Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jupiter MX, Motor Komeng yang Jadi Saksi Kehidupan Banyak Orang

Kenia Intan oleh Kenia Intan
26 Agustus 2023
A A
Jupiter MX, "Motor Komeng" yang Jadi Saksi Kehidupan Banyak Orang MOJOK.CO

Jupiter MX, "Motor Komeng" yang Jadi Saksi Kehidupan Banyak Orang MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jupiter MX jebolan kompetisi

Kemunculan Jupiter MX 135 di industri motor Tanah Air berawal dari sebuah kompetisi bernama Jakarta Motorcycle Show 2004. Pada saat itu, Jupiter MX masih sebatas konsep motor bebek dengan gaya sport. Bodinya serba tajam dengan mesin yang lumayan terekspose. Bentuknya ramping dengan suspensi monosok atau suspensi tunggal di bagian belakang semakin menegaskan kesan sport daripada motor bebek lain di zamannya. Desain bodi seperti itu memudahkan pengendara untuk bermanuver di jalanan lurus maupun berkelok.

Konsep motor bebek dengan pendekatan sport tergolong baru dan segar. Hasilnya, saat mengaspal pada 18 September 2005, respon pasar begitu positif. Permintaan motor bebek ini bisa mencapai 30.000 unit per bulan. Padahal pihak PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing hanya mampu memenuhi 20.000 unit per bulan saja.

Iklan

Konsep yang segar terbantu dengan promosi iklan yang absurd tapi membekas, semakin mengokohkan posisi Jupiter MX di industri motor pada zaman itu. Melihat besarnya minat terhadap produk ini, tidak heran kalau kemudian banyak orang memiliki dan punya kenangan dengan Jupiter MX generasi awal.

Selidik punya selidik, ternyata, motor ini tidak hanya diminati di Indonesia. Jupiter MX 135 juga ternama di negara-negara tetangga seperti di Vietnam dan Thailand. Di Vietnam motor ini bernama Yamaha Exciter 135. Sementara di Thailand bernama Yamaha Spark 135.

Walau punya kesan racy, Motor Komeng keluaran awal belum memiliki mesin 150 cc. Generasi pertama bermesin 135 cc berpendingin cairan dengan empat percepatan. Namun, teknologi kendaraan terus diperbarui pada generasi-generasi selanjutnya menjadi lebih canggih. Adapun generasi terbaru adalah Jupiter MX King 150

Akan comeback?

Setelah lama pensiun pada 2015, beredar kabar Yamaha akan memproduksi lagi Jupiter MX 135. Kabar ini muncul tahun lalu, ketika Yamaha mendaftarkan paten desain motor bebek mirip dengan Yamaha 135LC FI yang beredar di Malaysia. Asal tahu saja, Yamaha 135LC FI adalah kembaran dari Jupiter MX di Indonesia.

Paten itu terdaftar dalam Berita Resmi Desain Industri No. 11/DI/2022 yang diterbitkan Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM. Dalam berita resmi itu tertulis, perlindungan desain dimulai pada 30 September 2021.Hak paten produk tersebut adalah Yamaha Hatsudoki Kabushiki Kaisha atau Yamaha Motor Co., Ltd. yang beralamat di Iwata-shi, Shizuoka, Jepang.

Pendaftaran paten ini mengundang rasa penasaran dari banyak penggemar otomotif. Mereka menerka-nerka, apakah Motor Komeng akan hadir di pasaran? Apakah alasan pendaftaran desain paten itu karena Yamaha 135LC FI sebenarnya diproduksi di Indonesia? dan banyak pertanyaan lain.

Kalau Yamaha beneran memproduksi kembali Motor Komeng di Indonesia, akankah kalian membelinya?

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Motor Jialing: Ketika Cina Mengusik Eksistensi Motor Jepang di Indonesia
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2023 oleh

Tags: Jupiter Mxmotor bebekMotor Komengyamaha
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO
Otomojok

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026
Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO
Eksplor

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026
Biar Nggak Mogok atau Korsleting, Ini 4 Hal yang Haram Dilakukan Saat Modif Motor.MOJOK.CO
Transportasi

Biar Nggak Mogok atau Korsleting, Ini 4 Hal yang Haram Dilakukan Saat Modif Motor

3 Juli 2026
Mekanik Vespa modifikasi Fazzio ramah anak. MOJOK.CO
Eksplor

Ahli Mekanik Vespa Coba Modifikasi Fazzio Kuning Bermotif Bebek dengan Modal Rp4 Juta, Berbuah Senyuman Anak dan Penghargaan

2 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026
Caffino Srikandi Merdeka Cup: turnamen sepak bola putri internasional di Kudus, momentum bakat muda Indonesia unjuk kualitas MOJOK.CO

Srikandi Merdeka Cup: Turnamen Sepak Bola Putri U-16 Level Internasional di Kudus, Momentum Unjuk Kualitas untuk Tembus Timnas

3 Agustus 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Cinta yang Tak Berbalas Bikin Perempuan Crush Recession hingga Belum Menikah. MOJOK.CO

Crush Recession: Jatuh Cinta Terasa Melelahkan, bikin Perempuan Malas Pacaran

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.