Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Calon Penghuni Neraka: PNS Cimahi Korupsi Dana Pemakaman Korban Covid-19

The original definition of "makan uang orang mati".

Redaksi oleh Redaksi
19 Oktober 2021
A A
Ganti Istilah Koruptor dengan Penyintas Korupsi atau Garong Duit Rakyat Nih yang Bener? Calon Penghuni Neraka: PNS Cimahi Korupsi Dana Pemakaman Korban Covid-19 mojok.co

Ganti Istilah Koruptor dengan Penyintas Korupsi atau Garong Duit Rakyat Nih yang Bener?

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Uang setengah miliar yang harusnya untuk membeli lahan pemakaman korban Covid-19 malah dimakan oleh pelaku dan komplotannya. Sedihnya, korupsi dana Covid-19 juga terjadi di banyak wilayah lain. 

Di dunia ini, ada orang yang melihat kucing kedinginan saja sudah cukup membuat hatinya menangis. Tapi karena sudah aturan alam bahwa segala sesuatu pasti punya lawannya, ada pula orang yang tega memakan uang orang mati seperti aparatur sipil negara (ASN) di Cimahi, Jawa Barat ini.

Iklan

Kelakuan memalukan ini terjadi tahun lalu. AK, inisial pelaku, adalah Kasubbag Umum dan Kepegawaian di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Pemkot Cimahi. Saat itu ia mendapat tugas untuk mengurus pengadaan lahan pemakaman baru untuk korban Covid-19 di TPU Lebaksaat, Cimahi. AK kemudian mengatur pembelian sebuah lahan seluas 791 meter persegi.

Sampai sini, sekilas ia seperti melakukan tugasnya dengan baik. Sampai kemudian Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi menemukan keanehan: tanah tersebut tidak diinventarisasi. Setelah diselidiki, ketahuanlah bahwa tanah yang diurus pembeliannya oleh AK itu tidak benar-benar dibeli. Tanah itu rupanya sejak awal memang milik Pemkot, didapat dari pengembang perumahan setempat, hanya saja belum disertifikatkan.

Sudah pasti temuan ini jadi masalah. Soalnya Pemkot telah membayarkan Rp569 juta kepada YT, komplotan AK yang bertugas ngaku-ngaku jadi pemilik tanah.

Selain bersama YT, saat melakukan aksinya AK juga dibantu Sekretaris Dinas PKP berinisial AJ, yang kini telah pensiun. Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kebon Waru, Bandung. Menurut Kejari Cimahi, mereka terancam penjara maksimal 20 tahun karena melanggar UU 20/2001 tentang Tipikor. Hadeh, Pak AJ nih, udah tinggal pensiun dengan tenang kok mendadak pakai korupsi segala.

Jenis manusia tanpa perasaan begini memang nyata ada di tengah situasi bencana kayak sekarang. Kalau eks mensos Juliari Batubara sudah jelas, nggak perlu disebut lagi. Tapi rupanya pejabat kroco di tingkat desa sampai provinsi pun bisa sama bejatnya. Dari Bupati Memberamo Raya di Papua sampai Bupati Bandung Barat di Jawa Barat. Dari Kepala Dinas Kesehatan di Riau sampai Kepala Dinas Pariwisata di Bali. Halah, bahkan ada kepala desa di Sumatera Selatan yang korupsi dana Covid-19 untuk judi dan membeli mobil buat selingkuhannya.

Para kandidat masuk neraka lainnya aja sampai malu kalau harus bareng mereka.

BACA JUGA Pinjol Ilegal Bisa Punya Ribuan Kartu SIM, Polisi Akan Selidiki Konter Hape dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: cimahiCOVID-19jawa baratkorupsi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO
Tajuk

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO
Esai

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026
AUBMO Selamatkan Hidup Mahasiswa penerima KIP-K di Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Di Balik Skandal Korupsi Rp103 Juta, AUBMO Menyelamatkan Hidup Mahasiswa Penerima Beasiswa yang Merantau

23 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.