Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pabrik Gula Gondang Winangoen Klaten, Lambang Kejayaan Indonesia di Masa Lalu

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
26 Agustus 2023
A A
Pabrik Gula Gondang Winangoen Klaten, Saksi Bisu Kejayaan Gula Indonesia di Masa Lalu MOJOK.CO

Pabrik Gula Gondang (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

jMOJOK.CO – Pabrik Gula Gondang merupakan saksi bisu kejayaan gula Indonesia di masa lalu. Pabrik ini terletak di Jl. Raya Solo–Yogyakarta KM.25, Karang Asem, Plawikan, Kec. Jogonalan, Kab. Klaten, Jawa Tengah.

Pabrik Gula Gondang berdiri pertama kali pada 1860 oleh Klattensche Cultuur Matschappij, perusahaan Belanda yang berkantor pusat di Den Haag. Perusaahan ini bergerak di bidang industri dan eksploitasi budidaya tanaman ekspor. Pada awal berdiri, pabrik ini bernama Gondang Winangoen.

Iklan

Area lahan perusahaan ini meliputi bangunan tempat produksi, perkebunan tebu di desa sekitar, dan arena emplasemen. Lokasi Pabrik Gula Gondang ini tak jauh dari Stasiun Kereta Api Srowot, Klaten.

Pabrik Gula Gondang, perusahaan yang maju

Pabrik Gula Gondang Winangoen merupakan perusahaan yang maju dan sehat. Para pekerja pabrik mendapatkan penghidupan yang layak. Fasilitas lengkap dan gaji memadai.

Hal tersebut terlihat dari infrastruktur bangunan, lokasi, dan kelengkapan fasilitas. Pabrik ini memiliki bangunan tempat produksi tempat penimbunan ampas gilingan, garasi, kantor, rumah dinas administratur dan pimpinan, perumahan pegawai, tempat ibadah, sampai sekolah.

Pabrik ini mengedepankan efektifitas dan efisiensi dalam memproduksi gula. Atas dasar itulah bangunan-bangunan yang tersebut dibangun berdekatan. Tujuannya untuk mempermudah para pimpinan dan buruh pabrik dalam bekerja.

Ada pula fasilitas untuk berkreasi seperti gedung societet (pertemuan dan pertunjukan) serta fasilitas berobat berupa balai kesehatan. Untuk mendukung produktivitas, perusahaan memikirkan betul perihal akses transportasi. Selain dekat dengan stasiun, pabrik ini memiliki fasilitas transportasi seperti lokomotif, lori, rel, hingga bengkel untuk memperbaiki angkutan yang rusak.

Pada 1927, Klattensche Cultuur Matschappij mengoperasikan delapan pabrik gula terkemuka di Jawa. Beberapa di antaranya adalah Pabrik Gula Gondang Winangoen di Surakarta, PG Poendoeng Yogyakarta, PG Delanggoe Surakarta, PG Mojo Sragen di Surakarta, PG Kedung Banteng Surakarta, PG Tanjong Modjo Koedoes.

Redupnya kejayaan

Pertengahan abad ke-18 merupakan masa kejayaan gula. Saat itu Indonesia menjadi salah satu pemasok gula terbesar di dunia. Hasilnya masih bisa dirasakan sampai masa kemerdekaan.

Pada pada tahun 1960-an, perubahan nama terjadi. Dari Pabrik Gula Gondang Winangoen berubah nama menjadi Pabrik Gula Gondang baru. Beberapa tahun kemudian, Museum Gula Jawa Tengah didirikan. Tepatnya pada 11 September 1982. Pembangunan museum tersebut diprakarsai oleh Gubernur Jawa Tengah kala itu H Soepardjo Roestam dengan dukungan Direktur Utama PTP XV- XVI (Persero) Ur. Waryatmo.

Zaman berubah. Perlahan bisnis gula lesu dan mengalami kemunduran. Pabrik-pabrik gula mulai tutup. Pabrik Gula Gondang Baru berhenti beroperasi pada 2017 karena kalah bersaing dengan perusahaan swasta. Bangunan pabrik tersebut dijadikan museum dan Pusat Agrikultur di wilayah Kab. Klaten.

Pabrik gula di Jawa pernah mengalami masa kejayaan yang manis dan harum, semanis gula dan seharum aroma perasan tebu. Pabrik-pabrik berdiri gagah dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang. Kejayaan yang juga mendorong berkembangnya industri kereta api di Jawa. Kini, semuanya tinggal kenangan.

Meski demikian kalian masih bisa mengunjungi Pabrik Gula Gondang. Di sana kalian masih bisa melihat replika alat-alat produksi gula, miniatur pabrik gula dan perkebunan tebu, foto dokumentasi sejarah, lokomotif dan rel kereta tebu, serta kereta wisata yang bakal mengajak kalian berkeliling pabrik.

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Menelusuri Pabrik Gula Beran yang Kini Jadi Tempat Cetak KTP Warga Sleman

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 25 Agustus 2023 oleh

Tags: gondang winangoenklatenpabrik gulapabrik gula klaten
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Kontingen Prambanan tunjukkan jejak Mataram Kuno di Karnaval Budaya Klaten 2026. MOJOK.CO

Potret Kejayaan Mataram Kuno dalam Karnaval Budaya Klaten, 26 Kecamatan Adu Keunggulan Wilayah

19 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026
Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
ilustrasi ketua pemuda

Jabatan Ketua Pemuda di Kampung itu Gagah, Tapi Ngenes Karena Dianggap Bisa Menyelesaikan Semua Masalah

20 Agustus 2026
GVD Resmi Rilis Single Perdana "VII", Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah.MOJOK.CO

GVD Resmi Rilis Single Perdana “VII”, Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah

23 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
budidaya kenari

Perjuangan Bapak Hobi Kicau Mania: Dari Budidaya Kenari, Bisa Hantarkan Anak Meraih Gelar Sarjana 

26 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.