Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Hukum Mencium Pasangan saat Puasa, Bikin Batal?

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
25 Maret 2023
A A
ciuman saat puasa mojok.co

Ilustrasi pasangan romantis (Photo by Mayur Gala on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bermesraan dengan pasangan di hari-hari biasa tentu jadi hal yang lumrah. Termasuk saling berciuman. Namun mencium pasangan saat sedang puasa di bulan Ramadan tentu agak sedikit berbeda.

Buat para pasangan suami istri, terutama yang sedang menjalani masa-masa awal pernikahan, rasanya bermesraan jadi hal yang ingin dilakukan setiap hari. Pagi, siang, dan malam ingin selalu berdekatan.

Iklan

Namun hal itu perlu penyesuaian saat Ramadan tiba. Pasalnya, ada jenis keintiman yang bisa membatalkan puasa.

Hakikatnya, puasa adalah upaya pengendalian diri dari segala nafsu. Termasuk nafsu untuk bergumul dengan pasangan. Lantas, apakah mencium pasangan dengan mesra dapat membatalkan puasa?

Sebelum membahas itu, perlu diketahui bahwa salah satu hal yang membatalkan puasa adalah keluarnya air mani secara sengaja. Ada banyak bentuk mengeluarkan air mani secara sengaja, mulai dari onani hingga penetrasi dengan pasangan.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits qudsi : “Orang yang berpuasa itu meninggalkan syahwat, makan dan minumnya.” (HR. Bukhari no. 7492).

Mengeluarkan mani secara sengaja adalah bagian dari syahwat. Hal ini tentu perlu kita hindari saat sedang menjalankan puasa.

Beberapa pendapat 

Imam Nawawi menjelaskan pada kitab Al Majmu’ (6:322): “Jika seseorang mencium atau melakukan penetrasi selain pada kemaluan istri dengan kemaluannya atau menyentuh istrinya dengan tangannya atau dengan cara semisal itu lalu keluar mani, maka batallah puasanya. Jika tidak, maka tidak batal.”

Sejumlah pendapat mengatakan bahwa mencium pasangan saat puasa boleh-boleh saja. Asalkan tidak menyebabkan rangsangan yang menjurus pada keluarnya air mani.

Melansir dari MUI, Syaikh Mutawalli berpendapat bahwa berciuman dengan istri memiliki hukum makruh tanzih yang artinya dilarang namun tidak membatalkan puasa. Aktivitas ini memiliki batasan tegas yakni tidak sampai mengeluarkan air mani.

Meski begitu, sebaiknya umat muslim berhati-hati dan menjaga diri. Menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan syahwat berlebih tentu lebih utama untuk mendapatkan keutamaan puasa di bulan Ramadan.

Satu lagi yang perlu menjadi perhatian bagi umat muslim, kebolehan mencium atau melakukan aktivitas mesra hanya bisa dilakukan dengan pasangan yang sah secara agama. Suami kepada istrinya ataupun sebaliknya. Bagi yang belum, tentu sudah jelas hukumnya.

Akhir kata, momen Ramadan menjadi ajang untuk melatih diri menahan godaan duniawi. Wallahu A’lam.

Penulis: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

Iklan

BACA JUGA Apakah Mimpi Basah di Siang Hari Membuat Puasa Batal?

 

Terakhir diperbarui pada 25 Maret 2023 oleh

Tags: berciumanciumanPuasaRamadan
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

1.381 WBP Lapas Yogyakarta Dapat Remisi Lebaran 2026. MOJOK.CO
Kabar

1.381 Napi di Lapas Yogyakarta Berhasil Menang Lawan “Hawa Nafsu” hingga Dapat Remisi Saat Lebaran 2026

21 Maret 2026
THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO
Sehari-hari

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan
Catatan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co
Pojokan

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.