Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

Redaksi oleh Redaksi
9 Juni 2026
A A
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Ilustrasi - Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO. (Generated Gemini AI/Created by Aly Reza)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO, Semarang – Minum jamu memang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa Tengah. Selain itu, minuman dengan bahan dasar tanaman herbal ini juga punya potensi menembus pasa nasional hingga global. Akan tetapi, kesadaran perihal jamu aman harus terus digalakkan. 

Berdasarkan hasil pengawasan BPOM, masih menunjukkan adanya risiko peredaran obat bahan alam ilegal dalam kandungan jamu. Salah satunya di Jawa Tengah sebagai daerah yang masyarakatnya lekat dengan jamu.

Campuran bahan kimia cederai reputasi jamu 

Selama 2025, BPOM Pusat melakukan sampling dan pengujian terhadap 11.654 produk obat bahan alam dan suplemen kesehatan. Dari situ, ditemukan sebanyak 206 produk terbukti mengandung bahan kimia obat.

Selain itu patroli Cyber BPOM menemukan lebih dari 39.000 penjualan obat bahan alam ilegal atau tidak memenuhi ketentuan. Hal itu tentu saja mencederai citra reputasi jamu Indonesia.

Di wilayah Semarang, BPOM juga menemukan 147 item obat-bahan alam yang diduga mengandung bahan kimia obat dan atau tanpa izin edar sebanyak 13.263 pieces.

Sedangkan dalam pelaksanaan inspeksi rutin di wilayah Jawa Tengah selama 2025 hingga 2026, BPOM telah melakukan pemeriksaan terhadap 119 sarana. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan 10.267 jenis produk obat-bahan alam yang mengandung bahan kimia obat.

“Temuan ini menunjukkan bahwa masih banyak yang menggunakan bahan kimia obat. BPOM akan melakukan penindakan secara tegas karena efek penuntutan kita perlu lakukan,” tegas Kepala BPOM Pusat, Taruna Ikrar, merespons temuan tersebut.

Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO. (Dok. Pemprov Jateng)

Upaya merawat citra sebagai obat herbal warisan UNESCO 

Oleh karena itu, Taruna Ikrar menegaskan komitmen untuk melakukan pendampingan untuk merawat citra jamu sebagai obat dari tanaman herbal warisan leluhur. Lebih-lebih sejak 2023 jamu telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Di antara upaya merawat citra jamu tersebut adalah menjadikan lima daerah di Jawa Tengah sebagai pilot project melalui program Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman). Kelima daerah tersebut meliputi Purworejo, Sukoharjo, Pati, Surakarta, dan Kota Semarang.

Hal itu mengemuka dalam acara Kick Off Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman) yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Minuman (BPOM) di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang pada, Selasa (9/6/2026).

Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk program idaman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO. (Dok. Pemprov Jateng)

Alasan Jawa Tengah menjadi pilot project, jelas Taruna Ikrar, tidak lain karena banyak tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan menjadi aneka jamu. Apalagi minum jamu di Provinsi Jawa Tengah sudah membudaya, sehingga pemanfaatannya harus dipastikan aman.

Tidak hanya itu, bagi Taruna Ikrar, tanaman obat herbal punya potensi menembus pasar nasional bahkan pasar global. Sehingga, program pengembangan jamu di Jawa Tengah harus mendapatkan dukungan.

“Melalui Program Idaman kami berupaya mempertahankan citra dan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap jamu,” tegas Taruna Ikrar.

Mendorong jamu sebagai gaya hidup

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi langkah yang dilakukan BPOM Pusat yang menjadikan sejumlah daerah di Jateng menjadi pilot project Program Idaman.

Iklan

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi yang tinggi dalam pengembangan jamu tradisional. Sebagai salah satu produk ekonomi kreatif, konsumsi jamu tradisional layak didorong menjadi gaya hidup. Terlebih, potensi ekonomi dari industri jamu tradisional sangat besar.

“Kalau kita melihat di Solo, Sukoharjo, Semarang, masyarakat sudah menyajikan jamu di kafe-kafe,” kata Taj Yasin.

Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat program idamani menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO. (Dok. Pemprov Jateng)

Apalagi, kata Taj Yasin, sejak Covid 19 kepedulian masyarakat terhadap gaya hidup sehat mulai meningkat.

Meskipun demikian, Taj Yasin Yasin mengingatkan agar masyarakat juga tetap berhati-hati dalam konsumsi minuman obat herbal tradisional tersebut. Yakni, mewaspadai kandungan bahan kimia obat (BKO) yang terdapat dalam jamu di pasaran.

Oleh karena itu, pihaknya menyatakan mendukung langkah BPOM memberikan pendampingan kepada UMKM yang bergerak di sektor jamu tradisional.***(Adv)

BACA JUGA: Sebuah Lembaga Tempat Orang Miskin dan Disabilitas Jateng Dapat Pelatihan Kerja Gratis, Dilatih 10-20 Hari Langsung Jadi Kartap Perusahaan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan 

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2026 oleh

Tags: jamujamu jawa tengahminuman herbalobat herbaltanaman herbal
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jamu legendaris milik Tari di Wirobrajan, Jogja. MOJOK.CO
Catatan

Merayakan Pegal-pegal dengan Minum Jamu di Kios Legendaris Bu Tari, Bisa Sambil “Curhat”

19 Maret 2025
Obat Herbal dan Sihir Marketing yang berbahaya MOJOK.CO
Esai

Obat Herbal atau Ilmu Sihir? Mengenali Mantra Marketing yang Bikin Kita Percaya Mampu Menyembuhkan Maag, Jerawat, sampai Hati yang Terluka

4 November 2024
Menjajal Pengobatan Herbal ala Pagar Nusa MOJOK.CO
Ragam

Pengobatan Herbal Pagar Nusa Tak Mau Sekadar Mengobati, Ajari Pasien Obati Diri Sendiri

30 Juli 2024
Alasan Anak Muda Jogja Mulai Menggandrungi Jamu, Tak Cuma Kesehatan tapi Juga "Keperkasaan".MOJOK.CO
Ragam

Menengok Geliat Anak Muda Jogja Menggandrungi Jamu Demi “Keperkasaan”

8 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peserta nyentrik gowes ke Klaten untuk ikut KLIC Fest 2026. MOJOK.CO

“Onthelis” dari Nusantara Rela Gowes Berhari-hari dengan Sepeda Tua Guna Misi Kebudayaan yang Memukau Para Bule

3 Juni 2026
Uang recehan di dasbor motor Honda Genio ibu jadi berkah dan penyelamat bagi anak-anaknya dan orang-orang di lampu merah MOJOK.CO

Kebiasaan Ibu Taruh Uang Receh di Dasbor Motor: Jadi Berkah dan Penyelamat bagi Anaknya serta Orang-orang di Lampu Merah

9 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.