Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Luar Negeri

Luhut Temui Presiden UEA dan Pangeran Arab Saudi, Bahas Kuota Haji hingga Proyek IKN

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
20 Juni 2022
A A
pangeran arab saudi mojok.co

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammad bin Zayed (MBZ). (ANTARA/Instagram @luhut.pandjaitan)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Luhut Binsar Pandjaitan menemui Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammad bin Zayed dan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman. Dalam kunjungan yang sudah berlangsung tiga hari tersebut, Luhut didampingi oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Luhut melakukan kunjungan ke dua negara tersebut dalam rangka mempersiapkan agenda kunjungan Presiden ke Timur Tengah beberapa waktu ke depan. Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut didasari dengan persahabatan dan rasa percaya. Terlebih, baik UEA maupun Arab Saudi memiliki hubungan ‘sangat spesial’ dengan negara Indonesia.

“Rasa percaya yang besar ini terlihat ketika Pangeran Mohammad bin Salman menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Arab Saudi akan menjadi agenda ‘high profile’ Pangeran nantinya,” ujarnya dikutip dari Instagram pribadi Luhut.

Salah satu hal yang didiskusikan Luhut dengan Mohammed bin Salman adalah penambahan kuota haji bagi Indonesia.

Selain itu, Putera Mahkota Arab Saudi tersebut juga berencana turut andil dalam proyek pembangunan ibu kota baru (IKN). Serta, pihaknya juga berkenan untuk masuk dalam program restorasi dan konservasi mangrove di Indonesia.

Menurut Luhut, baik Presiden UEA maupun Pangeran Arab Saudi memberikan dukungan pada gelaran G20 mendatang. G20 sendiri merupakan forum kerjasama multilateral yang akan diselenggarakan di Bali pada November 2022.

Terakhir, Luhut juga meminta kepada Pangeran Arab Saudi untuk memberi pidato pada pertemuan pemuda dan mahasiswa Indonesia. Serta, Luhut juga menggalang dukungan kepada Presiden UEA untuk bekerja sama dalam pengembangan Universitas NU di Yogyakarta.

“Semoga dengan peran sinergis kedua kerajaan yang punya pengaruh penting di dunia internasional ini, dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk punya semangat lebih berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara,” ujar Luhut.

UEA dan Arab Saudi sendiri merupakan negara sahabat yang sering terlibat proyek kerjasama dengan Indonesia.

Berdasarkan siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perokonomian RI tahun 2022, hubungan bilateral negara Indonesia dan Arab Saudi sendiri dapat mendatangkan nilai perdagangan hingga 5,5 miliar Dolar AS

Sementara Indonesia dan UEA sendiri merupakan sesama anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Organisasi Non-Blok, hingga Organisasi Kerjasama Islam (OIC). Kedua negara ini juga telah menjalin Kerjasama diplomatik sejak tahun 1976.

Penulis: Shinta Sigit Agustina
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Tolak Khilafah, Ratusan Warga Jogja Bentangkan 90 Meter Bendera Merah Putih dan kabar terbaru lainnya di Rubrik KILAS

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2022 oleh

Tags: IKNLuhutpangeran arab saudipresiden uea
Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Kontributor

Artikel Terkait

ugm bikin hutan di IKN.MOJOK.CO
Ragam

UGM Akan Bangun Hutan di IKN, Mirip Seperti Konsep Wanagama di Gunungkidul

17 Agustus 2024
Pembangunan IKN Dikhawatirkan Rusak Paru-paru Dunia. MOJOK.CO
Kilas

Pembangunan IKN Dikhawatirkan Rusak Paru-paru Dunia

24 Mei 2023
Surat untuk Luhut Tol Serang Panimbang Wujud Penderitaan Warga Lebak Banten MOJOK.CO
Esai

Surat untuk Luhut: Tol Serang Panimbang Wujud Penderitaan Warga Lebak Banten

29 April 2023
Esai

Tentang Haris Azhar dan Fatia, Luhut Perlu Belajar dari Marcus Aurelius

8 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Lahir di lingkungan NU tapi justru menemukan kedamaian di Muhammadiyah. MOJOK.CO

Tumbuh di Desa dengan Tradisi Keagamaan yang Kental, Saya Justru Menemukan Kedamaian di Muhammadiyah dengan Rasionalitasnya

3 Agustus 2026
Kenapa aktivis yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis? MOJOK.CO

Kenapa aktivis harus miskin dan yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis?

4 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.