Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Menolak Lupa “KTM Inul”, Motor Cina Penantang Supra pada Zamannya

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
30 Juli 2023
A A
Menolak Lupa Motor Cina KTM Inul, Penantang Supra Pada Zamannya. MOJOK.CO

Iklan motor KTM Inul. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Serbuan motor cina (Mocin) pernah mewarnai pasar sepeda motor di Indonesia. Salah satu produk yang cukup mencuri perhatian ialah KTM Inul. Jadi pesaingnya Honda Supra, Karisma, hingga Yamaha Jupiter.

KTM Inul adalah julukan dari motor keluaran APPKTM. Sebutan itu muncul karena manuver perusahaan menjadikan Inul Daratista sebagai bintang iklan. Sebuah manuver yang ciamik mengingat pamor Inul Daratista begitu melekat bagi masyarakat desa di daerah-daerah kala itu.

Iklan

Ketika saya melihat lagi iklan itu, sebagian memori saya terpanggil. Iklan ini dulu cukup jadi pembicaraan di kampung saya. Slogannya mudah nyantol dalam kepala, “Kate siape? KTM dong ah!”. Seketika wajah teman saya yang menyebalkan tergambar di kepala sebab dulu beberapa teman mengunakan slogan ini sebagai candaan.

KTM Inul, motor ramah di kantong

Iklan tersebut rilis pada 2005. Di awal rilis, motor ini terbilang murah. Dengan spesifikasi mirip motor Jepang yang laris kala itu, pembeli bisa mendapatkan harga yang lebih miring.

Misal seri Power Hit yang sering dibilang kloningan dari Honda Supra Fit, harganya hanya 7 jutaan. Lebih murah Rp3-4 jutaan dari Supra Fit. Begitu juga dengan motor KTM lainnya, harganya selalu lebih miring dari motor ‘inspirasi’nya.

Di era itu, APPKTM mengeluarkan beberapa jenis motor. Selain Power Hit, ada Power K yang mirip SupraX, Power Axima 100 yang identik dengan Karisma, Power MX yang serupa Jupiter MX, dan lain-lain.

Sentimen yang melekat

Siasat KTM mengkloning motor Jepang ini tidak bisa dimungkiri seperti pisau bermata dua. Di satu sisi berhasil menarik pembeli, di sisi lain mendatangkan cibiran. Sebagian pihak menganggap sepele Motor KTM di jalanan. Pengguna motor ini pasti tahu betul soal ini.

Meski demikian, sentimen negatif ini tidak hanya teralamatkan pada motor KTM saja. Motor cina lain juga. Gambarannya seperti sentimen pengguna kaos branded kepada pengguna kaos keluaran distro kurang terkenal. Atau seperti sentimen pengguna sepatu Adidas kepada pengguna brand lokal.

Menariknya, motor KTM tetap punya peminatnya sendiri. Selain karena harga, onderdilnya terbilang fleksibel, bisa pakai punya Honda atau merek pabrikan Jepang lainnya tergantung sesuai dengan motor yang ditiru. Hingga kini, masih ada orang yang memakai motor KTM tahun 2000-an.

Sering tertukar dengan KTM Austria

APPKTM merupakan perusahaan yang berdiri di Jakarta pada tahun 2000. APPKTM merupakan singkatan dari PT Asia Putra Perkasa (APP) dan Kingtown Tian Ma (KTM). APP merujuk pada nama perusahaan penyalur di Indonesia, sedangkan KTM merupakan merek perusahaan induknya di China.

Nama KTM sempat jadi perbincangan warganet beberapa tahun lalu. Tepatnya setelah pembalap Miguel Oliviera menang di ajang MotoGP Styria 2020. Keduanya berasal dari tim Red Bull KTM Factory Racing. Banyak yang bertanya-tanya apakah sama dengan perusahaan KTM Inul? Beda!

KTM yang ikut MotoGP 2020 merupakan perusahaan dari Austria. KTM satu ini merupakan singkatan dari Kraftfahrzeug Trunkenpolz Mattighofen. Perusahaan multinasional yang didirikan pada 1934 dan berfokus pada produksi aneka jenis sepeda motor. KTM ini bermarkas di Mattighofen, Austria.

Kalian pernah punya/naik KTM Inul?

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Alasan Bus Cebong Jaya Masih Menguasai Jalur Wonosobo-Purwokerto Meski Diterpa Banyak Keluhan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2023 oleh

Tags: InulInul DarastitaKTM Inul
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Siapa Dalang di Balik Hujan Pentol?

31 Desember 2018
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

fotografer wisuda

Suka Duka Fotografer Wisuda: Senang Mengabadikan Momen Bahagia Tapi Sial Karena ‘Harga Teman’

23 Agustus 2026
Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.