ADVERTISEMENT

Kecamatan Butuh Purworejo: dari Lokasi KKN Airlangga Hartarto, Kuda Jingkrak, hingga Es Dawet Jembut

Kecamatan Butuh Purworejo: Dari Lokasi KKN Airlangga Hartarto, Tradisi Kuda Jingkrak, Hingga Es Dawet Jembut mojok.co

Dawet Jembut yang tersohor

Ada satu minuman yang terkenal di Kecamatan Butuh, yaitu Dawet Jembut. Memang, namanya terkesan tidak senonoh. Namun, dawet ini tidak ada hubungannya dengan rambut kemaluan. ‘Jembut’ merupakan akronim dari Jembatan Butuh.

Adalah pria bernama Ahmad yang memopulerkan minuman ini. Tepatnya pada 1950 saat ia mendirikan warung dawet di timur Jembatan Butuh. Warungnya laris hingga diteruskan oleh anaknya, Wagiman.

Berbeda dari dawet biasanya yang berwarna hijau, Dawet Jembut berwarna hitam. Warna hitam pada dawet ini bukan berasal dari pewarna buatan, melainkan dari abu bekas jerami bakar yang sudah halus.

Jika kamu sedang atau akan ke Purworejo dan hendak mencicipinya, cari saja warung ‘Dawet Hitam Asli Pak Wagiman Butuh’.

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Desa Kracak Banyumas, Tempat KKN Anies Baswedan yang Warganya Masih Memegang Teguh Nilai Islami dan Tradisi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh .

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Exit mobile version