Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sambut 3,9 Juta Pemudik, Pemda DIY Waspadai Aksi Nuthuk

Arif Hernawan oleh Arif Hernawan
19 April 2022
A A
Teras Malioboro mojok.co

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat meresmikan Teras Malioboro. (Arif Hernawan/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gubernur DIY Hamengku Buwono X berharap para pelaku wisata dan pedagang dapat menyambut pemudik dan wisatawan dengan baik di momen Lebaran tahun ini. Salah satunya dengan menyediakan daftar harga di barang dagangan.

“Itu sebetulnya masyarakat sudah tahu. Makanya kita coba untuk makan di Teras Malioboro juga menunya sudah ada (daftar harganya) semua. Mestinya tidak ada lasan lagi kita ini tidak menyediakan daftar harga,” kata Sultan di kompleks Pemda DIY, Senin (18/4).

Iklan

Menurut Sultan, para pedagang dan pelaku wisata sebenarnya sudah paham untuk memberi pelayanan terbaik pada wisatawan, termasuk dengan menyediakan menu dan daftar harganya.

Untuk itu, kesadaran itu tak seharusnya terus diingatkan oleh Pemda DIY. “Mestinya (pedagang) sudah lebih menyadari. Nanti ndak nek aku mengimbau ngono kui dikira aku juweh. Mosok kesadaran itu bola-bali terus menerus (diingatkan). Tidak maju-maju,” ucapnya.

Imbauan soal penyediaan daftar harga itu menjadi salah satu persiapan Pemda DIY menyambut pemudik dan wisatawan yang bakal memadati DIY. Maklum saja, beberapa kali terjadi, wisatawan merasa kecewa karena pelaku wisata di Jogja tak menunjukkan daftar harga atau tarif hingga kemudian harga yang ditetapkan tersebut kelewat tinggi alias nuthuk.

Kejadian nuthuk oleh pelaku wisata ini sudah berulang kali terjadi di Jogja. Terbaru, kasus nuthuk oleh tukang becak motor yang mengenakan tarif Rp80 ribu pada wisatawan.

Sebelumnya, pada awal 2022, viral keluhan wisatawan yang kena nuthuk tarif parkir bis wisata hingga Rp350 ribu. Aksi nuthuk di dunia perparkiran pun bukan kali ini saja karena pada medio 2021 seorang jukir bahkan diproses hukum karena menungut Rp20 ribu di kawasan Titik Nol Kilometer.

Untuk aksi nuthuk pedagang makanan, seporsi pecel lele Rp37 ribu di sebuah lesehan di kawasan Malioboro sempat diviralkan oleh seorang wisatawan tahun lalu. Kala itu, Pemkot Jogja bahkan menemukan tiga warung makan yang nuthuk alias menjebak pembelinya.

Selain mengantisipasi aksi nuthuk itu pada libur Lebaran kali ini, Pemda DIY fokus untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok hingga bahan bakar. Sultan menjamin, segala persiapan menjelang momen libur Lebaran tahun ini berjalan lancar.

“Kalau kita kebijakannya mempersiapkan kebutuhan bensin, SPBU, harga makanan, bahan pokok, itu aja. Kalau Ramadan itu kan hari raya sepi di jalan karena silaturahmi. Hari ketiga, keempat, baru berkunjung ke lokasi pariwisata. Gak ada sesuatu yang perlu dikawatirkan,” tuturnya.

Sultan hanya mengingatkan agar pemudik dan wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung. “Kalau saya tetap jaga prokes sama masker. Itu tetap, tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda DIY Asep Suhendar memperkirakan tahun ini sekitar 3,9 juta pemudik akan masuk DIY. Jumlah ini mencakup pemudik yang menjadikan DIY sebagai tujuan, mereka yang hanya melintas, hingga wisatawan yang berlibur di momen liburan Lebaran.

“Prediksinya yang akan datang ke Jogja 3,9 juta orang. Untuk itu, Polda DIY akan menyiapkan segala sesuatunya secara matang,” kata Asep di Mapolda DIY, Selasa (19/4).

Untuk menjamin kelancaran musim mudik kali ini, Polda DIY menggelar Operasi Ketupat Progo 2022 pada 28 April hingga 9 Mei 2022. Polisi akan memetakan tingkat kerawanan di sejumlah lokasi, mulai pada malam takbiran, hari H Lebaran, masa liburan, hingga arus balik. “Kami antisipasi kemacetan di sejumlah titik dan menyiapkan jalur alternatif,” tuturnya.

Iklan

Reporter: Arif Hernawan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Kembali Bermasalah di Malioboro, Becak Bisa Ditinggalkan Wisatawan dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

 

Terakhir diperbarui pada 19 April 2022 oleh

Tags: malioboronuthukpemudik
Arif Hernawan

Arif Hernawan

Jurnalis, penikmat film & musik.

Artikel Terkait

Sri Sultan HB X tegaskan: penataan kawasan pedestrian Malioboro bukan berarti apa-apa tidak boleh MOJOK.CO
Kabar

Sri Sultan HB X: Malioboro Full Pedestrian Bukan Tutup Total Akses Kendaraan, Tapi Penataan agar Tidak Crowded

24 Juli 2026
Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO
Kuliner

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Lomba Agustusan di desa jadi toxic dan merusak moral anak muda gara-gara paparan kreator konten di media sosial MOJOK.CO

Lomba Agustusan di Desa Jadi Toxic dan “Merusak” Anak Muda karena Terpapar Konten Kreator, Tidak Seasyik Dulu

8 Agustus 2026
Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu MOJOK.CO

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu

11 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.