Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Kondisi Kerja Kurir yang Buruk Bisa Berujung pada Kematian

Kenia Intan oleh Kenia Intan
20 Februari 2023
A A
kondisi kerja kurir mojok.co

Ilustrasi kurir paket (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Belum lama ini viral foto seorang kurir yang  meninggal dunia saat mengantar paket. Kurir PT Satria Antaran Prima Tbk alias SAP Express bernama Yulan Susilo (42) diduga meninggal dunia karena kelelahan saat mengantar paket ke beberapa lokasi di Jakarta Barat. 

YS meninggal dunia pada Rabu (15/2/2023) pukul 14.09 WIB di sebuah perumahan di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Satpam perumahan jadi orang pertama yang menemukan korban. Saat itu korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Narasi yang beredar, YS meninggal dunia karena kelelahan saat mengantarkan paket. Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati menjelaskan bahwa faktor kelelahan memang menghantui pengemudi angkutan barang dan penumpang seperti ojol dan kurir. Kondisi kerja yang buruk menjadi pemicunya. Lily menjelaskan, kurir setidaknya mengirim sebanyak 40 hingga 100 paket per hari. 

“Ini dilakoni demi mengejar pendapatan dan insentif yang kadang dapat berubah sesuai keinginan perusahaan tanpa perundingan dengan para pengemudi,” jelas Lily seperti dikutip dalam keterangan resminya, Minggu (19/2/2023). Kondisi ini tidak hanya berlaku bagi pengemudi angkutan roda dua tetapi juga roda empat alias taksi online. 

Tarif murah kurir

Pengemudi ojol dan kurir terpaksa bekerja untuk mengejar target pendapatan dengan tarif yang murah. Murahnya tarif untuk angkutan barang terjadi karena sampai saat ini masih mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika 1/2012 tentang Formula Tarif Layanan Pos Komersial.

Layanan paket/barang yang kurir antar di sini termasuk dalam Layanan Pos Komersial di Permenkominfo 1/2012. Lebih lanjut, Permenkominfo tersebut di Pasal 1 Ayat 4 mengatur bahwa, “Layanan Pos Komersial adalah layanan yang besaran tarif dan standar pelayanannya tidak ditetapkan oleh Pemerintah.”  

Harga pasar tarif paket berkisar Rp1.500-Rp2.000 per kilometer atau Rp2.000 per paket. Ini yang membuat pihak perusahaan dengan sepihak dan sewaktu-waktu bisa menentukan tarif yang murah. Tarif yang tidak jelas berdampak pada ketidakpastian pendapatan bagi pengemudi kurir. Di sisi lain pemerintah lepas tangan dalam penentuan tarif tersebut.

Kondisi kerja yang tidak layak, status mitra yang perusahaan kenakan kepada pengemudinya ojol dan kurir memperparah keadaan. Akibatnya, selain tak ada kepastian pendapatan upah minimum, perusahaan juga mengabaikan hak kerja selama 8 jam per hari. Selain itu, status mitra bisa melepaskan perusahaan dari hak-hak pekerja. Seperti hak istirahat 1 jam dalam sehari, hak istirahat mingguan, cuti haid dan melahirkan, hingga hak mendirikan serikat pekerja.

Lily menegaskan, seharusnya pengemudi ojol dan kurir mendapatkan status pekerja sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan atas pekerjaan, perintah dan upah/imbalan dari perusahaan. 

“Sudah seharusnya negara benar-benar hadir dengan menetapkan pengemudi ojol dan kurir sebagai pekerja agar tidak ada lagi korban jiwa di tengah kondisi kerja yang buruk tanpa kepastian pendapatan,” jelas dia. Agar pengemudi ojol dan kurir bisa mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Tanggapan SAP Express

Presiden Direktur SAP Express Budiyanto Darmastono mengonfirmasi terkait kasus kurirnya yang meninggal dunia ketika mengirimkan barang. Namun menurut pihaknya, YS meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit jantung. Dokter sudah meminta YS untuk memasang ring jantung tetapi tidak mau karena takut. Oleh karena itu, kurir itu menjalani pengobatan dengan mengonsumsi obat jantung. 

“Sebelum jalan kirim barang, yang bersangkutan juga minum obat jantung. Saat di lokasi yang bersangkutan berhenti turun dari sepeda sambil memegang dada langsung pingsan hal ini diketahui oleh ibu-ibu yang melihat dari dekat,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (16/2/2023).

Pihak SAP Express menjelaskan bahwa proses pengurusan BPJS YS sedang berjalan. Perusahaan memberikan santunan kepada keluarga karyawan yang meninggal ketika menjalankan tugasnya. Selain itu, mengingat dedikasi YS yang telah bekerja dengan baik dan tidak ada masalah, SAP Express akan membiayai sekolah kedua anak YS hingga jenjang SMA. Asal tahu saja, kedua anak YS masih mengenyam pendidikan SD dan anak kedua masih TK. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Gelapnya Kehidupan Kurir yang Belakangan Semakin Getir

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2023 oleh

Tags: Kurirkurir paketojolpaket
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Akhiri Kemitraan Semu, Saatnya Lindungi Hak Ojol melalui Kategori Pekerja Ketiga MOJOK.CO

Akhiri Kemitraan Semu, Saatnya Lindungi Hak Ojol melalui Kategori Pekerja Ketiga

25 Juli 2026
Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Menormalisasi memberi bintang 5 ke driveri ojek online (ojol) meski tidak memuaskan. Bintang 1 bikin rezeki mereka seret MOJOK.CO

Ngasih Bintang 5 ke Driver Ojol meski Tidak Puas Tak Rugi-rugi Amat, Tega Hukum Bintang 1 bikin Sengsara Satu Keluarga

2 Mei 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Motor Honda Verza tua itu 12 tahun menemani saya mengejar rezeki MOJOK.CO

Jok motor Honda Verza tua itu sudah sobek, tangki penyok, spion patah diserempet truk, tapi menolak pensiun menemani saya 12 tahun mengejar rezeki menembus pegunungan Banjarnegara

27 Agustus 2026
budidaya kenari

Perjuangan Bapak Hobi Kicau Mania: Dari Budidaya Kenari, Bisa Hantarkan Anak Meraih Gelar Sarjana 

26 Agustus 2026
Gus Yahya dalam sambutan pembukaan Muktamar ke-35 NU: Nahdlatul Ulama harus bersinergi dengan pemerintah untuk kemaslahatan rakyat MOJOK.CO

Gus Yahya: NU Tidak Punya Jalan Lain Selain Kerja Sama dengan Pemerintah jika Ingin Hadirkan Manfaat Nyata

27 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.