Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Soloraya Great Sale: Embrio Aglomerasi untuk Menjaga Stabilitas Daya Beli Masyarakat Jawa Tengah

Redaksi oleh Redaksi
25 Juli 2025
A A
Soloraya Great Sale: embrio aglomerasi untuk jaga stabilitas daya beli masyarakat MOJOK.CO

Soloraya Great Sale: embrio aglomerasi untuk jaga stabilitas daya beli masyarakat. (Soloraya Great Sale)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gelaran Soloraya Great Sale (SGS) yang masih berlangsung di sejumlah kabupaten/kota Soloraya dinilai sukses mendongkrak perekonomian daerah. 

Berdasarkan catatan panitia pada 24 Juli 2025, nilai transaksinya sudah mencapai Rp10.164.424.598.910 atau 101,64% dari yang ditargetkan sebelumnya Rp10 triliun. Capaian transaksi itu diperkirakan terus bertambah hingga akhir acara pada 31 Juli 2025 mendatang.

Iklan

Capaian transaksi itu terbagi menjadi beberapa kategori, di antaranya transportasi, hotel dan restoran, jasa keuangan, UMKM dan industri kreatif, investasi, mall dan pusat perbelanjaan, pasar tradisional, properti, industri pariwisata, dan lainnya.

Soloraya Great Sale: embrio aglomerasi

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyatakan,  Soloraya Great Sale adalah embrio aglomerasi yang akan dikembangkan ke wilayah aglomerasi lainnya, seperti Semarang Raya, Pati Raya, Banyumas Raya dan seterusnya.

“Yang dilakukan di Soloraya ini menjadi embrio. Ke depan, sesuai instruksi Pak Gubernur, kita akan mengembangkan di kawasan lain seperti Semarang Raya, Banyumas Raya, dan lainnya,” tutur Sumarno saat menghadiri Rapat Koordinasi penyelenggaraan Soloraya Trade, Tourism, Investment Expo (STTIE) di Adem Ayem Resto Surakarta, Kamis (24/7/2025).

Menurut dia, penyelenggaraan Soloraya Great Sale ini menjadi salah satu upaya untuk membangun kekuatan ekonomi wilayah berbasis aglomerasi.

Bahkan, kata Sumarno, konsep aglomerasi dapat menjadi alat pengendali inflasi yang lebih efektif di tingkat regional.

“Kalau aglomerasi ini jalan, kita bisa kendalikan inflasi dalam ring ekonomi yang lebih terintegrasi,” jelasnya.

Soloraya Great Sale: embrio aglomerasi untuk jaga stabilitas daya beli masyarakat MOJOK.CO
Soloraya Great Sale: embrio aglomerasi untuk jaga stabilitas daya beli masyarakat. (Soloraya Great Sale)

Aglomerasi untuk mengurangi tekanan harga

Dengan aglomerasi, lanjut Sumarno, tiap daerah akan memiliki spesialisasi produk dan saling mendukung dalam distribusi dan pasokan. Model ini dapat mengurangi tekanan harga serta memperkuat daya tahan ekonomi daerah terhadap gejolak eksternal.

Menurut Sumarno, aglomerasi bukan semata pembangunan fisik, melainkan juga bagian dari strategi stabilisasi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Surakarta, Ferry Septha Indrianto mengatakan, wilayah Soloraya secara alamiah sudah saling terhubung secara sosial, ekonomi, dan budaya. Namun untuk menciptakan daya saing regional, perlu arah pembangunan yang jelas.

Soloraya Great Sale: embrio aglomerasi untuk jaga stabilitas daya beli masyarakat MOJOK.CO
Soloraya Great Sale: embrio aglomerasi untuk jaga stabilitas daya beli masyarakat. (Soloraya Great Sale)

Dia mengatakan, gelaran STTIE 2025 ini merupakan rangkaian acara penutupan Soloraya Great Sale. Ini diharapkan menjadi titik awal untuk meningkatkan investasi yang terintegrasi dan menghasilkan lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

“Ini bukan soal pameran semata. Kami ingin Soloraya menjadi benchmark aglomerasi yang berhasil meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” tegas Feri.

Ditanya kesiapan mendukung pelaksanaan aglomerasi di wilayah lain, Ferri mengaku siap melaksanakan apabila diperintahkan untuk membantu.***(Adv)

BACA JUGA: “Together We Can”: Spirit yang Membuat Gubernur Jawa Tengah Dinobatkan sebagai Pemimpin Kolaboratif atau liputan lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 25 Juli 2025 oleh

Tags: solorayasoloraya great sale
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Soloraya great sale di Surakarta. MOJOK.CO

Soloraya Great Sale 2025: Nikmati Diskon hingga 80 Persen Selama Sebulan Penuh di Jawa Tengah

29 Juni 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
budidaya kenari

Perjuangan Bapak Hobi Kicau Mania: Dari Budidaya Kenari, Bisa Hantarkan Anak Meraih Gelar Sarjana 

26 Agustus 2026
Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan.MOJOK.CO

Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan

26 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.