Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pijat Plus-plus sebagai Bagian dari Khazanah Per-Esek-esek-an

Redaksi oleh Redaksi
25 Oktober 2020
A A
pijat plus-plus
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pijat plus-plus tentu saja bukan barang baru dalam dunia prostitusi. Ia menjadi modus yang umum dalam bisnis esek-esek. Bukan hanya di Indonesia, di luar negeri pun juga demikian. Kalau mau bukti, silakan buka situs bokep kesayangan kalian, di sana, pastilah ada kategori yang khusus berisi video-video bergenre “massage” antara pelanggan dengan terapis pijatnya.

Di Indonesia, bisnis pijat plus-plus tumbuh dengan cukup subur. Ia menggeliat dengan pola pencarian pelanggan yang bervariasi. Dari mulai sistem mulut ke mulut, via WhatsApp, atau melalui akun-akun alter di media sosial.

Iklan

Beberapa salon pijat plus-plus bahkan sampai punya angaran khusus untuk memasang iklan baris atau iklan kecik di koran-koran lokal. Khusus yang terakhir ini, tentu saja iklannya tidak ada embel-embel “plus-plus”-nya, tapi bahasa iklan yang digunakan sudah cukup membuat orang yang berpengalaman tahu bahwa itu iklan salon pijat yang menawarkan layanan plus-plus.

“Pijat Mbak Midah. Jasa pijat untuk yang tubuhnya pegal-pegal. Dilayani oleh terapis yang berpengalaman, ramah, santun, dan keibuan. Hubungi 0877 1234 1234”.

Selayaknya bisnis, pijat plus-plus juga punya hierarki kelas. Ia punya pembagian kelas atas dan kelas bawah. Salon pijat plus-plus kelas bawah umumnya hanyalah berupa ruko dengan dua atau tiga kamar yang tentu saja sangat kurang representatif (Halah, apalah arti kamar yang representatif, kalau sudah konak, seburuk apa pun kamar toh nggak bakal dipedulikan).

Sedangkan untuk salon pijat plus-plus kelas atas, biasanya menempati bangunan besar lengkap dengan tempat parkir yang memadahi. Ada petugas satpam yang responsif dan siap membantu keperluan pelanggan selayaknya satpam Bank BCA. Ada papan penutup plat nomor yang selain berfungsi untuk menutup identitas mobil juga menutupi rasa malu pemiliknya. Kamar-kamarnya nyaman, lengkap dengan wangi aromaterapi. Handuknya bersih dengan bordiran nama salon. Dan yang pasti, terapisnya juga bukan terapis kaleng-kaleng.

Masing-masing salon pijat biasanya punya kapster atau terapis primadona. Mereka selalu menjadi alasan bagi para pelanggan untuk kembali ke sana. Tak jarang, antar pelanggan bisa sampai rebutan. Primadona-primadona ini kerap mendapatkan “panggilan” di luar kerja yang tentu saja kali ini nggak ada pijat-nya, tapi langsung ke “plus-plus”-nya.

Ah, pijat  plus-plus ini memang unik. Orang pijat itu biasanya untuk mengendorkan syaraf-syaraf yang tegang, namun tentu beda kalau pijatnya pakai plus-plus, ia justru menegangkan “sesuatu” yang tadinya kendor.

pijat plus plus

BACA JUGA: Pijat Plus-plus Surabaya yang Tetep Menggeliat meski Pandemi Mencegat dan artikel seri LUPUS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2022 oleh

Tags: esek-esekLupuspijat plus-plus
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pahit dan Manis Menjadi Menantu Tukang Pijat Andal MOJOK.CO

Pengalaman Pahit dan Manis Menjadi Menantu Tukang Pijat Andal

16 Desember 2021
band

Modal Lagu Bagus Saja Kerap Tidak Cukup untuk Bikin Band Terkenal

15 November 2020
Proyek Musik-musik Horaumum di Jogja: Mending Kolaboratif ketimbang Kompetitif

Proyek Musik-musik Horaumum di Jogja: Mending Kolaboratif ketimbang Kompetitif

15 November 2020
angkringan

Makan dan Ngobrol Ngalor-Ngidul Murah Meriah di Tenda Angkringan

8 November 2020

Ancaman yang Ikut Nongkrong di Sejarah Angkringan Orang-orang Bayat

8 November 2020
Angkringan atau Hik Terbuat dari Kehangatan, Kedekatan, dan Kepercayaan antara Penjaja dan Pelanggan MOJOK.CO

Angkringan atau Hik Terbuat dari Kehangatan, Kedekatan, dan Kepercayaan antara Penjaja dan Pelanggan

8 November 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta. MOJOK.CO

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA: Masjid sebagai Mercusuar Peradaban dan Konservasi Lingkungan

22 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.