Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Perhatian Warga Jogja, Jalan Gambiran Resmi Uji Coba Satu Arah

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 Agustus 2022
A A
Uji Coba Satu Arah Jalan Gambiran

Uji coba lalu lintas searah di Jalan Gambiran Yogyakarta mulai diberlakukan Selasa (30/8/2022) (ANTARA/Eka AR)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta resmi melakukan uji coba Jalan Gambiran menjadi jalan searah ke selatan, Selasa (30/8/2022). Rekayasa lalu lintas dari dua arah menjadi satu arah diterapkan untuk memaksimalkan kinerja jalan dan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. 

“Mulai hari ini dan seterusnya, Jalan Gambiran akan menjadi searah ke selatan. Sudah ada tambahan rambu-rambu yang kami pasang,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Windarto di Yogyakarta, Selasa (30/8/2022), seperti yang dikutip dari Antara. 

Iklan

Selain menambah rambu lalu lintas di beberapa persimpangan, dilakukan juga penyesuaian terhadap durasi lampu lalu lintas di beberapa titik. Sementara itu, di simpang utara Jalan Gambiran sudah diberlakukan rotasi untuk tiga simpang saja. Begitu pula di simpang Jalan Pramuka, dilakukan penyesuaian dengan mengatur lampu hijau lebih lama supaya tidak ada antrean. 

Windarto memperkirakan, pengguna jalan masih perlu adaptasi dengan adanya penerapan jalan satu arah. Berdasar pengalaman sebelumnya, warga Yogyakarta rata-rata membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk beradaptasi dengan perubahan arah arus lalu lintas. Oleh karenanya, beberapa petugas akan ditempatkan untuk mengarahkan pengguna jalan. 

Salah satu pengendara yang melewati jalan tersebut, Sisi Mahrohah, mengatakan perubahan arus lalu lintas menjadi searah membuat berkendara menjadi lebih nyaman.

“Perjalanan menjadi lebih lancar karena tidak bertemu kendaraan dari selatan. Apalagi, jalan ini cukup sempit sehingga memang lebih baik jika diberlakukan searah,” kata dia. 

Mengurangi kepadatan dan menekan angka kecelakaan

Sebelumnya Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memproyeksikan pemberlakukan arus dari dua arah menjadi satu arah bisa mengurangi volume kendaraan melintas hingga 50%. Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Golkari Made Yulianto saat jumpa pers di Balai Kota, Rabu (24/8/2022) menjelaskan, ada ketidakseimbangan antara kapasitas jalan dan volume kendaraan. 

 Jalan Gambiran sisi selatan, dari simpang empat SPBU Gambiran-simpang tiga Gambiran dan Jalan Pramuka, memiliki panjang sekitar 585 meter dengan lebar berkisar 4,5 meter sampai 5 meter. Sementara, volume kendaraan yang melewati jalan secara dua arah mencapai 1.217/jam selama ini. Kondisi itu terjadi saat puncak arus lalu lintas pada pagi dan sore hari. Untuk kinerja jalan atau volume capacity, perbandingan volume arus lalu lintas yang melintas dengan kapasitas jalan, mencapai 0,97.

“Kinerja Jalan Gambiran itu sudah mendekati arus jenuh atau macet. Kalau dibiarkan terus dapat dipastikan Jalan Gambiran akan menjadi jalan macet,” tambah Golkari seperti yang dikutip dari laman resmi warta.jogjakota.go.id.

Menjadikan jalan tersebut satu arah ke selatan bisa meningkat kinerja jalan dan menurunkan volume kendaraan. Dari hasil perhitungan simulasi Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, kinerja jalan akan menjadi 0,44 ketika dibuat satu arah. Volume kendaraan akan turun menjadi sekitar 692/jam.

Kondisi rawan kecelakaan lalu lintas menjadi pertimbangan lain penerapan satu arah. Terutama, di simpang tiga Gambiran dan Jalan Pramuka. Golkari menuturkan, selama ini banyak pengendara yang manuver balik kanan di simpang tiga itu. Pengendara berbalik arah dari Jalan Gambiran ke Pramuka atau sebaliknya. Termasuk ada pertemuan kendaraan dari Jalan Pramuka ke selatan dengan kendaraan dari selatan ke utara di Jalan Gambiran sehingga sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar terkait rencana penerapan arus lalu lintas satu arah. Masyarakat dapat mengakses lalu lintas ke utara misalnya lewat Jalan Gambir Sawit dan Gambir Sari di Jalan Gambir Anom menuju Jalan Perintis Kemerdekaan. Rambu-rambu lalu lintas satu arah ke selatan juga akan dipasang.

“Lalu lintas satu arah di Jalan Gambiran mulai dilaksanakan 30 Agustus 2022. Seandainya ada pengguna kendaraan yang melanggar melawan arus, tidak serta merta ada tindakan proyustisi. Kami akan lakukan penjagaan selama 2 minggu sekaligus sosialisasi terkait lalu lintas satu arah,” terangnya.

Sumber: Antara, warta.jogjakota.go.id
Penulis: Kenia Intan

BACA JUGA Penataan, Simpang Empat Gondomanan akan Bebas Kabel

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2022 oleh

Tags: Jalan GambiranJalan searahYogyakarta
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO
Kabar

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Buku "Ambarrukmo: Jatidiri dan Kebanggaan Negeri" jadi ikhtiar mencatat risalah panjang kompleks Kedaton Ambarrukmo Yogyakarta melintasi 5 zaman MOJOK.CO
Eksplor

Ikhtiar Mencatat Risalah Panjang Ambarrukmo Melintasi 5 Zaman, Situs yang Terus Hidup tanpa Mencerabut Akar

23 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa aktivis yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis? MOJOK.CO

Kenapa aktivis harus miskin dan yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis?

4 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Putus pertemanan di lingkungan kantor yang toxic. MOJOK.CO

Putus Pertemanan dengan Rekan Kerja Toxic adalah Jalan Terakhir Saya Hidup Bahagia dari Drama Usia 30-an

5 Agustus 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meluncurkan aplikasi Gandheng ATS untuk atasi masalah anak putus sekolah MOJOK.CO

Sleman Punya Aplikasi Pencegahan Dini Anak Tidak Sekolah

5 Agustus 2026
Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.