Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Olah Raga

Sepak Bola Jadi “Penolong” Anak-anak Prasejahtera di Bekasi-Jakarta, Berkat Kolaborasi Yayasan KDM dan Campaign

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
12 September 2024
A A
Sepak Bola Jadi Sarana Bantu Anak-anak Prasejahtera Bekasi dan Jakarta MOJOK.CO

Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM) bersama Campaign bantu anak-anak prasejahtera lewat sepak bola. (Dok. KDM)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sepak bola bisa menjadi sarana untuk bantu anak-anak prasejahtera di Bekasi dan Jakarta. Tidak hanya dalam urusan prestasi, tapi juga membantu mereka mengatasi kesulitan hidup yang mereka hadapi.

***

Iklan

Di balik gemerlapnya kota besar seperti Jakarta dan Bekasi, masalah pendidikan dan kekerasan pada anak masih menjadi isu serius.

Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Dinas Pendidikan Kota Bekasi mencatat, sebanyak 1.349 anak putus sekolah pada tahun 2020/2021. Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta melaporkan 1.682 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2023.

Melihat kondisi ini, Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM) bersama Campaign, startup pemilik aplikasi Campaign #ForABetterWorld, menggagas kampanye BOLA #DonasiJamMain melalui aplikasi Campaign #ForABetterWorld.

Sepak Bola Jadi Sarana Bantu Anak-anak Prasejahtera Bekasi dan Jakarta MOJOK.CO
Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM) bersama Campaign bantu anak-anak prasejahtera lewat sepak bola. (Dok. KDM)

Sepak bola untuk lindungi anak di Bekasi dan Jakarta

BOLA, singkatan dari Bermain Olahraga Lindungi Anak, bertujuan melibatkan anak-anak jalanan di Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya dalam kegiatan positif melalui olahraga.

Melibatkan sembilan organisasi sosial, kampanye ini menargetkan 600 anak untuk terlibat dalam kegiatan yang lebih positif.

“Kami memanfaatkan olahraga seperti futsal dan sepak bola untuk menanamkan keterampilan hidup dan nilai-nilai positif pada anak-anak,” ujar Jessica selaku Manajer Program Penyelamatan Anak dan Penguatan Komunitas Yayasan KDM.

“Program ini diharapkan dapat membangun rasa percaya diri dan membuka kesempatan bagi mereka untuk berprestasi di masa depan,” sambungnya.

Bantu anak kolong Tol Penjaringan hilangkan trauma

Kampanye BOLA #DonasiJamMain mengajak masyarakat berdonasi tanpa harus mengeluarkan uang melalui aplikasi Campaign #ForABetterWorld.

Masyarakat cukup menyelesaikan tantangan kampanye, setelah itu secara otomatis, mereka akan membuka donasi dari sponsor yang kemudian disalurkan oleh organisasi sosial untuk mendukung hak bermain dan pengembangan potensi anak-anak prasejahtera.

Salah satu organisasi yang menyalurkan donasi ini adalah Imago Dei Jakarta, melalui kampanye “Bantu Anak Kolong Tol Penjaringan Hilangkan Trauma dengan Main Futsal”.

Sepak Bola Jadi Sarana Bantu Anak-anak Prasejahtera Bekasi dan Jakarta MOJOK.CO
Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM) bersama Campaign bantu anak-anak prasejahtera lewat sepak bola. (Dok. KDM)

Kampanye ini memfasilitasi 15 anak perempuan di Kolong Tol Penjaringan, Jakarta Utara, untuk membantu mereka agar terhindar dari kekerasan seksual.

“Anak-anak perempuan di sini memiliki potensi luar biasa di bidang futsal. Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat menyalurkan hobi, membangun kepercayaan diri, dan meraih prestasi,” jelas Jefry Robert Dianto, Pembina Imago Dei Jakarta.

Iklan

7 tantangan untuk anak-anak di Bekasi dan Jakarta

Saat ini, terdapat 7 tantangan kampanye BOLA #DonasiJamMain di aplikasi Campaign #ForABetterWorld, antara lain:

  1. Bantu Anak Kolong Tol Penjaringan Hilangkan Trauma dengan Main Futsal
  2. Dukunganmu Bisa Jadi Seragam dan Sepatu Futsal untuk Anak-Anak di Duren Sawit, Jakarta Timur
  3. 53 Anak Sekolah Kami di Bekasi Nggak Punya Alat Olahraga Layak. Bantu Yuk!
  4. Bantu RPTRA Rawabadak Utara Perbaiki Lapangan Futsal dan Tiang Gawang yang Rusak
  5. Wujudkan Pendidikan Gratis untuk Anak-Anak Rawa Elok
  6. Bantu 100 Anak Muara Indah Dapat Pendidikan Gratis
  7. Dukung Pendidikan Gratis untuk Lebih dari 20 Anak di KBA Muara Angke

“Mendukung kampanye ini sangat mudah. Cukup unduh aplikasi Campaign #ForABetterWorld di App Store atau Google Play,” ujar Anindhita Resyahanifa Putri, Project Lead #DonasiJamMain dan Outreach Officer Campaign.

Sepak Bola Jadi Sarana Bantu Anak-anak Prasejahtera Bekasi dan Jakarta MOJOK.CO
Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM) bersama Campaign bantu anak-anak prasejahtera lewat sepak bola. (Dok. KDM)

“Temukan kampanye #DonasiJamMain, dan selesaikan tantangan dengan mengunggah foto, seperti berpose bersama sahabat atau membagikan tangkapan layar informasi pengaduan kekerasan seksual,” imbuhnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Punya Orang Tua Bonek Militan: Mewarisi “Kegilaan Cinta” pada Persebaya Sejak Dini, Umur 2 Bulan Sudah Dibiasakan Nribun

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

 

 

 

 

Terakhir diperbarui pada 12 September 2024 oleh

Tags: bekasijakartakekerasan anaktol penjaringan
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
kebayoran baru, jakarta selatan, jakarta.MOJOK.CO
Urban

Punya Kos Murah di Kebayoran Baru adalah Kemewahan, Biar Berisik tapi Setidaknya Menyelesaikan 3 Masalah Besar Perantau di Jakarta

3 Juli 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO
Sehari-hari

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.