Seringkali dalam perjalanan kereta api, dalam laju yang begitu cepat dari satu titik ke titik lain, sinyal hp bisa bergeser tidak stabil. Sehingga membuat aktivitas yang membutuhkan jaringan internet tersendat sesaat.
Guna menjawab persoalan tersebut, XLSMART berupaya memperkuat jaringan 5G untuk menjamin kenyamanan pengguna. Sebagai pembuktian, XLSMART mengajak sejumlah awak media untuk menguji seberapa kuat jaringan XLSMART 5G di rute kereta api Jogja-Solo.
Saat Kereta Inspeksi (KAIS) 4 yang awak media naiki melaju dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 11.00, Kamis (15/10/2026), sepanjang perjalanan teruji bahwa kecepatan internet terukur lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik. Memang bisa berubah di titik yang lain, tapi masih terbilang stabil, tidak lantas membuat aktivitas internet tersendat karena pergeseran titik.
Melalui pengujian tersebut, XLSMART ingin menunjukkan komitmen untuk memudahkan mobilitas pengguna seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap koneksi internet.
Pertumbuhan trafik internet di Jogja-Solo dan target jangkau 101 daerah
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys menjelaskan, pengujian koneksi internet di rute Jogja-Solo didasari oleh aktivitas digital masyarakat di dua wilayah tersebut yang terus berkembang.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat, trafik data internet di wilayah Jogja–Solo mengalami sebesar 17% dalam satu tahun terakhir, dengan peningkatan tertinggi terjadi di Kabupaten Sleman sebesar 32%, Kabupaten Bantul 28%, Kota Yogyakarta 27%, Kota Surakarta 17%, dan Kabupaten Boyolali 10%.

Maka dari itu, tegas Merza, XLSMART terus memperkuat jaringan 5G dengan konsep 5G Blanket Coverage untuk mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat, mulai dari pembelajaran daring, komunikasi, pembuatan konten, hingga kegiatan ekonomi digital. Saat ini, 5G Blanket Coverage XLSMART telah menjangkau 23 kota dan kabupaten di Jawa Tengah dan DIY.
“Kami ingin manfaat teknologi ini semakin dirasakan masyarakat dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital di berbagai daerah,” ujar Merza. “70 kabupaten/kota sudah on 5G. Jadi mau naik mobil, motor, kereta, semua on. Tidak ada area yang tidak 5G.”
“Kedepan kami masih ingin mengembangkan 5G ini. Target akhir tahun nanti 101 daerah sudah mendapat layanan 5G,” tekannya.
Maka, sangat beralasan jika Ookla (perusahaan penyedia layanan diagnostik internet asal Amerika Serikat) memberikan penghargaan The Best 5G di Indonesia untuk XLSMART pada bulan keenam setelah launching pada Desember 2025.
Tidak hanya soal kecepatan, tapi juga kebermanfaatan
Meski begitu, Merza menegaskan bahwa tujuan dari penguatan jaringan 5G tidak semata urusan “cepat-cepatan”. Lebih dari itu, XLSMART ingin memberikan layanan terbaik yang bermanfaat dalam segala aspek hidup masyarakat.
“Kita harapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. Masyarakat bisa lebih banyak belajar lewat akses internet, komunikasi di manapun, mudah mengakses apapun, hingga membantu perekonomian UMKM. Karena sekarang kan banyak berkembang bisnis digital,” beber Merza.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, XLSMART mengembangkan jaringan 5G Blanket Coverage, yaitu pendekatan perluasan cakupan 5G secara lebih menyeluruh agar pelanggan dapat mengakses jaringan generasi terbaru di lebih banyak lokasi, bukan hanya pada titik-titik tertentu.***(Adv)
Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi
BACA JUGA: Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan