresi Militer Belanda. Namun setelahnya, stasiun berfungsi kembali seperti sebelumnya. Pada saat itu kereta api yang terkenal adalah  Kereta Rel Diesel (KRD) Kuda Putih yang setiap hari berhenti di Stasiun Ceper sebanyak  4-6 kali.

Penurunan jumlah penumpang mulai terasa mulai 1970-an. Pada saat itu, kereta api punya pesaing kuat, yakni angkutan bus. Perusahaan Otobus (PO) memang mulai tumbuh subur saat itu. Banyaknya armada dan pilihan PO, penumpang menganggap bus lebih fleksibel dari sisi waktu maupun jalur.

Stasiun Ceper masih melayani naik-turun penumpang hingga sekitar 2000-an. Kondisi pada saat itu, kereta api penumpang memang tidak lagi berhenti secara reguler. Oleh karenanya, stasiun menjadi semakin sepi hingga akhirnya harus tutup di 2011.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Stasiun Kutoarjo Lebih Tua daripada Stasiun Purworejo, Ini Alasan di Baliknya
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 16 Oktober 2023 oleh

Tags: klatenkrl jogja-solostasiunStasiun Ceper
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Kontingen Prambanan tunjukkan jejak Mataram Kuno di Karnaval Budaya Klaten 2026. MOJOK.CO

Potret Kejayaan Mataram Kuno dalam Karnaval Budaya Klaten, 26 Kecamatan Adu Keunggulan Wilayah

19 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026
Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Alfamart dan PGMM beri bantuan seragam ke 7 madrasah di Magelang sebagai wujud kepedulian sosial MOJOK.CO

Alfamart dan PGMM Beri Bantuan Seragam Sekolah di 7 Madrasah Magelang, Jadi Penunjang Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.